Seputar Kaltim

    Wawali Balikpapan Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Meneladani Rasulullah

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    05 Juli 2026 pukul 12:46 WITA

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui usai kegiatan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, melakukan introspeksi diri, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

    Hal tersebut disampaikan Bagus usai menghadiri tausiah akbar bersama Ustad Abdul Somad (UAS) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan di Masjid Balikpapan Islamic Center (BIC), Sabtu (4/7/2026) malam.

    Menurut Bagus, tausiah yang disampaikan UAS mengingatkan umat Islam akan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan syiar Islam. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan.

    “Beliau menyampaikan bahwa 1 Muharram mengingatkan kami pada perjuangan Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan semua mendapatkan syafaat beliau dan mampu menjadikan Rasulullah sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Bagus saat ditemui awak media.

    Ia berharap semangat hijrah yang diperingati setiap Tahun Baru Islam, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan.

    Selain itu, Bagus turut memanjatkan doa agar Kota Balikpapan senantiasa diberi keberkahan, keamanan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

    “Mudah-mudahan Balikpapan menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, kota yang diberkahi Allah SWT, kondisinya tetap kondusif, masyarakatnya sejahtera dan makmur, serta persatuan dan kesatuan antarwarga terus terjaga,” imbuhnya.

    Wawali juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kota Balikpapan yang berkelanjutan.

    Menurutnya, sinergi seluruh elemen menjadi modal utama untuk menciptakan kota yang semakin nyaman dihuni, sekaligus memperkuat identitas Balikpapan sebagai Madinatul Iman.

    “Kami berharap kolaborasi antara Pemkot Balikpapan, sektor swasta, dan seluruh masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan kebersamaan, Balikpapan akan menjadi kota yang semakin nyaman, maju, dan religius dalam bingkai Madinatul Iman,” ujarnya.

    Di akhir penyampaiannya, Bagus mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri, agar senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT dan terus memohon perlindungan-Nya dalam setiap langkah kehidupan.

    “Peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi pengingat bagi kami semua untuk selalu bersyukur, memperbaiki diri, dan berharap agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wawali Balikpapan Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Meneladani Rasulullah

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    05 Juli 2026 pukul 12:46 WITA

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui usai kegiatan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, melakukan introspeksi diri, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

    Hal tersebut disampaikan Bagus usai menghadiri tausiah akbar bersama Ustad Abdul Somad (UAS) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan di Masjid Balikpapan Islamic Center (BIC), Sabtu (4/7/2026) malam.

    Menurut Bagus, tausiah yang disampaikan UAS mengingatkan umat Islam akan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan syiar Islam. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan.

    “Beliau menyampaikan bahwa 1 Muharram mengingatkan kami pada perjuangan Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan semua mendapatkan syafaat beliau dan mampu menjadikan Rasulullah sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Bagus saat ditemui awak media.

    Ia berharap semangat hijrah yang diperingati setiap Tahun Baru Islam, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan.

    Selain itu, Bagus turut memanjatkan doa agar Kota Balikpapan senantiasa diberi keberkahan, keamanan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

    “Mudah-mudahan Balikpapan menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, kota yang diberkahi Allah SWT, kondisinya tetap kondusif, masyarakatnya sejahtera dan makmur, serta persatuan dan kesatuan antarwarga terus terjaga,” imbuhnya.

    Wawali juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kota Balikpapan yang berkelanjutan.

    Menurutnya, sinergi seluruh elemen menjadi modal utama untuk menciptakan kota yang semakin nyaman dihuni, sekaligus memperkuat identitas Balikpapan sebagai Madinatul Iman.

    “Kami berharap kolaborasi antara Pemkot Balikpapan, sektor swasta, dan seluruh masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan kebersamaan, Balikpapan akan menjadi kota yang semakin nyaman, maju, dan religius dalam bingkai Madinatul Iman,” ujarnya.

    Di akhir penyampaiannya, Bagus mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri, agar senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT dan terus memohon perlindungan-Nya dalam setiap langkah kehidupan.

    “Peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi pengingat bagi kami semua untuk selalu bersyukur, memperbaiki diri, dan berharap agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya.

    (Sf/Rs)