Seputar Kaltim

    Warga 'Dipalak' Jukir Liar, Wakapolres Samarinda: Segera Lapor

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    04 Juli 2023 pukul 15:24 WITA

    Waka Polres Samarinda, AKBP Eko Budiarto menanggapi soal pungli atau jukir liar di tepian Mahakam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Waka Polres Kota Samarinda, AKBP Eko Budiarto menyerukan kepada masyarakat bila ada perlakuan oknum yang kerap memalak dengan mengharuskan membayar biaya parkir dengan nominal yang tidak normal untuk segera laporkan ke Polresta Samarinda.

    Ini selaras dengan tindakan yang dilakukan Pemkot Samarinda dalam mengatasi pungutan liar (Pungli) pungli maupun juru parkir (jukir) liar.

    Dari keterangan warga sekitar, jukir yang meminta nominal yang tidak normal tersebut bukan warga wilayah tersebut.

    "Apabila masyarakat ada yang menemukan kejadian serupa dan cukup bukti, bisa laporkan kepada kami. Kami pastikan segera kami akan melakukan tindakan," ungkapnya.

    AKBP Eko yang juga Kepala Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Samarinda mengakui tindakan tersebut membuat kenyamanan warga yang berkunjung ke taman terganggu.

    "Kami akan tindak lanjuti hingga akar-akarnya bila ada laporan, karena ini sudah mengganggu keamanan warga pengunjung tepian," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Warga 'Dipalak' Jukir Liar, Wakapolres Samarinda: Segera Lapor

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    04 Juli 2023 pukul 15:24 WITA

    Waka Polres Samarinda, AKBP Eko Budiarto menanggapi soal pungli atau jukir liar di tepian Mahakam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Waka Polres Kota Samarinda, AKBP Eko Budiarto menyerukan kepada masyarakat bila ada perlakuan oknum yang kerap memalak dengan mengharuskan membayar biaya parkir dengan nominal yang tidak normal untuk segera laporkan ke Polresta Samarinda.

    Ini selaras dengan tindakan yang dilakukan Pemkot Samarinda dalam mengatasi pungutan liar (Pungli) pungli maupun juru parkir (jukir) liar.

    Dari keterangan warga sekitar, jukir yang meminta nominal yang tidak normal tersebut bukan warga wilayah tersebut.

    "Apabila masyarakat ada yang menemukan kejadian serupa dan cukup bukti, bisa laporkan kepada kami. Kami pastikan segera kami akan melakukan tindakan," ungkapnya.

    AKBP Eko yang juga Kepala Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Samarinda mengakui tindakan tersebut membuat kenyamanan warga yang berkunjung ke taman terganggu.

    "Kami akan tindak lanjuti hingga akar-akarnya bila ada laporan, karena ini sudah mengganggu keamanan warga pengunjung tepian," pungkasnya.

    (Sf/By)