Wali Kota Samarinda Resmikan Pasar Baqa di Samarinda Seberang

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    15 Mei 2024 07:02 WIB

    Wali Kota Samarinda,Andi Harun saat mendatangi salah satu pedagang di Pasar Bawa usai peresmian, Rabu (15/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) meresmikan Pasar Baqa di Samarinda Seberang, yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat, Rabu (15/5/2024). 

    Peresmian pasar ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus mendukung program tata kota dengan menyediakan tempat berdagang yang bersih, rapi, dan strategis.

    "Pasar yang sejak tahun 2018 mangkrak akhirnya bisa kita selesaikan. Kita bersyukur berkat dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), masyarakat, dan pedagang, akhirnya kita bisa bersama-sama menempati Pasar Baqa hari ini," ujar AH.

    AH menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pasar, mengingat pasar adalah tempat berkumpulnya masyarakat dan tempat berbagai macam produk mulai dari makanan hingga pakaian ada di dalamnya. 

    Ia berharap Pasar Baqa bisa menjadi contoh pasar yang baik, bersih, dan tertib di Indonesia, seperti apresiasi yang pernah disampaikan oleh Presiden.

    "Kita akan melakukan sosialisasi soal pembayaran non tunai agar para pedagang memahami bahwa peradaban sekarang semakin efisien,” ungkapnya.

    AH menilai, sebelum diberlakukannya pembayaran non tunai, harus dipersiapkan pengetahuan dan kemampuan para pedagang untuk bertransaksi secara non-tunai. 

    “Pemerintah akan mendukung ini, termasuk meminta bantuan dari Bank Indonesia dan bank lainnya untuk menyediakan peralatan transaksi non-tunai," tambahnya.

    Orang nomor satu di Samarinda itu juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani kekurangan yang ada. Jika memungkinkan, beberapa kekurangan akan diselesaikan pada tahun ini, dan sisanya pada tahun 2025 mendatang.

    "Namanya pasar baru dibuka pasti butuh waktu, kira-kira dua atau tiga bulan insyaallah akan ramai. Nanti secara bertahap pedagang yang ada di depan juga akan kita masukkan,” ujarnya.

    Ia ingin ada kesadaran bersama dari masyarakat, bukan hanya kemauan pemerintah, tapi juga kebersamaan. Dengan sosialisasi yang cukup, saya kira kesadaran pedagang untuk masuk ke pasar akan muncul dengan sendirinya.

    Peresmian pasar dengan dua lantai itu bersamaan juga dengan peresmian musala Al- Harun sebagai fasilitas tambahan dari pasar, selain dari tersedianya lift untuk kemudahan pengangkutan barang. 

    Ia berharap dengan adanya pasar ini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi lokal dan menjadi ikon baru bagi kota Samarinda.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Wali Kota Samarinda Resmikan Pasar Baqa di Samarinda Seberang

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    15 Mei 2024 07:02 WIB

    Wali Kota Samarinda,Andi Harun saat mendatangi salah satu pedagang di Pasar Bawa usai peresmian, Rabu (15/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) meresmikan Pasar Baqa di Samarinda Seberang, yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat, Rabu (15/5/2024). 

    Peresmian pasar ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus mendukung program tata kota dengan menyediakan tempat berdagang yang bersih, rapi, dan strategis.

    "Pasar yang sejak tahun 2018 mangkrak akhirnya bisa kita selesaikan. Kita bersyukur berkat dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), masyarakat, dan pedagang, akhirnya kita bisa bersama-sama menempati Pasar Baqa hari ini," ujar AH.

    AH menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pasar, mengingat pasar adalah tempat berkumpulnya masyarakat dan tempat berbagai macam produk mulai dari makanan hingga pakaian ada di dalamnya. 

    Ia berharap Pasar Baqa bisa menjadi contoh pasar yang baik, bersih, dan tertib di Indonesia, seperti apresiasi yang pernah disampaikan oleh Presiden.

    "Kita akan melakukan sosialisasi soal pembayaran non tunai agar para pedagang memahami bahwa peradaban sekarang semakin efisien,” ungkapnya.

    AH menilai, sebelum diberlakukannya pembayaran non tunai, harus dipersiapkan pengetahuan dan kemampuan para pedagang untuk bertransaksi secara non-tunai. 

    “Pemerintah akan mendukung ini, termasuk meminta bantuan dari Bank Indonesia dan bank lainnya untuk menyediakan peralatan transaksi non-tunai," tambahnya.

    Orang nomor satu di Samarinda itu juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani kekurangan yang ada. Jika memungkinkan, beberapa kekurangan akan diselesaikan pada tahun ini, dan sisanya pada tahun 2025 mendatang.

    "Namanya pasar baru dibuka pasti butuh waktu, kira-kira dua atau tiga bulan insyaallah akan ramai. Nanti secara bertahap pedagang yang ada di depan juga akan kita masukkan,” ujarnya.

    Ia ingin ada kesadaran bersama dari masyarakat, bukan hanya kemauan pemerintah, tapi juga kebersamaan. Dengan sosialisasi yang cukup, saya kira kesadaran pedagang untuk masuk ke pasar akan muncul dengan sendirinya.

    Peresmian pasar dengan dua lantai itu bersamaan juga dengan peresmian musala Al- Harun sebagai fasilitas tambahan dari pasar, selain dari tersedianya lift untuk kemudahan pengangkutan barang. 

    Ia berharap dengan adanya pasar ini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi lokal dan menjadi ikon baru bagi kota Samarinda.

    (Sf/Rs)