Wawali Samarinda Sapa Lansia Diaspora Buton di Kawasan Minim Sinyal Batu Besaung

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    15 Maret 2026 12:44 WIB

    Wawali Samarinda Menyertai Buka Puasa Bersama Warga Buton di Musala Ibnu Sina Batu Besaung. (Foto: Dok. Warga Buton)

    Samarinda - Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri menghadiri acara buka puasa bersama komunitas diaspora etnis Buton Lapandewa Kaindea di Musala Ibnu Sina, kawasan Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, Sabtu (14/3/2026) malam.

    Kehadiran Wawali di kawasan yang cukup jauh dari pusat kota dan minim akses telekomunikasi ini tidak sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga dirangkai dengan pembagian puluhan paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai wujud menjaga ukhuwah wataniah (persaudaraan kebangsaan).

    Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasinya terhadap kebersamaan warga diaspora etnis Buton yang telah membaur dengan masyarakat lokal tanpa kehilangan nilai kekeluargaan. Menurutnya, kerukunan ini merupakan modal penting bagi pembangunan kota.

    “Alhamdulillah kami dari pemerintah kota bersyukur bisa hadir di sini. Walaupun lokasinya cukup jauh, di tengah hutan, tapi suasana kekeluargaannya benar-benar terasa. Semua berkumpul, tua muda, kakek nenek, membaur dengan hangat di tengah cuaca yang dingin,” kata Saefuddin.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memajukan daerah.

    “Apapun profesinya, apakah petani, guru, dosen, mahasiswa, semuanya punya peran. Mari kita sama-sama membangun Kota Samarinda agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Pembina Musala Ibnu Sina, La Syarifuddin menyambut baik kunjungan Wawali. Ia menjelaskan wilayah Batu Besaung memakan waktu perjalanan sekitar setengah jam dari pusat kota Samarinda dan masih terkendala sulitnya sinyal telekomunikasi.

    “Kehadiran Pak Wawali menjadi penyemangat bagi warga. Karena mayoritas penduduk adalah para lansia, mereka pun terlihat bersemangat karena bisa bertemu dengan pemimpinnya di Samarinda,” jelas akademisi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (FH Unmul) tersebut.

    Syarifuddin menambahkan kelancaran acara ini mencerminkan kuatnya solidaritas warga setempat.

    “Kami bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Warga datang bersama keluarga, dari anak-anak hingga orang tua. Ini menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Buton di sini,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Wawali Samarinda Sapa Lansia Diaspora Buton di Kawasan Minim Sinyal Batu Besaung

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    15 Maret 2026 12:44 WIB

    Wawali Samarinda Menyertai Buka Puasa Bersama Warga Buton di Musala Ibnu Sina Batu Besaung. (Foto: Dok. Warga Buton)

    Samarinda - Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri menghadiri acara buka puasa bersama komunitas diaspora etnis Buton Lapandewa Kaindea di Musala Ibnu Sina, kawasan Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, Sabtu (14/3/2026) malam.

    Kehadiran Wawali di kawasan yang cukup jauh dari pusat kota dan minim akses telekomunikasi ini tidak sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga dirangkai dengan pembagian puluhan paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai wujud menjaga ukhuwah wataniah (persaudaraan kebangsaan).

    Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasinya terhadap kebersamaan warga diaspora etnis Buton yang telah membaur dengan masyarakat lokal tanpa kehilangan nilai kekeluargaan. Menurutnya, kerukunan ini merupakan modal penting bagi pembangunan kota.

    “Alhamdulillah kami dari pemerintah kota bersyukur bisa hadir di sini. Walaupun lokasinya cukup jauh, di tengah hutan, tapi suasana kekeluargaannya benar-benar terasa. Semua berkumpul, tua muda, kakek nenek, membaur dengan hangat di tengah cuaca yang dingin,” kata Saefuddin.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memajukan daerah.

    “Apapun profesinya, apakah petani, guru, dosen, mahasiswa, semuanya punya peran. Mari kita sama-sama membangun Kota Samarinda agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Pembina Musala Ibnu Sina, La Syarifuddin menyambut baik kunjungan Wawali. Ia menjelaskan wilayah Batu Besaung memakan waktu perjalanan sekitar setengah jam dari pusat kota Samarinda dan masih terkendala sulitnya sinyal telekomunikasi.

    “Kehadiran Pak Wawali menjadi penyemangat bagi warga. Karena mayoritas penduduk adalah para lansia, mereka pun terlihat bersemangat karena bisa bertemu dengan pemimpinnya di Samarinda,” jelas akademisi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (FH Unmul) tersebut.

    Syarifuddin menambahkan kelancaran acara ini mencerminkan kuatnya solidaritas warga setempat.

    “Kami bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Warga datang bersama keluarga, dari anak-anak hingga orang tua. Ini menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Buton di sini,” tutupnya.

    (Sf/Lo)