Warga  Diminta Hati-hati, Jembatan Mahakam IV Bakal Dibuka Dua Arah 

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    25 Februari 2025 07:31 WIB

    Jembatan Mahakam IV yang akan dijalankan dua arah karena adanya investigasi di Jembatan Mahakam I. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim meminta masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi Jembatan Mahakam IV yang akan diberlakukan sistem dua arah. 

    Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas akibat penutupan sementara Jembatan Mahakam I untuk investigasi keamanan setelah insiden tongkang menabrak tiang jembatan.  

    Kasatlantas Polresta Samarinda, La Ode Prasetyo, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Dishub Provinsi Kaltim dan Dishub Kota Samarinda telah menyiapkan rambu petunjuk, barier, serta traffic cone untuk mengarahkan arus kendaraan. 

    Ia menyadari bahwa dengan diberlakukannya sistem dua arah di Jembatan Mahakam IV, potensi peningkatan volume kendaraan akan cukup besar. Oleh karenanya, masyarakat diminta untuk lebih waspada, terlebih dengan kecepatan kendaraan. 

    “Kami mengimbau masyarakat agar mengikuti rambu petunjuk dan arahan petugas," kata La Ode saat diwawancara di sekitar Jembatan Mahakam IV, Selasa (25/2/2025) siang. 

    Selain itu, kecepatan kendaraan di atas jembatan juga harus dibatasi. Pihaknya akan mengevaluasi kembali terkiata dengan standar kecepatan kendaraan di atas jembatan. Saat ini kata dia, batas kecepatan kendaraan di atas jembatan antara 40 hingga 50 km/jam. 

    Menambahkan, Plt Kepala Dishub Kaltim, Irhamsyah mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar akses keluar masuk jembatan tetap lancar selama proses investigasi berlangsung. 

    Saat ini, jalur yang sebelumnya hanya satu arah akan diubah menjadi dua arah.  

    “Pengendara dari Samarinda menuju ke Samarinda Seberang tetap seperti biasa, hanya saja menggunakan sisi kiri jembatan," jelas Irhamsyah. 

    Sementara itu, jalur di sebelah kanan akan digunakan sebagai jalur masuk dari arah Samarinda Seberang untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. 

    Untuk mendukung perubahan ini, Dishub telah menyiapkan rambu pengarah, pembatas jalan, serta papan pemberitahuan bagi pengguna jalan. Petugas dari Satlantas Polresta Samarinda dan Dishub Kota Samarinda juga akan ditempatkan di beberapa titik strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.  

    Pengalihan arus lalu lintas ini direncanakan berlangsung selama dua minggu, sesuai dengan kesepakatan instansi terkait. Selama periode tersebut, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPPJN) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap kondisi Jembatan Mahakam I sebelum keputusan lebih lanjut diambil.  

    "Paling tidak pengalihan arus berlangsung selama dua minggu. Dan paling cepat rekayasa ini berlaku mulai besok," kata Irhamsyah. 

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Warga  Diminta Hati-hati, Jembatan Mahakam IV Bakal Dibuka Dua Arah 

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    25 Februari 2025 07:31 WIB

    Jembatan Mahakam IV yang akan dijalankan dua arah karena adanya investigasi di Jembatan Mahakam I. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim meminta masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi Jembatan Mahakam IV yang akan diberlakukan sistem dua arah. 

    Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas akibat penutupan sementara Jembatan Mahakam I untuk investigasi keamanan setelah insiden tongkang menabrak tiang jembatan.  

    Kasatlantas Polresta Samarinda, La Ode Prasetyo, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Dishub Provinsi Kaltim dan Dishub Kota Samarinda telah menyiapkan rambu petunjuk, barier, serta traffic cone untuk mengarahkan arus kendaraan. 

    Ia menyadari bahwa dengan diberlakukannya sistem dua arah di Jembatan Mahakam IV, potensi peningkatan volume kendaraan akan cukup besar. Oleh karenanya, masyarakat diminta untuk lebih waspada, terlebih dengan kecepatan kendaraan. 

    “Kami mengimbau masyarakat agar mengikuti rambu petunjuk dan arahan petugas," kata La Ode saat diwawancara di sekitar Jembatan Mahakam IV, Selasa (25/2/2025) siang. 

    Selain itu, kecepatan kendaraan di atas jembatan juga harus dibatasi. Pihaknya akan mengevaluasi kembali terkiata dengan standar kecepatan kendaraan di atas jembatan. Saat ini kata dia, batas kecepatan kendaraan di atas jembatan antara 40 hingga 50 km/jam. 

    Menambahkan, Plt Kepala Dishub Kaltim, Irhamsyah mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar akses keluar masuk jembatan tetap lancar selama proses investigasi berlangsung. 

    Saat ini, jalur yang sebelumnya hanya satu arah akan diubah menjadi dua arah.  

    “Pengendara dari Samarinda menuju ke Samarinda Seberang tetap seperti biasa, hanya saja menggunakan sisi kiri jembatan," jelas Irhamsyah. 

    Sementara itu, jalur di sebelah kanan akan digunakan sebagai jalur masuk dari arah Samarinda Seberang untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. 

    Untuk mendukung perubahan ini, Dishub telah menyiapkan rambu pengarah, pembatas jalan, serta papan pemberitahuan bagi pengguna jalan. Petugas dari Satlantas Polresta Samarinda dan Dishub Kota Samarinda juga akan ditempatkan di beberapa titik strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.  

    Pengalihan arus lalu lintas ini direncanakan berlangsung selama dua minggu, sesuai dengan kesepakatan instansi terkait. Selama periode tersebut, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPPJN) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap kondisi Jembatan Mahakam I sebelum keputusan lebih lanjut diambil.  

    "Paling tidak pengalihan arus berlangsung selama dua minggu. Dan paling cepat rekayasa ini berlaku mulai besok," kata Irhamsyah. 

    (Sf/Rs)