Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi bunuh diri (Dok: Freepik)
Tenggarong - Warga Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat menggantung di pohon, Minggu (21/6/2026).
Sesosok jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat bernama Suhadi sekitar pukul 10.30 WITA di area perkebunan saat hendak mencari rumput untuk pakan ternak.
Ketua RT setempat menceritakan, kala itu Suhadi mencium bau busuk yang menyengat di sekitar. Merasa penasaran, Suhadi mencari sumber bau tersebut berasal hingga akhirnya terkejut setelah menemukan sesosok mayat yang kondisinya sudah dihinggapi banyak lalat.
“Setelah mencium bau menyengat itu dia mencari sumbernya karena bau busuknya berbeda dengan bangkai hewan, jadi dia mengikuti arah angin dan menemukan jasad menggantung,” ujar Ketua RT.
Sebelum meninggal, jasad yang diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Sangatta itu diduga sempat memarkirkan sepeda motornya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kendaraan itu kemudian ditemukan warga di sekitar area perkebunan dan diketahui telah terparkir selama tiga hari.
Kini jasad tersebut telah dievakuasi oleh Tim Inafis dan telah dibawa menggunakan ambulan ke RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Seberang.
“Untuk penyebab pastinya mengapa dia memutuskan melakukan tindakan tersebut masih belum diketahui,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi bunuh diri (Dok: Freepik)
Tenggarong - Warga Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat menggantung di pohon, Minggu (21/6/2026).
Sesosok jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat bernama Suhadi sekitar pukul 10.30 WITA di area perkebunan saat hendak mencari rumput untuk pakan ternak.
Ketua RT setempat menceritakan, kala itu Suhadi mencium bau busuk yang menyengat di sekitar. Merasa penasaran, Suhadi mencari sumber bau tersebut berasal hingga akhirnya terkejut setelah menemukan sesosok mayat yang kondisinya sudah dihinggapi banyak lalat.
“Setelah mencium bau menyengat itu dia mencari sumbernya karena bau busuknya berbeda dengan bangkai hewan, jadi dia mengikuti arah angin dan menemukan jasad menggantung,” ujar Ketua RT.
Sebelum meninggal, jasad yang diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Sangatta itu diduga sempat memarkirkan sepeda motornya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kendaraan itu kemudian ditemukan warga di sekitar area perkebunan dan diketahui telah terparkir selama tiga hari.
Kini jasad tersebut telah dievakuasi oleh Tim Inafis dan telah dibawa menggunakan ambulan ke RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Seberang.
“Untuk penyebab pastinya mengapa dia memutuskan melakukan tindakan tersebut masih belum diketahui,” tandasnya.
(Sf/Rs)