Seputar Kaltim

    Waspada DBD, Masyarakat Kukar untuk Bersih-bersih Lingkungan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    15 Februari 2025 pukul 13:18 WITA

    Petugas saat melakukan pengecekan lingkungan masyarakat Kecamatan Tenggarong. (Foto:Dinkes Kukar)

    Tenggarong - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap bahaya penyakit Demam berdarah dengue (DBD) dengan cara bersih-bersih lingkungan sekitar tempat tinggal.

    Hal ini dilakukan melalui program Penyuluhan Keliling dengan tujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

    "Penyuluhan ini dilaksanakan 12-14 Februari di beberapa wilayah, Puskesmas Mangkurawang, Rapak Mahang dan Loa Ipuh. Ada tim kami keliling gunakan mobil dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya," kata Plt Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar, Sabtu (15/2/2025).

    Ia menilai kesadaran individu merupakan kunci utama dalam memerangi DBD. Sebab, Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di tempat-tempat yang jarang dibersihkan pemilik rumah. "Kalau kita tidak cepat bertindak, bukan hanya kita yang kena, tetapi keluarga dan tetangga juga kena dampaknya,” ujarnya.

    Dengan menerapkan langkah 3M Plus, yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup wadah air dan Mendaur ulang barang bekas, masyarakat dapat mencegah berkembang biaknya nyamuk yang berada di sekitar.

    Pihaknya juga menyarankan agar masyarakat menggunakan kelambu saat tidur, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dikuras, serta menanam tanaman pengusir nyamuk. "Kemarin kita juga bubuk abate dan selebaran informasi juga ke masyarakat,"ucapnya. 

    Dinkes mengimbau kepada masyarakat untuk segera bertindak memeriksa kebersihan rumahnya agar dapat mengurangi berkembang biakan nyamuk ini. 

    “Jangan tunggu sampai kena baru bertindak, kita bisa melindungi orang lain dari bahaya penyakit ini. Mari ciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari DBD,” pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Waspada DBD, Masyarakat Kukar untuk Bersih-bersih Lingkungan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    15 Februari 2025 pukul 13:18 WITA

    Petugas saat melakukan pengecekan lingkungan masyarakat Kecamatan Tenggarong. (Foto:Dinkes Kukar)

    Tenggarong - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap bahaya penyakit Demam berdarah dengue (DBD) dengan cara bersih-bersih lingkungan sekitar tempat tinggal.

    Hal ini dilakukan melalui program Penyuluhan Keliling dengan tujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

    "Penyuluhan ini dilaksanakan 12-14 Februari di beberapa wilayah, Puskesmas Mangkurawang, Rapak Mahang dan Loa Ipuh. Ada tim kami keliling gunakan mobil dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya," kata Plt Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar, Sabtu (15/2/2025).

    Ia menilai kesadaran individu merupakan kunci utama dalam memerangi DBD. Sebab, Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di tempat-tempat yang jarang dibersihkan pemilik rumah. "Kalau kita tidak cepat bertindak, bukan hanya kita yang kena, tetapi keluarga dan tetangga juga kena dampaknya,” ujarnya.

    Dengan menerapkan langkah 3M Plus, yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup wadah air dan Mendaur ulang barang bekas, masyarakat dapat mencegah berkembang biaknya nyamuk yang berada di sekitar.

    Pihaknya juga menyarankan agar masyarakat menggunakan kelambu saat tidur, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dikuras, serta menanam tanaman pengusir nyamuk. "Kemarin kita juga bubuk abate dan selebaran informasi juga ke masyarakat,"ucapnya. 

    Dinkes mengimbau kepada masyarakat untuk segera bertindak memeriksa kebersihan rumahnya agar dapat mengurangi berkembang biakan nyamuk ini. 

    “Jangan tunggu sampai kena baru bertindak, kita bisa melindungi orang lain dari bahaya penyakit ini. Mari ciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari DBD,” pungkasnya.

    (Sf/By)