Seputar Kaltim

    Warga Kaltim Wajib Tahu! Ada 3 Program Kesehatan Gratis yang Bikin Sehat

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    08 Februari 2025 pukul 13:05 WITA

    Ilustrasi pelayanan kesehatan gratis di salah satu Faskes di Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyiapkan tiga momentum penting dalam pelaksanaan Program Kesehatan Gratis (PKG) di Benua Etam pada 2025 ini. 

    Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

    Program yang tegolong baru ini masih belum banyak atensi publik, sehingga Dinkes Kaltim rencana terus melakukan sosialisasi terkait PKG kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti media sosial, spanduk, dan leaflet. 

    Dinkes juga akan bekerja sama dengan pihak sekolah, puskesmas dan posyandu untuk memastikan pelaksanaan PKG berjalan lancar.

    Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Kaltim, Ika Gladies, menjelaskan bahwa tiga momentum tersebut adalah PKG Ulang Tahun, PKG Sekolah, dan PKG Khusus. 

    "Ketiga momentum ini memiliki target dan waktu pelaksanaan yang berbeda, sehingga diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujar Ika, Jumat (7/2/2025).

     

    PKG Ulang Tahun

    Program ini sudah dimulai sejak awal Februari 2025 dan dilaksanakan di puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan program PKG. 

    "Untuk PKG Ulang Tahun, kami fokus pada deteksi dini penyakit pada bayi, usia remaja, dan dewasa. Ini penting untuk mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi dan kanker," jelas Ika.

    Untuk mendapatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi yang berulang tahun, masyarakat dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui aplikasi Satu Sehat Mobile yang sebelumnya dikenal dengan Peduli Lindungi. 

    Masyarakat dapat mendaftarkan NIK KTP pada laman Satu Sehat. Pada saat berulang tahun, akan ada pemberitahuan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan dapat menuju ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. 

     

    PKG Sekolah

    PKG Sekolah akan dilaksanakan pada Juli 2025, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Sasarannya adalah anak-anak usia 6 hingga 18 tahun. Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan di sekolah-sekolah. 

    "PKG Sekolah bertujuan untuk memantau kesehatan anak-anak usia sekolah secara berkala. Kami ingin memastikan mereka tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan," kata Ika.

     

    PKG Khusus

    PKG Khusus menyasar ibu hamil dan balita. Pelaksanaannya disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan, dan lokasinya akan berada di puskesmas dan posyandu. 

    "PKG Khusus ini sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang balita. Kami ingin mencegah stunting dan masalah kesehatan lainnya pada kelompok ini," tutur Ika.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Warga Kaltim Wajib Tahu! Ada 3 Program Kesehatan Gratis yang Bikin Sehat

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    08 Februari 2025 pukul 13:05 WITA

    Ilustrasi pelayanan kesehatan gratis di salah satu Faskes di Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyiapkan tiga momentum penting dalam pelaksanaan Program Kesehatan Gratis (PKG) di Benua Etam pada 2025 ini. 

    Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

    Program yang tegolong baru ini masih belum banyak atensi publik, sehingga Dinkes Kaltim rencana terus melakukan sosialisasi terkait PKG kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti media sosial, spanduk, dan leaflet. 

    Dinkes juga akan bekerja sama dengan pihak sekolah, puskesmas dan posyandu untuk memastikan pelaksanaan PKG berjalan lancar.

    Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Kaltim, Ika Gladies, menjelaskan bahwa tiga momentum tersebut adalah PKG Ulang Tahun, PKG Sekolah, dan PKG Khusus. 

    "Ketiga momentum ini memiliki target dan waktu pelaksanaan yang berbeda, sehingga diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujar Ika, Jumat (7/2/2025).

     

    PKG Ulang Tahun

    Program ini sudah dimulai sejak awal Februari 2025 dan dilaksanakan di puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan program PKG. 

    "Untuk PKG Ulang Tahun, kami fokus pada deteksi dini penyakit pada bayi, usia remaja, dan dewasa. Ini penting untuk mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi dan kanker," jelas Ika.

    Untuk mendapatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi yang berulang tahun, masyarakat dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui aplikasi Satu Sehat Mobile yang sebelumnya dikenal dengan Peduli Lindungi. 

    Masyarakat dapat mendaftarkan NIK KTP pada laman Satu Sehat. Pada saat berulang tahun, akan ada pemberitahuan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan dapat menuju ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. 

     

    PKG Sekolah

    PKG Sekolah akan dilaksanakan pada Juli 2025, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Sasarannya adalah anak-anak usia 6 hingga 18 tahun. Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan di sekolah-sekolah. 

    "PKG Sekolah bertujuan untuk memantau kesehatan anak-anak usia sekolah secara berkala. Kami ingin memastikan mereka tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan," kata Ika.

     

    PKG Khusus

    PKG Khusus menyasar ibu hamil dan balita. Pelaksanaannya disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan, dan lokasinya akan berada di puskesmas dan posyandu. 

    "PKG Khusus ini sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang balita. Kami ingin mencegah stunting dan masalah kesehatan lainnya pada kelompok ini," tutur Ika.

    (Sf/By)