Seputar Kaltim

    Wawali Balikpapan Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Inovasi

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Suseyto mengajak mahasiswa FUAD UINSI menjadi penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Suseyto, menghadiri penutupan orientasi mahasiswa baru Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UINSI Samarinda, Selasa (26/8/2025).

    Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan sosial, inovator, dan garda terdepan dalam pembangunan.

    Bagus menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sejarah dan sosial dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era digital dan disrupsi teknologi. 

    “Kami mengajak mahasiswa menjadi penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pelopor literasi digital dan inovasi sosial," ucap Wawali Balikpapan dalam sambutannya.

    Ia menyoroti berbagai tantangan pendidikan tinggi, seperti ketatnya persaingan kerja, ketidaksesuaian kurikulum dengan dunia industri, serta rendahnya literasi digital di Indonesia. Untuk itu, mahasiswa perlu menguasai tiga kompetensi utama yakni literasi digital, kemampuan adaptasi, dan keahlian khusus (hard skill).

    Bagus juga menyinggung visi FUAD UINSI yang dinilainya sejalan dengan arah pembangunan Kota Balikpapan, yaitu membangun karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial.

    “Visi tersebut mendukung misi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman,” lanjutnya.

    Dirinya menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM. Ia juga memaparkan sembilan program prioritas Kota Balikpapan, mulai dari transformasi birokrasi, pengentasan stunting, hingga menjadikan Balikpapan sebagai kota ramah anak dan pusat MICE.

    Menutup sambutannya, ia mengajak mahasiswa untuk terus berkarya dan berkolaborasi lintas sektor.

    “Kami berharap kampus menjadi pusat inovasi dan riset, serta mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” paparnya.

    Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Samarinda, Abzar Duraesa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Balikpapan.

    Usai mendengarkan paparan yang disampaikan, dirinya menyampaikan harapannya agar para mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai peran mereka, sebagai mahasiswa serta arah yang harus mereka tempuh di masa depan.

    “Dalam kegiatan PBAK ini, kami sampaikan materi yang berkaitan dengan persiapan memasuki dunia akademik,” tambahnya.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penyampaian materi tersebut juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa agar menjadi pribadi yang baik dan bertanggung jawab selama menjalani masa perkuliahan hingga selesai.

    “Jumlah mahasiswa baru tahun 2025 ini tercatat sebanyak 289 orang,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wawali Balikpapan Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Inovasi

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Suseyto mengajak mahasiswa FUAD UINSI menjadi penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Suseyto, menghadiri penutupan orientasi mahasiswa baru Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UINSI Samarinda, Selasa (26/8/2025).

    Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan sosial, inovator, dan garda terdepan dalam pembangunan.

    Bagus menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sejarah dan sosial dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era digital dan disrupsi teknologi. 

    “Kami mengajak mahasiswa menjadi penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pelopor literasi digital dan inovasi sosial," ucap Wawali Balikpapan dalam sambutannya.

    Ia menyoroti berbagai tantangan pendidikan tinggi, seperti ketatnya persaingan kerja, ketidaksesuaian kurikulum dengan dunia industri, serta rendahnya literasi digital di Indonesia. Untuk itu, mahasiswa perlu menguasai tiga kompetensi utama yakni literasi digital, kemampuan adaptasi, dan keahlian khusus (hard skill).

    Bagus juga menyinggung visi FUAD UINSI yang dinilainya sejalan dengan arah pembangunan Kota Balikpapan, yaitu membangun karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial.

    “Visi tersebut mendukung misi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman,” lanjutnya.

    Dirinya menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM. Ia juga memaparkan sembilan program prioritas Kota Balikpapan, mulai dari transformasi birokrasi, pengentasan stunting, hingga menjadikan Balikpapan sebagai kota ramah anak dan pusat MICE.

    Menutup sambutannya, ia mengajak mahasiswa untuk terus berkarya dan berkolaborasi lintas sektor.

    “Kami berharap kampus menjadi pusat inovasi dan riset, serta mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” paparnya.

    Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Samarinda, Abzar Duraesa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Balikpapan.

    Usai mendengarkan paparan yang disampaikan, dirinya menyampaikan harapannya agar para mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai peran mereka, sebagai mahasiswa serta arah yang harus mereka tempuh di masa depan.

    “Dalam kegiatan PBAK ini, kami sampaikan materi yang berkaitan dengan persiapan memasuki dunia akademik,” tambahnya.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penyampaian materi tersebut juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa agar menjadi pribadi yang baik dan bertanggung jawab selama menjalani masa perkuliahan hingga selesai.

    “Jumlah mahasiswa baru tahun 2025 ini tercatat sebanyak 289 orang,” tutupnya.

    (Sf/Rs)