Seputar Kaltim

    Warga Samarinda Ulu Paling Banyak Terima Kartu Tepat Sasaran untuk Beli LPG 3 Kilogram

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    12 Desember 2024 pukul 17:41 WITA

    Pembagian Kartu Tepat Sasaran secara simbolis kepada perwakilan dari tiap kecamatan yang ada di Samarinda di Masjid Jami Ba'abul Jannah, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kamis (12/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani, mengungkapkan, sebanyak 18.503 kepala keluarga (KK) di Samarinda telah terdaftar sebagai penerima Kartu Tepat Sasaran untuk pembelian LPG (elpiji) 3 kilogram. Wanita yang akrab disapa Yama itu menjelaskan, data tersebut diperoleh dari berbagai sumber, seperti Social Security Number (SSN), data miskin ekstrem, dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang kemudian diverifikasi langsung oleh pihak kelurahan dan RT.  

    “Kami memahami bahwa ada kemungkinan warga yang membutuhkan namun belum terdata. Oleh karena itu, setelah proses verifikasi, hasil akhirnya mencatat sebanyak 18.503 KK yang layak menerima kartu ini,” jelas Yama, Selasa (12/12/2024).  

    Dikatakannya, Pemerintah Kota Samarinda telah mencetak sebanyak 35.000 kartu untuk mengantisipasi potensi penerima tambahan, seperti warga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi seperti terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan sebagainya. 

    Dalam menjalankan program ini, Yama menegaskan, evaluasi berkala terus dilakukan, termasuk data yang pergerakannya terbilang dinamis. "Misalnya, di Bukit Pinang kemarin kami menemukan pegawai negeri dalam daftar penerima, dan langsung kami keluarkan namanya. Jadi kartu ini hanya diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan, dengan data by name by address,” tambahnya.  

    Mantan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (Diskumi) Samarinda ini menyebut, Kartu Tepat Sasaran hanya berlaku hingga tahun 2026. Jika diperlukan perpanjangan, maka akan dilakukan. Sebab nantinya akan ada program serupa yang dijalankan oleh Pertamina. 

    Sejak diluncurkan pertama kali di Kelurahan Bukit Pinang pada September lalu, Yama mengaku tidak terdapat keluhan berarti dari masyarakat. Komunikasi dengan agen dan pangkalan serta pemerintah setempat terus dijalankan demi kelancaran program. 

    Saat ini, kata Yama proses pembagian kartu sedang dilakukan, salah satunya melalui roadshow ke pangkalan dan kecamatan. Ditargetkan, seluruh kartu dapat dibagikan sebelum akhir Desember 2024 ini. “Kami meminta pangkalan untuk memprioritaskan pelayanan bagi pemegang kartu ini,” ujarnya.  

    Pagi tadi, pembagian Kartu Tepat Sasaran ini telah dibagikan di wilayah Kecamatan Sambutan, terdapat 30 pangkalan yang akan menjadi titik distribusi. Setiap KK dengan jumlah anggota keluarga tujuh orang ke atas, rata-rata mendapat lima tabung elpiji perbulan. 

    Lebih rinci disebutkan, Kecamatan Sambutan terdapat 946 KK penerima kartu, Kecamatan Samarinda Kota sebanyak 1.020 KK, Samarinda Utara 2.866 KK, Samarinda Seberang 1.744 KK, Palaran 1.725 KK, Samarinda Ilir 2.396 KK, Sungai Kunjang 1.943 KK, Sungai Pinang 1.807 KK, Loa Janan Ilir 1.122 KK dan terbanyak berada di Kecamatan Samarinda Ulu sebanyak 2.934 KK yang menerima kartu ini. 

    “Kita meminta pada penerima agar jangan sampai hilang kartunya. Jika hilang, maka kami akan mengganti, tetapi sebisa mungkin kartu ini dijaga baik-baik,” pesannya.  

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Warga Samarinda Ulu Paling Banyak Terima Kartu Tepat Sasaran untuk Beli LPG 3 Kilogram

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    12 Desember 2024 pukul 17:41 WITA

    Pembagian Kartu Tepat Sasaran secara simbolis kepada perwakilan dari tiap kecamatan yang ada di Samarinda di Masjid Jami Ba'abul Jannah, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kamis (12/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani, mengungkapkan, sebanyak 18.503 kepala keluarga (KK) di Samarinda telah terdaftar sebagai penerima Kartu Tepat Sasaran untuk pembelian LPG (elpiji) 3 kilogram. Wanita yang akrab disapa Yama itu menjelaskan, data tersebut diperoleh dari berbagai sumber, seperti Social Security Number (SSN), data miskin ekstrem, dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang kemudian diverifikasi langsung oleh pihak kelurahan dan RT.  

    “Kami memahami bahwa ada kemungkinan warga yang membutuhkan namun belum terdata. Oleh karena itu, setelah proses verifikasi, hasil akhirnya mencatat sebanyak 18.503 KK yang layak menerima kartu ini,” jelas Yama, Selasa (12/12/2024).  

    Dikatakannya, Pemerintah Kota Samarinda telah mencetak sebanyak 35.000 kartu untuk mengantisipasi potensi penerima tambahan, seperti warga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi seperti terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan sebagainya. 

    Dalam menjalankan program ini, Yama menegaskan, evaluasi berkala terus dilakukan, termasuk data yang pergerakannya terbilang dinamis. "Misalnya, di Bukit Pinang kemarin kami menemukan pegawai negeri dalam daftar penerima, dan langsung kami keluarkan namanya. Jadi kartu ini hanya diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan, dengan data by name by address,” tambahnya.  

    Mantan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (Diskumi) Samarinda ini menyebut, Kartu Tepat Sasaran hanya berlaku hingga tahun 2026. Jika diperlukan perpanjangan, maka akan dilakukan. Sebab nantinya akan ada program serupa yang dijalankan oleh Pertamina. 

    Sejak diluncurkan pertama kali di Kelurahan Bukit Pinang pada September lalu, Yama mengaku tidak terdapat keluhan berarti dari masyarakat. Komunikasi dengan agen dan pangkalan serta pemerintah setempat terus dijalankan demi kelancaran program. 

    Saat ini, kata Yama proses pembagian kartu sedang dilakukan, salah satunya melalui roadshow ke pangkalan dan kecamatan. Ditargetkan, seluruh kartu dapat dibagikan sebelum akhir Desember 2024 ini. “Kami meminta pangkalan untuk memprioritaskan pelayanan bagi pemegang kartu ini,” ujarnya.  

    Pagi tadi, pembagian Kartu Tepat Sasaran ini telah dibagikan di wilayah Kecamatan Sambutan, terdapat 30 pangkalan yang akan menjadi titik distribusi. Setiap KK dengan jumlah anggota keluarga tujuh orang ke atas, rata-rata mendapat lima tabung elpiji perbulan. 

    Lebih rinci disebutkan, Kecamatan Sambutan terdapat 946 KK penerima kartu, Kecamatan Samarinda Kota sebanyak 1.020 KK, Samarinda Utara 2.866 KK, Samarinda Seberang 1.744 KK, Palaran 1.725 KK, Samarinda Ilir 2.396 KK, Sungai Kunjang 1.943 KK, Sungai Pinang 1.807 KK, Loa Janan Ilir 1.122 KK dan terbanyak berada di Kecamatan Samarinda Ulu sebanyak 2.934 KK yang menerima kartu ini. 

    “Kita meminta pada penerima agar jangan sampai hilang kartunya. Jika hilang, maka kami akan mengganti, tetapi sebisa mungkin kartu ini dijaga baik-baik,” pesannya.  

    (Sf/Rs)