Seputar Kaltim

    Warga Khawatir, Fondasi Jembatan di Sebakung Jaya PPU Mulai Rapuh

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya
    08 April 2025 pukul 19:02 WITA

    Jembatan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.(Istimewa)

    Penajam - Kondisi Jembatan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai terlihat rapuh, terutama bagian pondasinya.

    Kondisi jembatan tersebut mungkin tampak baik-baik saja apabila dilihat dari kejauhan. Tapi ketika dilintasi kendaraan, jembatan itu mengeluarkan bunyi berdecit karena baut yang merupakan komponen perekat telah longgar dan rusak.

    Kondisi ini membuat pengendara menjadi khawatir dan harus ekstra berhati-hati saat melintas demi keselamatan diri. Kepala Desa Sebakung Jaya, Sajidin mengatakan jembatan yang menjadi satu-satunya jalur pendistribusian barang dan jasa ke daerah lain itu sempat diusulkan kepada pemerintah daerah agar bisa diperbaiki.

    “Kita telah mengajukan proposal kepada pemerintah daerah terkait perbaikan jembatan itu, karena kondisinya semakin hari makin memprihatinkan dan mengancam keselamatan pengendara saat melintas. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan terkait usulan kita,” ucap Sajidin, Selasa (8/4/2025).

    Ia menilai kebijakan efisiensi anggaran berpotensi menghambat realisasi perbaikan jembatan di wilayahnya. Ini dikarenakan beberapa proyek pembangunan infrastruktur di PPU turut terkena efisiensi anggaran.

    Sajidin pun berharap pemerintah dapat mengkaji ulang skema efisiensi anggaran secara selektif dengan menilai tingkat urgensi setiap program atau kegiatan, agar proyek-proyek infrastruktur yang bersifat mendesak dapat menjadi prioritas utama.

    “Kami tidak menolak kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, tapi perlu diperhatikan tingkat urgensinya. Kami berharap dalam waktu dekat, rencana perbaikan jembatan di wilayah ini jelas,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Warga Khawatir, Fondasi Jembatan di Sebakung Jaya PPU Mulai Rapuh

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya
    08 April 2025 pukul 19:02 WITA

    Jembatan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.(Istimewa)

    Penajam - Kondisi Jembatan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai terlihat rapuh, terutama bagian pondasinya.

    Kondisi jembatan tersebut mungkin tampak baik-baik saja apabila dilihat dari kejauhan. Tapi ketika dilintasi kendaraan, jembatan itu mengeluarkan bunyi berdecit karena baut yang merupakan komponen perekat telah longgar dan rusak.

    Kondisi ini membuat pengendara menjadi khawatir dan harus ekstra berhati-hati saat melintas demi keselamatan diri. Kepala Desa Sebakung Jaya, Sajidin mengatakan jembatan yang menjadi satu-satunya jalur pendistribusian barang dan jasa ke daerah lain itu sempat diusulkan kepada pemerintah daerah agar bisa diperbaiki.

    “Kita telah mengajukan proposal kepada pemerintah daerah terkait perbaikan jembatan itu, karena kondisinya semakin hari makin memprihatinkan dan mengancam keselamatan pengendara saat melintas. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan terkait usulan kita,” ucap Sajidin, Selasa (8/4/2025).

    Ia menilai kebijakan efisiensi anggaran berpotensi menghambat realisasi perbaikan jembatan di wilayahnya. Ini dikarenakan beberapa proyek pembangunan infrastruktur di PPU turut terkena efisiensi anggaran.

    Sajidin pun berharap pemerintah dapat mengkaji ulang skema efisiensi anggaran secara selektif dengan menilai tingkat urgensi setiap program atau kegiatan, agar proyek-proyek infrastruktur yang bersifat mendesak dapat menjadi prioritas utama.

    “Kami tidak menolak kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, tapi perlu diperhatikan tingkat urgensinya. Kami berharap dalam waktu dekat, rencana perbaikan jembatan di wilayah ini jelas,” tandasnya.

    (Sf/Lo)