Teknologi

    Opsi Listrik 3 Desa di Kutim Disiapkan, Salah Satunya Tarik Kabel dari Berau

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    24 September 2026 pukul 12:36 WITA

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan sejumlah opsi untuk penyediaan listrik di tiga desa, yakni Pulau Miang, Tanjung Mangkalihat, dan Sandaran.

    Pemerintah daerah sebelumnya menyebut capaian elektrifikasi Kutim telah mencapai 97,87 persen dan menargetkan seluruh wilayah dapat teraliri listrik.

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, mengatakan untuk Pulau Miang, salah satu rencana yang dibahas adalah menggunakan listrik komunal PLN.

    Menurutnya, listrik komunal saat ini sebenarnya sudah tersedia di Pulau Miang. Namun, listrik tersebut bukan dikelola sebagai komunal PLN.

    “Untuk yang di Pulau Miang itu rencana pakai listrik komunal PLN. Tinggal nanti apakah masyarakat desa itu bersedia menyambung PLN dan bersedia bayar tarif,” ujar Mahyunadi.

    Ia menjelaskan, selama ini masyarakat di Pulau Miang mendapatkan sambungan listrik secara gratis, dengan pembayaran flat untuk rumah-rumah yang ada di sana.

    Namun, kondisi itu juga dikeluhkan masyarakat karena daya yang tersedia terbatas. Salah satu dampaknya, warga tidak dapat menggunakan peralatan rumah tangga seperti kulkas.

    Dengan adanya listrik komunal PLN, masyarakat nantinya dapat menambah daya. Namun, konsekuensinya pelanggan harus mengikuti tarif yang berlaku di PLN karena operatornya adalah perusahaan listrik negara tersebut.

    Sementara untuk Tanjung Mangkalihat dan Sandaran, Mahyunadi menyebut terdapat beberapa opsi penyediaan listrik.

    Salah satu opsi yang dibahas adalah menarik jaringan listrik dari Teluk Sumbang, Kabupaten Berau. Menurut Mahyunadi, Teluk Sumbang sudah memiliki listrik.

    “Untuk yang Tanjung Mangkalihat dan Sandaran ada beberapa opsi. Opsi yang akan diambil mungkin itu tarik kabel dari Teluk Sumbang, dari Berau. Walaupun jauh, tapi tarik kabel dari Teluk Sumbang. Nah, Teluk Sumbang sudah ada listriknya,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Teknologi

    Opsi Listrik 3 Desa di Kutim Disiapkan, Salah Satunya Tarik Kabel dari Berau

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    24 September 2026 pukul 12:36 WITA

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan sejumlah opsi untuk penyediaan listrik di tiga desa, yakni Pulau Miang, Tanjung Mangkalihat, dan Sandaran.

    Pemerintah daerah sebelumnya menyebut capaian elektrifikasi Kutim telah mencapai 97,87 persen dan menargetkan seluruh wilayah dapat teraliri listrik.

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, mengatakan untuk Pulau Miang, salah satu rencana yang dibahas adalah menggunakan listrik komunal PLN.

    Menurutnya, listrik komunal saat ini sebenarnya sudah tersedia di Pulau Miang. Namun, listrik tersebut bukan dikelola sebagai komunal PLN.

    “Untuk yang di Pulau Miang itu rencana pakai listrik komunal PLN. Tinggal nanti apakah masyarakat desa itu bersedia menyambung PLN dan bersedia bayar tarif,” ujar Mahyunadi.

    Ia menjelaskan, selama ini masyarakat di Pulau Miang mendapatkan sambungan listrik secara gratis, dengan pembayaran flat untuk rumah-rumah yang ada di sana.

    Namun, kondisi itu juga dikeluhkan masyarakat karena daya yang tersedia terbatas. Salah satu dampaknya, warga tidak dapat menggunakan peralatan rumah tangga seperti kulkas.

    Dengan adanya listrik komunal PLN, masyarakat nantinya dapat menambah daya. Namun, konsekuensinya pelanggan harus mengikuti tarif yang berlaku di PLN karena operatornya adalah perusahaan listrik negara tersebut.

    Sementara untuk Tanjung Mangkalihat dan Sandaran, Mahyunadi menyebut terdapat beberapa opsi penyediaan listrik.

    Salah satu opsi yang dibahas adalah menarik jaringan listrik dari Teluk Sumbang, Kabupaten Berau. Menurut Mahyunadi, Teluk Sumbang sudah memiliki listrik.

    “Untuk yang Tanjung Mangkalihat dan Sandaran ada beberapa opsi. Opsi yang akan diambil mungkin itu tarik kabel dari Teluk Sumbang, dari Berau. Walaupun jauh, tapi tarik kabel dari Teluk Sumbang. Nah, Teluk Sumbang sudah ada listriknya,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)