Seputar Kaltim

    Wujudkan Visi Bupati, Program Pelatihan Disnakertrans Kutim Klaim Telah Serap 15 Ribu Tenaga Kerja

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    15 Oktober 2025 pukul 09:46 WITA

    Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Program utama Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) untuk menyerap 50 ribu tenaga kerja disebut menunjukkan kemajuan signifikan. Melalui program pelatihan berbasis kompetensi yang diperkuat oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), lebih dari 15 ribu warga diklaim  telah berhasil mendapatkan pekerjaan.

    UPT Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI) Mandiri menjadi pusat pencetakan tenaga kerja unggul ini. Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menyatakan bahwa program ini dirancang khusus untuk mendukung visi pembangunan daerah yang berdaya saing.

    "Ini adalah langkah konkret kami mendukung program pimpinan daerah," ujar Roma. "Melalui pelatihan di BLK, kita menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai." imbuhnya. 

    Disnakertrans tidak berhenti pada pelatihan. Pemantauan alumni dan penyaluran kerja melalui jaringan informasi serta event Job Fair menjadi strategi jitu untuk memastikan lulusan terserap industri. Upaya ini terus berjalan secara konsisten, meskipun Roma mengakui masih ada keterbatasan infrastruktur yang perlu menjadi prioritas ke depan.

    Dengan capaian yang sudah melebihi 15 ribu orang, Disnakertrans optimistis target 50 ribu tenaga kerja akan tercapai, seiring dengan akan dibukanya banyak perusahaan baru di tahun mendatang.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wujudkan Visi Bupati, Program Pelatihan Disnakertrans Kutim Klaim Telah Serap 15 Ribu Tenaga Kerja

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    15 Oktober 2025 pukul 09:46 WITA

    Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Program utama Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) untuk menyerap 50 ribu tenaga kerja disebut menunjukkan kemajuan signifikan. Melalui program pelatihan berbasis kompetensi yang diperkuat oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), lebih dari 15 ribu warga diklaim  telah berhasil mendapatkan pekerjaan.

    UPT Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI) Mandiri menjadi pusat pencetakan tenaga kerja unggul ini. Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menyatakan bahwa program ini dirancang khusus untuk mendukung visi pembangunan daerah yang berdaya saing.

    "Ini adalah langkah konkret kami mendukung program pimpinan daerah," ujar Roma. "Melalui pelatihan di BLK, kita menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai." imbuhnya. 

    Disnakertrans tidak berhenti pada pelatihan. Pemantauan alumni dan penyaluran kerja melalui jaringan informasi serta event Job Fair menjadi strategi jitu untuk memastikan lulusan terserap industri. Upaya ini terus berjalan secara konsisten, meskipun Roma mengakui masih ada keterbatasan infrastruktur yang perlu menjadi prioritas ke depan.

    Dengan capaian yang sudah melebihi 15 ribu orang, Disnakertrans optimistis target 50 ribu tenaga kerja akan tercapai, seiring dengan akan dibukanya banyak perusahaan baru di tahun mendatang.

    (Sf/Rs)