Seputar Kaltim

    Wisatawan Balikpapan Meninggal Dunia Usai Main Banana Boat di Pulau Beras Basah

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    28 Juni 2025 pukul 21:38 WITA

    Proses evakuasi wisatan Kota Balikpapan yang meninggal di Beras Basah, Kota Bontang. (Foto: Istimewa)

    Bontang - Wisatawan asal Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsi (62) meninggal dunia saat berlibur di Pulau Beras Basah, Kota Bontang Sabtu (28/6/2025).

    Plt Kepala Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD), Usman melalui Kepala Bidang Kesiapsigaan dan Kebencanaan, Eko Mashudi mengungkapkan korban berkunjung ke Beras Basah untuk berlibur bersama keluarganya.

    Kemudian korban bersama keluarganya menaiki banana boat sekitar pukul 11.53 WITA. Tapi saat asyik bermain banana boat, tali pengikat putus dan membuat Sti tercebur ke laut.

    "Saat kembali naik ke darat, korban sempat mengeluh sesak napas," ungkapnya.

    Melihat kondisi ibunya, anak korban sempat memberikan pertolongan pertama dengan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) 

    "Anaknya sempat melakukan RJP kepada korban dan korban juga masih masih memberikan respon," lanjutnya.

    Setelah itu keluarga segera membawa korban untuk menyeberang ke Dermaga Tanjung Laut Indah untuk dibawa ke Rumah Sakit Amalia Bontang. 

    “Sesampainya di rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan. Petugas menyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia,” tutupnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Wisatawan Balikpapan Meninggal Dunia Usai Main Banana Boat di Pulau Beras Basah

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    28 Juni 2025 pukul 21:38 WITA

    Proses evakuasi wisatan Kota Balikpapan yang meninggal di Beras Basah, Kota Bontang. (Foto: Istimewa)

    Bontang - Wisatawan asal Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsi (62) meninggal dunia saat berlibur di Pulau Beras Basah, Kota Bontang Sabtu (28/6/2025).

    Plt Kepala Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD), Usman melalui Kepala Bidang Kesiapsigaan dan Kebencanaan, Eko Mashudi mengungkapkan korban berkunjung ke Beras Basah untuk berlibur bersama keluarganya.

    Kemudian korban bersama keluarganya menaiki banana boat sekitar pukul 11.53 WITA. Tapi saat asyik bermain banana boat, tali pengikat putus dan membuat Sti tercebur ke laut.

    "Saat kembali naik ke darat, korban sempat mengeluh sesak napas," ungkapnya.

    Melihat kondisi ibunya, anak korban sempat memberikan pertolongan pertama dengan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) 

    "Anaknya sempat melakukan RJP kepada korban dan korban juga masih masih memberikan respon," lanjutnya.

    Setelah itu keluarga segera membawa korban untuk menyeberang ke Dermaga Tanjung Laut Indah untuk dibawa ke Rumah Sakit Amalia Bontang. 

    “Sesampainya di rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan. Petugas menyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia,” tutupnya. 

    (Sf/Lo)