Seputar Kaltim

    Warga Samarinda Disuruh Simpan Sampah Selama 2 Hari Lebaran

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    11 April 2024 pukul 09:26 WITA

    Masyarakat yang akan membuang sampah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam perayaan hari raya Idufitri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pada hari pertama dan kedua lebaran. 

    DLH mengimbau kepada masyarakat agar dapat menahan diri untuk tidak membuang sampah selama dua hari, ke tempat umum maupun Tempat Penampungan Sementara (TPS). 

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengurangi tumpukan sampah. Terlebih, ia memprediksi volume sampah cenderung akan meningkat secara signifikan selama libur idulfitri.

    Menurutnya, kerjasama dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah sampah ini, karena volume sampah selama idulfitri biasanya meningkat menjadi dua kali lipat dibandingkan hari biasa. 

    "Timbunan sampah yang meningkat menjadi masalah yang harus diatasi," ungkap Endang, Rabu (10/4/2024).

    Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kota saja. Tetapi menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kami meminta kepada masyarakat agar dapat menyimpan sampah di rumah selama dua hari dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai,” pintanya. 

    Hal itu sejalan dengan Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang meminta agar masyarakat dapat menyimpan sampahnya sementara waktu selama dua hari. 

    “Ini juga dilakukan lantaran selama akhir bulan ramadan lalu, petugas DLH telah bekerja dua kali lipat, sehingga masyarakat diminta untuk membantu dengan tidak membuang sampah di TPS,” terangnya.

    Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan selama masa libur idulfitri, demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi semua pihak.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Warga Samarinda Disuruh Simpan Sampah Selama 2 Hari Lebaran

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    11 April 2024 pukul 09:26 WITA

    Masyarakat yang akan membuang sampah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam perayaan hari raya Idufitri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pada hari pertama dan kedua lebaran. 

    DLH mengimbau kepada masyarakat agar dapat menahan diri untuk tidak membuang sampah selama dua hari, ke tempat umum maupun Tempat Penampungan Sementara (TPS). 

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengurangi tumpukan sampah. Terlebih, ia memprediksi volume sampah cenderung akan meningkat secara signifikan selama libur idulfitri.

    Menurutnya, kerjasama dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah sampah ini, karena volume sampah selama idulfitri biasanya meningkat menjadi dua kali lipat dibandingkan hari biasa. 

    "Timbunan sampah yang meningkat menjadi masalah yang harus diatasi," ungkap Endang, Rabu (10/4/2024).

    Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kota saja. Tetapi menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kami meminta kepada masyarakat agar dapat menyimpan sampah di rumah selama dua hari dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai,” pintanya. 

    Hal itu sejalan dengan Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang meminta agar masyarakat dapat menyimpan sampahnya sementara waktu selama dua hari. 

    “Ini juga dilakukan lantaran selama akhir bulan ramadan lalu, petugas DLH telah bekerja dua kali lipat, sehingga masyarakat diminta untuk membantu dengan tidak membuang sampah di TPS,” terangnya.

    Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan selama masa libur idulfitri, demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi semua pihak.

    (Sf/Rs)