Seputar Kaltim

    Warga Tenggarong Keluhkan Air PDAM Tak Mengalir Selama 10 Hari

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    24 Desember 2024 pukul 14:30 WITA

    Mobil tangki Damkar yang masih stay di jalan Gunung Menyapa, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tidak kunjung mengalir hingga saat ini. 

    "Matinya air ini sudah 10 hari kami rasakan, kami susah mendapatkan air untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci baju piring, mandi dan lainnya," kata warga RT 36 Kelurahan Melayu, Turah, Rabu (24/12/2024).

    Ia menilai matinya air sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan, terlebih hingga kini tidak ada kejelasan terkait air PDAM ini akan kembali mengalir normal. 

    Menurut pantauan seputarfakta.com, lokasi yang terdampak atas matinya aliran air PDAM itu berada di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Timbau.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani mengaku telah menyalurkan air bersih kepada warga sejak beberapa hari yang lalu. 

    "Dua hari pertama mereka minta air sungai, selanjutnya kita berikan air bersih sampai hari ini," ujar Fida. 

    Ia menyebut Disdamkarmatan akan terus memantau selama 24 jam apabila warga ingin mendapatkan air bersih dan dapat menghubungi ke kontak 0812-5666-5998.

    "Kita terjunkan seluruh armada mobil Damkar untuk mengisi air bersih ke rumah-rumah warga, tim kami juga stay di lokasi kalau ada warga yang ingin langsung mendapatkan air bersih," sebutnya. 

    Sementara, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pendistribusian air bersih tersebut.

    Gangguan ini, kata dia, disebabkan oleh kebocoran pada jaringan distribusi yang masih dalam proses pencarian oleh tim teknis dilapangan. 

    “Kebutuhan air bersih ini memang penting bagi masyarakat. Kami juga dibantu Disdamkarmatan untuk siapkan mobil tangki yang digunakan untuk mengantar air bersih langsung ke rumah-rumah warga terdampak,” jelasnya.

    Pihaknya berjanji akan terus memberikan informasi terbaru terkait perbaikan distribusi air tersebut. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Warga Tenggarong Keluhkan Air PDAM Tak Mengalir Selama 10 Hari

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    24 Desember 2024 pukul 14:30 WITA

    Mobil tangki Damkar yang masih stay di jalan Gunung Menyapa, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tidak kunjung mengalir hingga saat ini. 

    "Matinya air ini sudah 10 hari kami rasakan, kami susah mendapatkan air untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci baju piring, mandi dan lainnya," kata warga RT 36 Kelurahan Melayu, Turah, Rabu (24/12/2024).

    Ia menilai matinya air sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan, terlebih hingga kini tidak ada kejelasan terkait air PDAM ini akan kembali mengalir normal. 

    Menurut pantauan seputarfakta.com, lokasi yang terdampak atas matinya aliran air PDAM itu berada di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Timbau.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani mengaku telah menyalurkan air bersih kepada warga sejak beberapa hari yang lalu. 

    "Dua hari pertama mereka minta air sungai, selanjutnya kita berikan air bersih sampai hari ini," ujar Fida. 

    Ia menyebut Disdamkarmatan akan terus memantau selama 24 jam apabila warga ingin mendapatkan air bersih dan dapat menghubungi ke kontak 0812-5666-5998.

    "Kita terjunkan seluruh armada mobil Damkar untuk mengisi air bersih ke rumah-rumah warga, tim kami juga stay di lokasi kalau ada warga yang ingin langsung mendapatkan air bersih," sebutnya. 

    Sementara, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pendistribusian air bersih tersebut.

    Gangguan ini, kata dia, disebabkan oleh kebocoran pada jaringan distribusi yang masih dalam proses pencarian oleh tim teknis dilapangan. 

    “Kebutuhan air bersih ini memang penting bagi masyarakat. Kami juga dibantu Disdamkarmatan untuk siapkan mobil tangki yang digunakan untuk mengantar air bersih langsung ke rumah-rumah warga terdampak,” jelasnya.

    Pihaknya berjanji akan terus memberikan informasi terbaru terkait perbaikan distribusi air tersebut. 

    (Sf/By)