Seputar Kaltim

    Warga Tenggarong Keluhkan Redupnya Lampu Jalan Imam Bonjol, Padahal Baru Sebulan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    16 Januari 2025 pukul 15:23 WITA

    Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Warga Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang menggunakan sistem Solar Cell di Jalan Imam Bonjol yang redup. 

    "Terkait lampu jalan itu, kalau malam sulit juga melihat. Kalau lampunya dilewati baru menyala karena memang lampu itu ada sensornya," kata Andi, warga sekitar, Kamis (16/1/2025).

    Ia pun menyayangkan saat terjadi hujan pada siang hari dan tak ada matahari, maka lampu akan redup. Sementara pengisian daya mengandalkan sinar surya yang ditimbulkan oleh matahari. 

    "Kalau tak ada matahari pasti redup, kita khawatir ini akan mengganggu penerangan warga yang melintas," ucapnya. 

    Selain lampu jalan, masyarakat juga mengeluhkan terkait rambu-rambu di lokasi tersebut. Sebab, tikungan yang masuk menuju wilayah Jalan Imam Bonjol belum mempunyai petunjuk jalan. 

    "Sejauh ini belum ada insiden di lokasi ini, tapi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka dinas terkait bisa memasang rambu-rambu di titik rawan itu," ungkapnya. 

    Dirinya berharap dengan adanya fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kukar dapat memberikan rasa nyaman serta aman untuk masyarakat di Tenggarong. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Warga Tenggarong Keluhkan Redupnya Lampu Jalan Imam Bonjol, Padahal Baru Sebulan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    16 Januari 2025 pukul 15:23 WITA

    Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Warga Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang menggunakan sistem Solar Cell di Jalan Imam Bonjol yang redup. 

    "Terkait lampu jalan itu, kalau malam sulit juga melihat. Kalau lampunya dilewati baru menyala karena memang lampu itu ada sensornya," kata Andi, warga sekitar, Kamis (16/1/2025).

    Ia pun menyayangkan saat terjadi hujan pada siang hari dan tak ada matahari, maka lampu akan redup. Sementara pengisian daya mengandalkan sinar surya yang ditimbulkan oleh matahari. 

    "Kalau tak ada matahari pasti redup, kita khawatir ini akan mengganggu penerangan warga yang melintas," ucapnya. 

    Selain lampu jalan, masyarakat juga mengeluhkan terkait rambu-rambu di lokasi tersebut. Sebab, tikungan yang masuk menuju wilayah Jalan Imam Bonjol belum mempunyai petunjuk jalan. 

    "Sejauh ini belum ada insiden di lokasi ini, tapi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka dinas terkait bisa memasang rambu-rambu di titik rawan itu," ungkapnya. 

    Dirinya berharap dengan adanya fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kukar dapat memberikan rasa nyaman serta aman untuk masyarakat di Tenggarong. 

    (Sf/By)