Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo apresiasi pembangunan SDN 022 di Balikpapan Timur, sebut jadi bangunan percontohan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo bersama dinas terkait melakukan kunjungan lapangan ke pembangunan SDN 022 yang berada di Perumahan Bukit Batakan Permai 3, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Selasa (19/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung progres pembangunan sekolah, sekaligus mengevaluasi kesiapan fasilitas pendidikan di kawasan permukiman yang terus berkembang.
Bagus menilai hasil pembangunan sekolah tersebut sudah cukup baik, meskipun sebelumnya sempat mengalami keterlambatan pekerjaan. Menurutnya, kualitas bangunan SDN 022 dapat menjadi contoh bagi pembangunan sekolah lain di Balikpapan, baik tingkat SD maupun SMP.
“Bangunannya cukup baik. Meskipun ada beberapa kegiatan yang sempat terlambat, saya melihat ini menjadi salah satu contoh bangunan sekolah yang hasilnya baik dan bisa menjadi percontohan untuk pembangunan sekolah berikutnya,” ucap Bagus kepada media.
Ia juga menyoroti pentingnya penyediaan lahan pendidikan oleh pengembang perumahan sejak awal proses pembangunan kawasan. Kata dia, pemerintah perlu memastikan lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial, khususnya untuk sekolah, berada di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Bagus menyebut kawasan perumahan tersebut kini telah memiliki lebih dari 1.000 unit rumah terbangun. Dengan jumlah tersebut, menurutnya pengembang seharusnya sudah menyiapkan fasilitas pendidikan dasar dan menengah.
“Kalau sudah lebih dari 1.000 unit rumah, mestinya sudah ada SD dan SMP. Ini menjadi perhatian bersama agar kebutuhan pendidikan warga bisa terpenuhi,” katanya.
Selain fasilitas pendidikan, ia juga mengingatkan kewajiban pengembang dalam menyediakan lahan pemakaman sebesar tiga persen dari total kawasan, sebagaimana ketentuan yang berlaku.
“Tetapi kami mengapresiasi kinerja penyedia jasa pembangunan, serta dinas terkait yang dinilai mampu melakukan pengendalian dan pengawasan proyek dengan baik,” akunya.
SDN 022 Balikpapan Timur sendiri mulai tahun ini sudah menerima peserta didik baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga akan melengkapi berbagai kebutuhan fasilitas penunjang sekolah secara bertahap.
Saat ini sekolah tersebut dibangun dengan 10 ruang kelas. Ke depan, pemerintah merencanakan pembangunan blok tambahan dua lantai yang diperkirakan akan menambah jumlah ruang belajar hingga 20 kelas.
Pemkot, lanjut Bagus, berkomitmen menjalankan visi dan misi Wali Kota dengan menambah pembangunan sekolah baru setiap tahun.
“Kami berharap tetap konsisten membangun minimal dua hingga tiga sekolah setiap tahun, baik SD maupun SMP, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo apresiasi pembangunan SDN 022 di Balikpapan Timur, sebut jadi bangunan percontohan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo bersama dinas terkait melakukan kunjungan lapangan ke pembangunan SDN 022 yang berada di Perumahan Bukit Batakan Permai 3, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Selasa (19/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung progres pembangunan sekolah, sekaligus mengevaluasi kesiapan fasilitas pendidikan di kawasan permukiman yang terus berkembang.
Bagus menilai hasil pembangunan sekolah tersebut sudah cukup baik, meskipun sebelumnya sempat mengalami keterlambatan pekerjaan. Menurutnya, kualitas bangunan SDN 022 dapat menjadi contoh bagi pembangunan sekolah lain di Balikpapan, baik tingkat SD maupun SMP.
“Bangunannya cukup baik. Meskipun ada beberapa kegiatan yang sempat terlambat, saya melihat ini menjadi salah satu contoh bangunan sekolah yang hasilnya baik dan bisa menjadi percontohan untuk pembangunan sekolah berikutnya,” ucap Bagus kepada media.
Ia juga menyoroti pentingnya penyediaan lahan pendidikan oleh pengembang perumahan sejak awal proses pembangunan kawasan. Kata dia, pemerintah perlu memastikan lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial, khususnya untuk sekolah, berada di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Bagus menyebut kawasan perumahan tersebut kini telah memiliki lebih dari 1.000 unit rumah terbangun. Dengan jumlah tersebut, menurutnya pengembang seharusnya sudah menyiapkan fasilitas pendidikan dasar dan menengah.
“Kalau sudah lebih dari 1.000 unit rumah, mestinya sudah ada SD dan SMP. Ini menjadi perhatian bersama agar kebutuhan pendidikan warga bisa terpenuhi,” katanya.
Selain fasilitas pendidikan, ia juga mengingatkan kewajiban pengembang dalam menyediakan lahan pemakaman sebesar tiga persen dari total kawasan, sebagaimana ketentuan yang berlaku.
“Tetapi kami mengapresiasi kinerja penyedia jasa pembangunan, serta dinas terkait yang dinilai mampu melakukan pengendalian dan pengawasan proyek dengan baik,” akunya.
SDN 022 Balikpapan Timur sendiri mulai tahun ini sudah menerima peserta didik baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga akan melengkapi berbagai kebutuhan fasilitas penunjang sekolah secara bertahap.
Saat ini sekolah tersebut dibangun dengan 10 ruang kelas. Ke depan, pemerintah merencanakan pembangunan blok tambahan dua lantai yang diperkirakan akan menambah jumlah ruang belajar hingga 20 kelas.
Pemkot, lanjut Bagus, berkomitmen menjalankan visi dan misi Wali Kota dengan menambah pembangunan sekolah baru setiap tahun.
“Kami berharap tetap konsisten membangun minimal dua hingga tiga sekolah setiap tahun, baik SD maupun SMP, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat,” tutupnya.
(Sf/Rs)