Seputar Kaltim

    Wali Kota Samarinda Bakal Berikan Bonus Rp100 Juta untuk Peraih Medali Emas di PON 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 Juni 2024 pukul 09:11 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara, Minggu (23/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH), menyampaikan bahwa pemerintah kota akan memberikan bonus sebesar Rp100 juta bagi atlet yang berhasil meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. 

    Dengan adanya penyampaian bonus itu, AH berharap bisa menjadi motivasi bagi para atlet agar dapat berjuang lebih maksimal lagi. 

    Dengan melatih kemampuan, dan menjaga kesehatan serta kebugaran badan untuk persiapan bertanding di PON yang akan datang. 

    "Mudah-mudahan para atlet bisa mempersembahkan yang terbaik di PON yang akan datang," ujar AH, Minggu (23/6/2024).

    Ia juga berharap, Samarinda bisa memberikan kontribusi besar terhadap perolehan emas di PON 2024.

    Menurutnya, pemberian bonus dengan nilai tersebut tidak sebanding dengan apa yang sudah dilakukan para atlet untuk mendapatkan medali emas. 

    Mulai dari persiapan dan pelatihan yang dilaksanakan selama berbulan-bulan. Belum lagi mereka juga harus meninggalkan keluarga, pendidikan, dan pekerjaannya, serta harus disiplin mematuhi aturan sela pelatihan. 

    “Kita ingin memberi contoh bahwa apresiasi kepada atlet jangan pernah setengah-setengah. Apresiasi seratus juta itu masih kecil. Mudah-mudahan mereka bisa meraih emas dan bonus yang mereka dapatkan bisa dimanfaatkan agar lebih berkembang dan produktif," harapnya.

    Ia menegaskan untuk para atlet agar tidak berpikir mendapatkan perak atau perunggu. Medali emas harus menjadi tujuan para atlet. 

    Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Muslimin, menekankan pentingnya motivasi dari Wali Kota dengan pemberian bonus tersebut.

    Menurutnya hal itu perlu menjadi catatan penting bagi setiap atlet agar bisa berbuat maksimal dalam latihan. Sehingga bisa meraih prestasi terbaik di PON yang akan datang. 

    "Jadi jangan dilihat nilainya, tapi motivasi yang diberikan wali Kota kepada para atlet dan pelatih sehingga bisa memberikan yang terbaik buat Samarinda," ungkap Muslimin. 

    Sementara itu, salah satu atlet cabang olahraga rugby, Natalia, merasa senang dan menyatakan bahwa bonus tersebut menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras. 

    Ia yakin, dengan bekal latihan yang sudah dilaluinya ini  bisa memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Timur (Kaltim) dan untuk Samarinda pada khususnya.

    "Kami sebagai atlet merasa senang karena itu bentuk apresiasi dari pemerintah. Persiapan kami juga sudah maksimal dengan pelatihan selama enam bulan, jadi kami usahakan untuk meraih medali emas,” ungkap Natalia. 

    Selain itu, ia juga berharap pemerintah dapat melengkapi sarana dan prasarana seperti peralatan pelatihan dari tiap cabang olahraga. Sebab menurutnya itu bisa menunjang semangat latihan para atlet. 

    “Kami baru selesai tryout dari Jakarta dan Bandung. Venue tanding kami di Banda Aceh nanti, semoga bisa dapat emas," pungkasnya.


    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wali Kota Samarinda Bakal Berikan Bonus Rp100 Juta untuk Peraih Medali Emas di PON 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 Juni 2024 pukul 09:11 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara, Minggu (23/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH), menyampaikan bahwa pemerintah kota akan memberikan bonus sebesar Rp100 juta bagi atlet yang berhasil meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. 

    Dengan adanya penyampaian bonus itu, AH berharap bisa menjadi motivasi bagi para atlet agar dapat berjuang lebih maksimal lagi. 

    Dengan melatih kemampuan, dan menjaga kesehatan serta kebugaran badan untuk persiapan bertanding di PON yang akan datang. 

    "Mudah-mudahan para atlet bisa mempersembahkan yang terbaik di PON yang akan datang," ujar AH, Minggu (23/6/2024).

    Ia juga berharap, Samarinda bisa memberikan kontribusi besar terhadap perolehan emas di PON 2024.

    Menurutnya, pemberian bonus dengan nilai tersebut tidak sebanding dengan apa yang sudah dilakukan para atlet untuk mendapatkan medali emas. 

    Mulai dari persiapan dan pelatihan yang dilaksanakan selama berbulan-bulan. Belum lagi mereka juga harus meninggalkan keluarga, pendidikan, dan pekerjaannya, serta harus disiplin mematuhi aturan sela pelatihan. 

    “Kita ingin memberi contoh bahwa apresiasi kepada atlet jangan pernah setengah-setengah. Apresiasi seratus juta itu masih kecil. Mudah-mudahan mereka bisa meraih emas dan bonus yang mereka dapatkan bisa dimanfaatkan agar lebih berkembang dan produktif," harapnya.

    Ia menegaskan untuk para atlet agar tidak berpikir mendapatkan perak atau perunggu. Medali emas harus menjadi tujuan para atlet. 

    Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Muslimin, menekankan pentingnya motivasi dari Wali Kota dengan pemberian bonus tersebut.

    Menurutnya hal itu perlu menjadi catatan penting bagi setiap atlet agar bisa berbuat maksimal dalam latihan. Sehingga bisa meraih prestasi terbaik di PON yang akan datang. 

    "Jadi jangan dilihat nilainya, tapi motivasi yang diberikan wali Kota kepada para atlet dan pelatih sehingga bisa memberikan yang terbaik buat Samarinda," ungkap Muslimin. 

    Sementara itu, salah satu atlet cabang olahraga rugby, Natalia, merasa senang dan menyatakan bahwa bonus tersebut menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras. 

    Ia yakin, dengan bekal latihan yang sudah dilaluinya ini  bisa memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Timur (Kaltim) dan untuk Samarinda pada khususnya.

    "Kami sebagai atlet merasa senang karena itu bentuk apresiasi dari pemerintah. Persiapan kami juga sudah maksimal dengan pelatihan selama enam bulan, jadi kami usahakan untuk meraih medali emas,” ungkap Natalia. 

    Selain itu, ia juga berharap pemerintah dapat melengkapi sarana dan prasarana seperti peralatan pelatihan dari tiap cabang olahraga. Sebab menurutnya itu bisa menunjang semangat latihan para atlet. 

    “Kami baru selesai tryout dari Jakarta dan Bandung. Venue tanding kami di Banda Aceh nanti, semoga bisa dapat emas," pungkasnya.


    (Sf/Rs)