Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso Mendemonstrasikan Penukaran Uang di Mobil Kas Keliling Bank Indonesia. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali (Wawali) Samarinda, Rusmadi Wongso mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang di lokasi yang sudah ditentukan Bank Indonesia (BI).
Ini diungkapkan Rusmadi pada acara Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2023.
Dalam mendukung program BI, Rusmadi menyebutkan bahwa Pemkot Samarinda menerbitkan edaran berupa larangan penukaran uang lebaran di sembarang tempat.
"Program SERAMBI membuat masyarakat lebih mudah dan aman dalam menukarkan uang, terlebih pemkot telah mendukung dengan adanya edaran," katanya seputarfakta.com, Senin (27/3/2023).
Edaran itu soal larangan penggunaan trotoar untuk aktifitas perdagangan, termasuk penukaran uang. "Trotoar ini 'kan fasilitas publik yang digunakan oleh seluruh masyarakat, artinya tidak ada lagi digunakan untuk penukaran uang," jelasnya.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ricky Perdana Gozali mengatakan dalam penukaran uang, pihaknya telah melakukan antisipasi dengan menambah jumlah uang sesuai perkiraan ekonomi yang mulai membaik.
"Dengan kondisi ekonomi semakin membaik sehingga membutuhkan penukaran uang yang lebih banyak, dengan itu kami telah menyiapkan jumlah penukaran lebih dari pada tahun kemarin," terangnya.
BI Kaltim menyipkan penukaran Rp4,19 Triliun. "Tentu jumlah ini naik 15,5 persen daripada tahun lalu, ini menandakan kesiapan untuk tahun ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tambahnya.
BI memiliki batasan penukaran uang untuk setiap kupon. "Ini sudah diterapkan di tahun sebelumnya, yaitu kami menerapkan setiap satu kupon mendapatkan jumlah sebesar Rp3,8 juta dan itu terdiri dari seluruh uang pecahan," imbuhnya
Dalam hal penukaran ilegal, kata dia, pihaknya telah bekerjasama dengan pemkot untuk melakukan larangan.
Ricky berharap kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan hal-hal yang telah ditetapkan.
Ia juga mengimba masyarakat untuk terus meningkatkan perekonomian. "Selain penukaran uang, perlu diperhatikan bahwa masyarakat juga harus menciptakan ekonomi yang baik pula," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso Mendemonstrasikan Penukaran Uang di Mobil Kas Keliling Bank Indonesia. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali (Wawali) Samarinda, Rusmadi Wongso mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang di lokasi yang sudah ditentukan Bank Indonesia (BI).
Ini diungkapkan Rusmadi pada acara Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2023.
Dalam mendukung program BI, Rusmadi menyebutkan bahwa Pemkot Samarinda menerbitkan edaran berupa larangan penukaran uang lebaran di sembarang tempat.
"Program SERAMBI membuat masyarakat lebih mudah dan aman dalam menukarkan uang, terlebih pemkot telah mendukung dengan adanya edaran," katanya seputarfakta.com, Senin (27/3/2023).
Edaran itu soal larangan penggunaan trotoar untuk aktifitas perdagangan, termasuk penukaran uang. "Trotoar ini 'kan fasilitas publik yang digunakan oleh seluruh masyarakat, artinya tidak ada lagi digunakan untuk penukaran uang," jelasnya.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ricky Perdana Gozali mengatakan dalam penukaran uang, pihaknya telah melakukan antisipasi dengan menambah jumlah uang sesuai perkiraan ekonomi yang mulai membaik.
"Dengan kondisi ekonomi semakin membaik sehingga membutuhkan penukaran uang yang lebih banyak, dengan itu kami telah menyiapkan jumlah penukaran lebih dari pada tahun kemarin," terangnya.
BI Kaltim menyipkan penukaran Rp4,19 Triliun. "Tentu jumlah ini naik 15,5 persen daripada tahun lalu, ini menandakan kesiapan untuk tahun ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tambahnya.
BI memiliki batasan penukaran uang untuk setiap kupon. "Ini sudah diterapkan di tahun sebelumnya, yaitu kami menerapkan setiap satu kupon mendapatkan jumlah sebesar Rp3,8 juta dan itu terdiri dari seluruh uang pecahan," imbuhnya
Dalam hal penukaran ilegal, kata dia, pihaknya telah bekerjasama dengan pemkot untuk melakukan larangan.
Ricky berharap kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan hal-hal yang telah ditetapkan.
Ia juga mengimba masyarakat untuk terus meningkatkan perekonomian. "Selain penukaran uang, perlu diperhatikan bahwa masyarakat juga harus menciptakan ekonomi yang baik pula," tutupnya.
(Sf/By)