Seputar Kaltim

    Warga Selamatkan Anak 10 Tahun dari Serangan Buaya di Muara Bengalon

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    ilustrasi Freepik

    Sangatta - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, warga Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, menjadi korban serangan buaya pada Minggu (9/11/2025) malam. Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.22 Wita di bawah kolong warung warga saat air sungai tengah pasang.

    Menurut keterangan saksi Hujania (35), pemilik warung di tempat kejadian, ia mendengar suara anak menangis dan air berisik di bawah bangunannya. Saat diperiksa, korban sudah berada dalam gigitan buaya di bagian tubuh sebelah kiri. 

    “Saya langsung teriak minta tolong sambil menarik tangan anak itu, tapi tangannya licin,” ujar Hujania.

    Warga bernama Suyatno (67), seorang petani tambak yang sedang berada di depan rumah PKK tidak jauh dari lokasi, segera datang membantu dan langsung melompat ke air untuk menolong korban. 

    “Saya lihat buaya itu memutar korban tiga kali. Saya sempat tarik ekornya tapi lepas. Buaya itu lalu membawa anak itu ke bawah kolong rumah,” kata Suyatno.

    Warga lain, Andi Gunawan (38), kemudian ikut turun ke air membantu membuka mulut buaya hingga akhirnya korban berhasil dilepaskan. Setelah itu, korban segera dibawa ke daratan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Kudungga Sangatta untuk mendapatkan perawatan medis.

    Pihak Markas Unit Patroli Polairud Sangatta menerima laporan kejadian tersebut dan langsung menurunkan personel ke lokasi. Petugas melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

    “Kami telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi. Situasi saat ini aman dan terkendali,” ujar petugas dalam laporan resmi yang diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kaltim.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan pesisir dan sungai di Bengalon masih rawan kemunculan buaya. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diimbau untuk lebih waspada, terutama saat air pasang. Aktivitas di tepi sungai sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, khususnya bagi anak-anak.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Warga Selamatkan Anak 10 Tahun dari Serangan Buaya di Muara Bengalon

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    ilustrasi Freepik

    Sangatta - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, warga Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, menjadi korban serangan buaya pada Minggu (9/11/2025) malam. Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.22 Wita di bawah kolong warung warga saat air sungai tengah pasang.

    Menurut keterangan saksi Hujania (35), pemilik warung di tempat kejadian, ia mendengar suara anak menangis dan air berisik di bawah bangunannya. Saat diperiksa, korban sudah berada dalam gigitan buaya di bagian tubuh sebelah kiri. 

    “Saya langsung teriak minta tolong sambil menarik tangan anak itu, tapi tangannya licin,” ujar Hujania.

    Warga bernama Suyatno (67), seorang petani tambak yang sedang berada di depan rumah PKK tidak jauh dari lokasi, segera datang membantu dan langsung melompat ke air untuk menolong korban. 

    “Saya lihat buaya itu memutar korban tiga kali. Saya sempat tarik ekornya tapi lepas. Buaya itu lalu membawa anak itu ke bawah kolong rumah,” kata Suyatno.

    Warga lain, Andi Gunawan (38), kemudian ikut turun ke air membantu membuka mulut buaya hingga akhirnya korban berhasil dilepaskan. Setelah itu, korban segera dibawa ke daratan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Kudungga Sangatta untuk mendapatkan perawatan medis.

    Pihak Markas Unit Patroli Polairud Sangatta menerima laporan kejadian tersebut dan langsung menurunkan personel ke lokasi. Petugas melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

    “Kami telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi. Situasi saat ini aman dan terkendali,” ujar petugas dalam laporan resmi yang diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kaltim.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan pesisir dan sungai di Bengalon masih rawan kemunculan buaya. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diimbau untuk lebih waspada, terutama saat air pasang. Aktivitas di tepi sungai sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, khususnya bagi anak-anak.

    (Sf/Rs)