Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto:Lisda/Seputarfakta.com)
Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengingatkan masyarakat mewaspadai risiko kebakaran di tengah fenomena El Nino yang memicu cuaca panas dan kering di wilayah Kutim.
Ia mengatakan, kondisi cuaca panas yang berkepanjangan berpotensi memicu kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lingkungan hutan dan lahan.
“Kita titik-titik panas sudah ada di mana-mana. Beberapa kali kejadian kebakaran pemukiman juga sudah terjadi. Karena itu masyarakat harus benar-benar hati-hati,” ujar Ardiansyah.
Ia meminta masyarakat memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan sesuai standar untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Menurutnya, kabel listrik yang sudah usang sebaiknya segera diganti dan penggunaan colokan listrik berlebihan perlu dihindari. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih hemat dalam penggunaan listrik dan energi.
“Untuk lingkungan rumah harus betul-betul menggunakan kabel listrik yang standar. Jangan terlalu banyak menggunakan colokan, dan kalau kabelnya sudah usang sebaiknya diganti,” katanya.
Ardiansyah juga mengingatkan masyarakat yang merokok agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang, mengingat cuaca panas membuat risiko kebakaran lebih tinggi.
“Yang biasa merokok pastikan sebelum membuang puntung rokok itu harus sudah mati. Jadi memang harus hati-hati,” tegasnya.
Tak hanya masyarakat umum, Ardiansyah juga meminta pihak sekolah meningkatkan perhatian terhadap keamanan jaringan listrik di lingkungan sekolah.
Ia mengimbau para guru dan pengelola sekolah segera memperbaiki instalasi listrik yang dinilai kurang layak demi mencegah risiko kebakaran.
“Saya minta kepada para guru di sekolah hati-hati terkait jaringan listrik di sekolah. Jaringan-jaringan listrik yang kurang baik silakan diperbaiki,” pungkasnya.
(Sf/RS)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto:Lisda/Seputarfakta.com)
Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengingatkan masyarakat mewaspadai risiko kebakaran di tengah fenomena El Nino yang memicu cuaca panas dan kering di wilayah Kutim.
Ia mengatakan, kondisi cuaca panas yang berkepanjangan berpotensi memicu kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lingkungan hutan dan lahan.
“Kita titik-titik panas sudah ada di mana-mana. Beberapa kali kejadian kebakaran pemukiman juga sudah terjadi. Karena itu masyarakat harus benar-benar hati-hati,” ujar Ardiansyah.
Ia meminta masyarakat memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan sesuai standar untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Menurutnya, kabel listrik yang sudah usang sebaiknya segera diganti dan penggunaan colokan listrik berlebihan perlu dihindari. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih hemat dalam penggunaan listrik dan energi.
“Untuk lingkungan rumah harus betul-betul menggunakan kabel listrik yang standar. Jangan terlalu banyak menggunakan colokan, dan kalau kabelnya sudah usang sebaiknya diganti,” katanya.
Ardiansyah juga mengingatkan masyarakat yang merokok agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang, mengingat cuaca panas membuat risiko kebakaran lebih tinggi.
“Yang biasa merokok pastikan sebelum membuang puntung rokok itu harus sudah mati. Jadi memang harus hati-hati,” tegasnya.
Tak hanya masyarakat umum, Ardiansyah juga meminta pihak sekolah meningkatkan perhatian terhadap keamanan jaringan listrik di lingkungan sekolah.
Ia mengimbau para guru dan pengelola sekolah segera memperbaiki instalasi listrik yang dinilai kurang layak demi mencegah risiko kebakaran.
“Saya minta kepada para guru di sekolah hati-hati terkait jaringan listrik di sekolah. Jaringan-jaringan listrik yang kurang baik silakan diperbaiki,” pungkasnya.
(Sf/RS)