Seputar Kaltim

    Warga Balikpapan Diimbau Tertib Berlalu Lintas, Operasi Patuh Mahakam 2025 Resmi Dimulai

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penyematan Puta Operasi kepada perwakilan personel Polresta Balikpapan dalam kegiatan Operasi Patuh Mahakam 2025. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Mulai Senin, 14 Juli 2025, jajaran Polresta Balikpapan bersama instansi terkait resmi menggelar Operasi Patuh Mahakam 2025. Operasi ini akan berlangsung selama dua pekan hingga 27 Juli 2025 dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas), terutama yang menyebabkan korban jiwa (fatalitas).

    “Operasi ini bukan semata-mata soal penindakan, tapi juga edukasi. Kami ingin masyarakat lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan saat berkendara,” ujar Kombes Anton saat apel gelar pasukan.

    Operasi Patuh Mahakam 2025 menyasar berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang umum ditemukan di jalan raya, di antaranya penggunaan ponsel saat mengemudi, pengemudi di bawah umur, boncengan motor lebih dari dua orang.

    “Tidak memakai helm standar SNI, pengemudi mobil tanpa sabuk pengaman (safety belt), berkendara dalam pengaruh alkohol atau miras, melebihi batas kecepatan dan melawan arus lalu lintas,” lanjutnya.

    Selain Polresta Balikpapan, operasi ini turut melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Jasa Raharja. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi dalam menciptakan keselamatan di jalan raya.

    Menurut data yang dihimpun, sebagian besar kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh faktor manusia, seperti kelalaian dan kurangnya kesadaran akan peraturan. Karena itu, edukasi dan pembiasaan sikap tertib perlu ditanamkan sejak dini, baik kepada pengendara muda maupun pengguna jalan pada umumnya.

    “Keselamatan di jalan itu tanggung jawab bersama. Kalau kita taat aturan, bukan hanya diri sendiri yang selamat, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Warga Balikpapan Diimbau Tertib Berlalu Lintas, Operasi Patuh Mahakam 2025 Resmi Dimulai

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penyematan Puta Operasi kepada perwakilan personel Polresta Balikpapan dalam kegiatan Operasi Patuh Mahakam 2025. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Mulai Senin, 14 Juli 2025, jajaran Polresta Balikpapan bersama instansi terkait resmi menggelar Operasi Patuh Mahakam 2025. Operasi ini akan berlangsung selama dua pekan hingga 27 Juli 2025 dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas), terutama yang menyebabkan korban jiwa (fatalitas).

    “Operasi ini bukan semata-mata soal penindakan, tapi juga edukasi. Kami ingin masyarakat lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan saat berkendara,” ujar Kombes Anton saat apel gelar pasukan.

    Operasi Patuh Mahakam 2025 menyasar berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang umum ditemukan di jalan raya, di antaranya penggunaan ponsel saat mengemudi, pengemudi di bawah umur, boncengan motor lebih dari dua orang.

    “Tidak memakai helm standar SNI, pengemudi mobil tanpa sabuk pengaman (safety belt), berkendara dalam pengaruh alkohol atau miras, melebihi batas kecepatan dan melawan arus lalu lintas,” lanjutnya.

    Selain Polresta Balikpapan, operasi ini turut melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Jasa Raharja. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi dalam menciptakan keselamatan di jalan raya.

    Menurut data yang dihimpun, sebagian besar kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh faktor manusia, seperti kelalaian dan kurangnya kesadaran akan peraturan. Karena itu, edukasi dan pembiasaan sikap tertib perlu ditanamkan sejak dini, baik kepada pengendara muda maupun pengguna jalan pada umumnya.

    “Keselamatan di jalan itu tanggung jawab bersama. Kalau kita taat aturan, bukan hanya diri sendiri yang selamat, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tutupnya.

    (Sf/Rs)