Cari disini...
Seputar Kaltim
Salah satu mobil pick up pengangkut gas LPG 3 Kilogram yang telah dicuri. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Warga Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, makin resah akibat maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak dan meningkatkan patroli di lingkungan mereka.
Sepekan terakhir, sejumlah kasus pencurian dilaporkan terjadi. Mulai dari barang yang dijemur, tabung gas elpiji, hingga suku cadang mobil, semuanya menjadi sasaran pencuri.
“Saya kehilangan pakaian yang baru saya jemur. Bukan saya saja, tetangga juga mengalami hal serupa,” ucap Marlina, warga RT 24, saat ditemui, Selasa (16/9/2025).q
Kasus lain menimpa Aspar, pemilik warung gorengan. Ia mengatakan sudah tiga kali kehilangan tabung gas 3 kilogram di warungnya.
“Total sudah lima tabung yang hilang. Sudah saya kunci tetapi tetap saja hilang,” ujar Aspar, kecewa.
Pencurian juga menyasar kendaraan. Pada Selasa (16/9) dini hari, sebuah mobil pick up pengangkut gas elpiji dibobol. Sopirnya, Ijay, mengaku kehilangan perangkat penting dari mobilnya.
“ICU mobil dicongkel dan dibawa kabur. Saya rugi sekitar Rp4 juta,” jelas Ijay.
Keresahan warga semakin meningkat karena pencurian juga terjadi di tempat ibadah. Sebuah sepeda motor dilaporkan hilang saat salat subuh di Masjid At-Taqwa Balikpapan.
Warga berharap polisi segera merespons situasi ini dengan memperketat pengawasan.
“Kami butuh patroli rutin. Jangan sampai kami harus berjaga sendiri karena tidak ada tindakan dari pihak keamanan,” tambah Marlina.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah penanganan kasus pencurian di Klandasan Ulu.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Salah satu mobil pick up pengangkut gas LPG 3 Kilogram yang telah dicuri. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Warga Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, makin resah akibat maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak dan meningkatkan patroli di lingkungan mereka.
Sepekan terakhir, sejumlah kasus pencurian dilaporkan terjadi. Mulai dari barang yang dijemur, tabung gas elpiji, hingga suku cadang mobil, semuanya menjadi sasaran pencuri.
“Saya kehilangan pakaian yang baru saya jemur. Bukan saya saja, tetangga juga mengalami hal serupa,” ucap Marlina, warga RT 24, saat ditemui, Selasa (16/9/2025).q
Kasus lain menimpa Aspar, pemilik warung gorengan. Ia mengatakan sudah tiga kali kehilangan tabung gas 3 kilogram di warungnya.
“Total sudah lima tabung yang hilang. Sudah saya kunci tetapi tetap saja hilang,” ujar Aspar, kecewa.
Pencurian juga menyasar kendaraan. Pada Selasa (16/9) dini hari, sebuah mobil pick up pengangkut gas elpiji dibobol. Sopirnya, Ijay, mengaku kehilangan perangkat penting dari mobilnya.
“ICU mobil dicongkel dan dibawa kabur. Saya rugi sekitar Rp4 juta,” jelas Ijay.
Keresahan warga semakin meningkat karena pencurian juga terjadi di tempat ibadah. Sebuah sepeda motor dilaporkan hilang saat salat subuh di Masjid At-Taqwa Balikpapan.
Warga berharap polisi segera merespons situasi ini dengan memperketat pengawasan.
“Kami butuh patroli rutin. Jangan sampai kami harus berjaga sendiri karena tidak ada tindakan dari pihak keamanan,” tambah Marlina.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah penanganan kasus pencurian di Klandasan Ulu.
(Sf/Rs)