Cari disini...
Seputar Kaltim
Evakuasi jenazah SA (27). (Foto: Polsek Kota Bangun)
Tenggarong - Warga Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar) digegerkan dengan penemuan jenazah di sebuah indekos, Rabu (23/7/2025).
Kepala Pos Disdamkar Matan Kota Bangun, Abdullah mengatakan jenazah ditemukan oleh salah satu tetangga, yakni Pina Halimah saat hendak bertamu dan mendengar tangisan balita yang tidak berhenti di dalam indekos. Setelah mencoba mencari tahu ke dalam, ia dikejutkan karena sang ibu sudah tidak bernyawa.
"SA (27) ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA. Dia tinggal bersama anak perempuannya yang masih balita, sementara sang suami sedang bekerja di luar sejak beberapa hari lalu," kata Abdullah.
Kata dia korban ditemukan dalam keadaan leher terikat tali jemuran dan kaki menyentuh lantai. Mengetahui peristiwa ini, warga langsung melaporkan kejadian kepada Polsek dan Pos Disdamkar Matan Kota Bangun.
Pos Disdamkar Matan dan Polsek Kota Bangun langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi jenazah tersebut.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menganggap kejadian ini adalah musibah. Jenazah sudah bertolak ke Banjarmasin tanah kelahirannya. Sementara untuk motif dari peristiwa ini belum diketahui pasti," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Evakuasi jenazah SA (27). (Foto: Polsek Kota Bangun)
Tenggarong - Warga Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar) digegerkan dengan penemuan jenazah di sebuah indekos, Rabu (23/7/2025).
Kepala Pos Disdamkar Matan Kota Bangun, Abdullah mengatakan jenazah ditemukan oleh salah satu tetangga, yakni Pina Halimah saat hendak bertamu dan mendengar tangisan balita yang tidak berhenti di dalam indekos. Setelah mencoba mencari tahu ke dalam, ia dikejutkan karena sang ibu sudah tidak bernyawa.
"SA (27) ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA. Dia tinggal bersama anak perempuannya yang masih balita, sementara sang suami sedang bekerja di luar sejak beberapa hari lalu," kata Abdullah.
Kata dia korban ditemukan dalam keadaan leher terikat tali jemuran dan kaki menyentuh lantai. Mengetahui peristiwa ini, warga langsung melaporkan kejadian kepada Polsek dan Pos Disdamkar Matan Kota Bangun.
Pos Disdamkar Matan dan Polsek Kota Bangun langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi jenazah tersebut.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menganggap kejadian ini adalah musibah. Jenazah sudah bertolak ke Banjarmasin tanah kelahirannya. Sementara untuk motif dari peristiwa ini belum diketahui pasti," pungkasnya.
(Sf/Lo)