Cari disini...
Seputar Kaltim
Salah satu penjual hewan kurban sapi yang ada di kawasan Balikpapan Tengah. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menjelang Idul Adha 2025, warga Balikpapan diminta untuk lebih awal membeli hewan kurban. Hal ini karena pasokan hewan dari peternak lokal terbatas, dan sebagian besar harus didatangkan dari luar daerah.
Menurut Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Balikpapan, tahun ini dibutuhkan sekitar 3.000 ekor sapi dan 1.000 ekor kambing. Namun, peternak lokal hanya bisa menyediakan sekitar setengah dari jumlah itu.
“Kita hanya bisa sediakan sekitar 1.600 sapi lokal. Sisanya didatangkan dari luar,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DP3 Kota Balikpapan, drh. Mohamad Bisri kepada media, Rabu (7/5/2025).
Untuk memastikan hewan kurban sehat dan sesuai syariat, DP3 akan melakukan pemeriksaan ketat. Penjual hewan kurban diwajibkan mengurus izin dari kelurahan, dan hanya hewan yang lolos pemeriksaan yang akan diberi stiker sebagai tanda layak kurban.
Meskipun saat ini belum ramai, DP3 mengingatkan para penjual untuk segera mengurus perizinan agar tidak terjadi penumpukan menjelang lebaran.
“Biasanya baru ramai seminggu sebelum Idul Adha. Tapi kami ingin semuanya tertib dan hewan yang dijual benar-benar sehat,” tambahnya.
Dengan pengawasan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih nyaman dan aman dalam memilih hewan kurban.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Salah satu penjual hewan kurban sapi yang ada di kawasan Balikpapan Tengah. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menjelang Idul Adha 2025, warga Balikpapan diminta untuk lebih awal membeli hewan kurban. Hal ini karena pasokan hewan dari peternak lokal terbatas, dan sebagian besar harus didatangkan dari luar daerah.
Menurut Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Balikpapan, tahun ini dibutuhkan sekitar 3.000 ekor sapi dan 1.000 ekor kambing. Namun, peternak lokal hanya bisa menyediakan sekitar setengah dari jumlah itu.
“Kita hanya bisa sediakan sekitar 1.600 sapi lokal. Sisanya didatangkan dari luar,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DP3 Kota Balikpapan, drh. Mohamad Bisri kepada media, Rabu (7/5/2025).
Untuk memastikan hewan kurban sehat dan sesuai syariat, DP3 akan melakukan pemeriksaan ketat. Penjual hewan kurban diwajibkan mengurus izin dari kelurahan, dan hanya hewan yang lolos pemeriksaan yang akan diberi stiker sebagai tanda layak kurban.
Meskipun saat ini belum ramai, DP3 mengingatkan para penjual untuk segera mengurus perizinan agar tidak terjadi penumpukan menjelang lebaran.
“Biasanya baru ramai seminggu sebelum Idul Adha. Tapi kami ingin semuanya tertib dan hewan yang dijual benar-benar sehat,” tambahnya.
Dengan pengawasan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih nyaman dan aman dalam memilih hewan kurban.
(Sf/Rs)