Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi balap liar. (Foto: Istimewa)
Tenggarong - Aksi kebut-kebutan pengendara roda dua kembali terjadi dan membuat masyarakat di Kecamatan Kota Bangun Darat ikut mengeluh.
Masyarakat kembali mengingatkan pihak kepolisian agar menindak tegas para pengendara tersebut. Warga Kota Bangun Darat, Uswo mengatakan aksi kebut-kebutan tersebut terjadi di jalan poros Tenggarong-Kota Bangun.
Warga merasa terganggu akibat aktivitas balap liar ini. Terlebih saat malam hari, Uswo mengaku aksi itu sangat mengganggu jam istirahat warga sekitar.
"Untuk pihak kepolisian tolong patroli kalau malam, razia itu yang pakai motor kenalpot racing, warga mau istirahat susah sekali," kata Uswo, Senin (14/7/2025).
Dirinya juga menyarankan kepada pihak kepolisian untuk membangun pos penjagaan di setiap titik terjadinya balap liar.
"Mereka juga ugal-ugalan, bikin sakit telinga, kasian warga yang rumahnya di pinggir jalan raya, apalagi kalau ada orang yang lagi sakit, sangat mengganggu sekali," ujarnya.
"Setuju sih kalau masalah ini, anak saya baru lahir dua minggu sering kaget tengah malam," tambah warga lainnya, Eka Rahmawati.
Dirinya berharap agar pihak kepolisian melakukan penertiban terhadap kegiatan yang sangat mengganggu masyarakat di Kukar.
"Mungkin tak cuma kami yang merasakan, daerah lain juga ada kegiatan seperti ini, tapi kalau didiamkan ditakutkan malah makin menjadi-jadi," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi balap liar. (Foto: Istimewa)
Tenggarong - Aksi kebut-kebutan pengendara roda dua kembali terjadi dan membuat masyarakat di Kecamatan Kota Bangun Darat ikut mengeluh.
Masyarakat kembali mengingatkan pihak kepolisian agar menindak tegas para pengendara tersebut. Warga Kota Bangun Darat, Uswo mengatakan aksi kebut-kebutan tersebut terjadi di jalan poros Tenggarong-Kota Bangun.
Warga merasa terganggu akibat aktivitas balap liar ini. Terlebih saat malam hari, Uswo mengaku aksi itu sangat mengganggu jam istirahat warga sekitar.
"Untuk pihak kepolisian tolong patroli kalau malam, razia itu yang pakai motor kenalpot racing, warga mau istirahat susah sekali," kata Uswo, Senin (14/7/2025).
Dirinya juga menyarankan kepada pihak kepolisian untuk membangun pos penjagaan di setiap titik terjadinya balap liar.
"Mereka juga ugal-ugalan, bikin sakit telinga, kasian warga yang rumahnya di pinggir jalan raya, apalagi kalau ada orang yang lagi sakit, sangat mengganggu sekali," ujarnya.
"Setuju sih kalau masalah ini, anak saya baru lahir dua minggu sering kaget tengah malam," tambah warga lainnya, Eka Rahmawati.
Dirinya berharap agar pihak kepolisian melakukan penertiban terhadap kegiatan yang sangat mengganggu masyarakat di Kukar.
"Mungkin tak cuma kami yang merasakan, daerah lain juga ada kegiatan seperti ini, tapi kalau didiamkan ditakutkan malah makin menjadi-jadi," pungkasnya.
(Sf/Lo)