Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Rumah Ulin Arya ramai pengunjung. (Foto: Dok Ulin Arya)
Samarinda - Lonjakan kunjungan wisatawan mewarnai masa libur Idulfitri di Kota Samarinda.
Tingginya aktivitas masyarakat di berbagai destinasi wisata ini sukses menjadi pendorong utama perputaran ekonomi lokal.
Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Diana Pida Juliadi, menyampaikan bahwa secara umum terjadi kenaikan yang sangat signifikan pada liburan tahun ini.
“Terutama pada destinasi wisata alam, wisata buatan, serta pusat kuliner dan ruang publik,” ujar Diana pada Selasa (24/3/2026).
Guna memastikan kenyamanan masyarakat, Pemerintah Kota Samarinda melalui Disporapar terus melakukan pemantauan di lapangan.
Mereka juga menjalin koordinasi intensif dengan para pengelola tempat wisata terkait data tingkat kunjungan.
Saat ini, pendataan masih dilakukan melalui pengambilan sampel di sepuluh destinasi utama.
Destinasi tersebut meliputi Rumah Ulin Arya, Jessica Waterpark, Kayyisa Waterpark, Kebun Ndesa, Permandian Serayu, Samarinda Theme Park, Wonder Line, Naureen Mini Garden, hingga Bukit Steling.
Diana menambahkan bahwa selama libur Lebaran, pengelola destinasi wisata berlomba-lomba mengadakan acara khusus.
“Untuk itu, masing-masing destinasi mengadakan event untuk menarik pengunjungnya,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan, kondisi pariwisata di Samarinda sejauh ini terpantau kondusif.
Tidak ditemukan kendala berarti terkait kemacetan lalu lintas, penumpukan sampah, maupun masalah kapasitas destinasi.
“Sampai saat ini aman dan terkendali berdasarkan informasi dan hasil pemantauan ke destinasi,” ungkap Diana.
Ramainya tempat wisata ini turut membawa dampak positif dan berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi lokal secara keseluruhan.
“Khususnya di sektor kuliner, oleh-oleh, transportasi, serta usaha jasa di sekitar destinasi wisata,” terangnya.
Menutup keterangannya, Diana berharap momentum ini dapat terus mendorong pertumbuhan pariwisata Kota Tepian dan mengimbau masyarakat untuk tetap tertib.
“Kami mengajak seluruh pengunjung agar menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan, serta mematuhi aturan di setiap objek wisata,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Rumah Ulin Arya ramai pengunjung. (Foto: Dok Ulin Arya)
Samarinda - Lonjakan kunjungan wisatawan mewarnai masa libur Idulfitri di Kota Samarinda.
Tingginya aktivitas masyarakat di berbagai destinasi wisata ini sukses menjadi pendorong utama perputaran ekonomi lokal.
Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Diana Pida Juliadi, menyampaikan bahwa secara umum terjadi kenaikan yang sangat signifikan pada liburan tahun ini.
“Terutama pada destinasi wisata alam, wisata buatan, serta pusat kuliner dan ruang publik,” ujar Diana pada Selasa (24/3/2026).
Guna memastikan kenyamanan masyarakat, Pemerintah Kota Samarinda melalui Disporapar terus melakukan pemantauan di lapangan.
Mereka juga menjalin koordinasi intensif dengan para pengelola tempat wisata terkait data tingkat kunjungan.
Saat ini, pendataan masih dilakukan melalui pengambilan sampel di sepuluh destinasi utama.
Destinasi tersebut meliputi Rumah Ulin Arya, Jessica Waterpark, Kayyisa Waterpark, Kebun Ndesa, Permandian Serayu, Samarinda Theme Park, Wonder Line, Naureen Mini Garden, hingga Bukit Steling.
Diana menambahkan bahwa selama libur Lebaran, pengelola destinasi wisata berlomba-lomba mengadakan acara khusus.
“Untuk itu, masing-masing destinasi mengadakan event untuk menarik pengunjungnya,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan, kondisi pariwisata di Samarinda sejauh ini terpantau kondusif.
Tidak ditemukan kendala berarti terkait kemacetan lalu lintas, penumpukan sampah, maupun masalah kapasitas destinasi.
“Sampai saat ini aman dan terkendali berdasarkan informasi dan hasil pemantauan ke destinasi,” ungkap Diana.
Ramainya tempat wisata ini turut membawa dampak positif dan berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi lokal secara keseluruhan.
“Khususnya di sektor kuliner, oleh-oleh, transportasi, serta usaha jasa di sekitar destinasi wisata,” terangnya.
Menutup keterangannya, Diana berharap momentum ini dapat terus mendorong pertumbuhan pariwisata Kota Tepian dan mengimbau masyarakat untuk tetap tertib.
“Kami mengajak seluruh pengunjung agar menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan, serta mematuhi aturan di setiap objek wisata,” pungkasnya.
(Sf/Rs)