Seputar Kaltim

    Wujudkan Kota Inklusif, Pemkot Balikpapan Perluas Bantuan bagi Warga Rentan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 Desember 2025 pukul 16:31 WITA

    Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan, Edy Gunawan saat ditemui awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menyalurkan berbagai bentuk bantuan bagi kelompok rentan,
    sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

    Bantuan yang diserahkan mencakup paket sembako untuk penyandang disabilitas berat dan lansia terlantar, serta peralatan kerja bagi penyandang disabilitas yang telah mengikuti pelatihan.

    Program ini terlaksana melalui kolaborasi Pemkot Balikpapan dengan Dinas Sosial Provinsi. Sejumlah peralatan usaha seperti perlengkapan bengkel, alat servis AC dan ponsel, hingga mesin jahit disiapkan untuk mendukung kemandirian penerima manfaat.

    “Kami berikan sembako untuk para lansia. Program ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari pelayanan dasar pemerintah kota,” ucap Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Edy Gunawan kepada awak media, Rabu (10/12/2025).

    Pada tahun ini, sebanyak 80 penyandang disabilitas berat dan lansia terlantar menerima bantuan sembako. Sementara itu, 17 penerima manfaat tahun 2025 dan 19 penerima tahun 2024 memperoleh bantuan peralatan kerja. 

    “Pemerintah menargetkan jumlah penerima terus bertambah di tahun-tahun mendatang,” harapnya.

    Edy menjelaskan, program bantuan sembako telah berjalan selama dua tahun dan disalurkan setiap bulan melalui APBD Kota Balikpapan. Untuk bantuan peralatan kerja, kebutuhan tersebut dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi setelah peserta menyelesaikan pelatihan keterampilan.

    Ia mengingatkan agar seluruh penerima memanfaatkan peralatan yang diberikan sebagai modal usaha.

    “Nilai peralatannya cukup besar. Mereka sudah dilatih, tinggal mulai bekerja. Jadi jangan sampai disia-siakan,” tegasnya.

    Selain bantuan utama, Dinas Sosial bersama mitra CSR juga menyiapkan dukungan tambahan berupa kaki palsu, alat bantu dengar, dan kacamata. Pada 11 Desember 2025 mendatang, Pertamina turut menyalurkan bantuan uang Rp1 juta untuk perlengkapan sekolah bagi 33 anak yatim piatu dan anak kurang mampu.

    Melalui rangkaian bantuan ini, Pemkot Balikpapan berharap upaya penguatan kesejahteraan terutama bagi kelompok rentan dapat terus berlanjut.

    “Pemerintah menargetkan kota yang inklusif dan nyaman bagi seluruh warga, sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota global dalam bingkai Mahdinatul Iman,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wujudkan Kota Inklusif, Pemkot Balikpapan Perluas Bantuan bagi Warga Rentan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 Desember 2025 pukul 16:31 WITA

    Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan, Edy Gunawan saat ditemui awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menyalurkan berbagai bentuk bantuan bagi kelompok rentan,
    sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

    Bantuan yang diserahkan mencakup paket sembako untuk penyandang disabilitas berat dan lansia terlantar, serta peralatan kerja bagi penyandang disabilitas yang telah mengikuti pelatihan.

    Program ini terlaksana melalui kolaborasi Pemkot Balikpapan dengan Dinas Sosial Provinsi. Sejumlah peralatan usaha seperti perlengkapan bengkel, alat servis AC dan ponsel, hingga mesin jahit disiapkan untuk mendukung kemandirian penerima manfaat.

    “Kami berikan sembako untuk para lansia. Program ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari pelayanan dasar pemerintah kota,” ucap Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Edy Gunawan kepada awak media, Rabu (10/12/2025).

    Pada tahun ini, sebanyak 80 penyandang disabilitas berat dan lansia terlantar menerima bantuan sembako. Sementara itu, 17 penerima manfaat tahun 2025 dan 19 penerima tahun 2024 memperoleh bantuan peralatan kerja. 

    “Pemerintah menargetkan jumlah penerima terus bertambah di tahun-tahun mendatang,” harapnya.

    Edy menjelaskan, program bantuan sembako telah berjalan selama dua tahun dan disalurkan setiap bulan melalui APBD Kota Balikpapan. Untuk bantuan peralatan kerja, kebutuhan tersebut dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi setelah peserta menyelesaikan pelatihan keterampilan.

    Ia mengingatkan agar seluruh penerima memanfaatkan peralatan yang diberikan sebagai modal usaha.

    “Nilai peralatannya cukup besar. Mereka sudah dilatih, tinggal mulai bekerja. Jadi jangan sampai disia-siakan,” tegasnya.

    Selain bantuan utama, Dinas Sosial bersama mitra CSR juga menyiapkan dukungan tambahan berupa kaki palsu, alat bantu dengar, dan kacamata. Pada 11 Desember 2025 mendatang, Pertamina turut menyalurkan bantuan uang Rp1 juta untuk perlengkapan sekolah bagi 33 anak yatim piatu dan anak kurang mampu.

    Melalui rangkaian bantuan ini, Pemkot Balikpapan berharap upaya penguatan kesejahteraan terutama bagi kelompok rentan dapat terus berlanjut.

    “Pemerintah menargetkan kota yang inklusif dan nyaman bagi seluruh warga, sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota global dalam bingkai Mahdinatul Iman,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)