Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Salah satu kebakaran di wilayah Kecamatan Tanah Grogot pada 24 Maret 2026. (Foto: Damkar Paser)
Tana Paser - Kondisi geografis wilayah pesisir seringkali menjadi kendala yang berpengaruh terhadap antisipasi kebakaran yang melanda di sekitar wilayah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Lukman Dharma menilai salah satu solusi guna mengantisipasi tantangan di wilayah pesisir dalam penanganan kebakaran yaitu dengan penggunaan pompa apung agar penanganan dapat berjalan efektif dan efisien.
"Salah satu solusinya Pompa Apung karena dapat digunakan secara efektif di wilayah pesisir pada permukiman dan keterbatasan air untuk pemadaman," kata Lukman Dharma, Sabtu (18/4/2026).
Ia menilai dukungan peralatan tambahan tersebut saat ini dibutuhkan, mengingat teknologi yang semakin berkembang dan kendala penanganan kebakaran di wilayah pesisir, salah satunya kesulitan sumber air yang susah dijangkau.
Penggunaan pompa apung memang terbilang efektif karena tidak membutuhkan kendaraan pemadam agar dapat menjangkau titik api.
"Pompa apung cukup ditempatkan langsung di sumber air yang nantinya akan beroperasi menyuplai air untuk melakukan pemadaman,", imbuhnya.
Selain di wilayah pesisir, pompa apung juga dinilai efektif untuk digunakan pada kawasan permukiman padat penduduk seperti gang sempit ketika terjadi kebakaran karena peralatannya dapat dibawa dengan praktis dan mudah.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim

Salah satu kebakaran di wilayah Kecamatan Tanah Grogot pada 24 Maret 2026. (Foto: Damkar Paser)
Tana Paser - Kondisi geografis wilayah pesisir seringkali menjadi kendala yang berpengaruh terhadap antisipasi kebakaran yang melanda di sekitar wilayah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Lukman Dharma menilai salah satu solusi guna mengantisipasi tantangan di wilayah pesisir dalam penanganan kebakaran yaitu dengan penggunaan pompa apung agar penanganan dapat berjalan efektif dan efisien.
"Salah satu solusinya Pompa Apung karena dapat digunakan secara efektif di wilayah pesisir pada permukiman dan keterbatasan air untuk pemadaman," kata Lukman Dharma, Sabtu (18/4/2026).
Ia menilai dukungan peralatan tambahan tersebut saat ini dibutuhkan, mengingat teknologi yang semakin berkembang dan kendala penanganan kebakaran di wilayah pesisir, salah satunya kesulitan sumber air yang susah dijangkau.
Penggunaan pompa apung memang terbilang efektif karena tidak membutuhkan kendaraan pemadam agar dapat menjangkau titik api.
"Pompa apung cukup ditempatkan langsung di sumber air yang nantinya akan beroperasi menyuplai air untuk melakukan pemadaman,", imbuhnya.
Selain di wilayah pesisir, pompa apung juga dinilai efektif untuk digunakan pada kawasan permukiman padat penduduk seperti gang sempit ketika terjadi kebakaran karena peralatannya dapat dibawa dengan praktis dan mudah.
(Sf/Lo)