Cari disini...
Seputar Kaltim
Waka Polres Samarinda, AKBP Eko Budiarto menanggapi soal pungli atau jukir liar di tepian Mahakam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Waka Polres Kota Samarinda, AKBP Eko Budiarto menyerukan kepada masyarakat bila ada perlakuan oknum yang kerap memalak dengan mengharuskan membayar biaya parkir dengan nominal yang tidak normal untuk segera laporkan ke Polresta Samarinda.
Ini selaras dengan tindakan yang dilakukan Pemkot Samarinda dalam mengatasi pungutan liar (Pungli) pungli maupun juru parkir (jukir) liar.
Dari keterangan warga sekitar, jukir yang meminta nominal yang tidak normal tersebut bukan warga wilayah tersebut.
"Apabila masyarakat ada yang menemukan kejadian serupa dan cukup bukti, bisa laporkan kepada kami. Kami pastikan segera kami akan melakukan tindakan," ungkapnya.
AKBP Eko yang juga Kepala Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Samarinda mengakui tindakan tersebut membuat kenyamanan warga yang berkunjung ke taman terganggu.
"Kami akan tindak lanjuti hingga akar-akarnya bila ada laporan, karena ini sudah mengganggu keamanan warga pengunjung tepian," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Waka Polres Samarinda, AKBP Eko Budiarto menanggapi soal pungli atau jukir liar di tepian Mahakam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Waka Polres Kota Samarinda, AKBP Eko Budiarto menyerukan kepada masyarakat bila ada perlakuan oknum yang kerap memalak dengan mengharuskan membayar biaya parkir dengan nominal yang tidak normal untuk segera laporkan ke Polresta Samarinda.
Ini selaras dengan tindakan yang dilakukan Pemkot Samarinda dalam mengatasi pungutan liar (Pungli) pungli maupun juru parkir (jukir) liar.
Dari keterangan warga sekitar, jukir yang meminta nominal yang tidak normal tersebut bukan warga wilayah tersebut.
"Apabila masyarakat ada yang menemukan kejadian serupa dan cukup bukti, bisa laporkan kepada kami. Kami pastikan segera kami akan melakukan tindakan," ungkapnya.
AKBP Eko yang juga Kepala Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Samarinda mengakui tindakan tersebut membuat kenyamanan warga yang berkunjung ke taman terganggu.
"Kami akan tindak lanjuti hingga akar-akarnya bila ada laporan, karena ini sudah mengganggu keamanan warga pengunjung tepian," pungkasnya.
(Sf/By)