Seputar Kaltim

    Wali Kota Balikpapan Tinjau Tiga SPBU, Pastikan Stok BBM Kembali Normal

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Balikpapan sudah tersedia. Pemerintah Kota Balikpapan bersama jajaran Pertamina tinjau tiga SPBU. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud bersama jajaran Pertamina melakukan peninjauan ke sejumlah SPBU di Balikpapan, Rabu (21/5/2025) malam.

    Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) setelah beberapa hari sebelumnya terjadi kelangkaan.

    Tiga SPBU yang dikunjungi antara lain SPBU Grand City di Balikpapan Utara, SPBU MT Haryono, dan SPBU Sepinggan di Balikpapan Selatan.

    Dari pantauan di lokasi, antrean kendaraan sudah kembali normal. BBM jenis Pertamax yang sebelumnya sempat kosong, kini sudah tersedia, sehingga warga tidak perlu lagi mengantre hingga berjam-jam.

    “Saya mewakili warga Balikpapan yang beberapa hari ini merasakan dampak dari kekosongan BBM. Hari ini kami turun langsung bersama Pertamina Patra Niaga untuk memastikan stok BBM aman di seluruh SPBU,” ujar Rahmad kepada awak media.

    Ia menegaskan, bahwa SPBU yang sudah berkomitmen melayani selama 24 jam harus benar-benar menjalankan operasionalnya. Hal ini penting untuk mengatasi krisis BBM yang sempat terjadi.

    Rahmad juga menyampaikan apresiasi kepada warga Balikpapan yang tetap menjaga kondusivitas kota meski dalam situasi sulit. Ia mengakui kepanikan masyarakat sangat wajar, terutama bagi para pengguna kendaraan.

    “Ini tetap kami antisipasi. Saya minta kepada General Manager Pertamina agar penanganan ini tidak hanya berhenti sampai di sini. Kelangkaan BBM, baik itu Pertamax, Pertalite, Dexlite, bahkan gas, jangan sampai terulang kembali,” terangnya.

    Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota dan Pertamina Patra Niaga untuk menjaga kelancaran distribusi BBM. Ia menyebut masalah kemarin terjadi akibat miskomunikasi dan keterlambatan suplai, mengingat Pertamax didatangkan dari luar Balikpapan.

    “Saya sudah menyampaikan langsung kepada salah satu direksi Pertamina Pusat agar Pertamax bisa diproduksi di Kilang Balikpapan. Harapannya ini bisa segera direalisasikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” akunya.

    Di akhir kunjungan, Wali Kota menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Balikpapan atas terganggunya aktivitas akibat kelangkaan BBM.

    “Saya bersama GM Patra Niaga dan tim OPD memastikan masalah BBM ini dapat segera diatasi, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal tanpa keresahan,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wali Kota Balikpapan Tinjau Tiga SPBU, Pastikan Stok BBM Kembali Normal

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Balikpapan sudah tersedia. Pemerintah Kota Balikpapan bersama jajaran Pertamina tinjau tiga SPBU. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud bersama jajaran Pertamina melakukan peninjauan ke sejumlah SPBU di Balikpapan, Rabu (21/5/2025) malam.

    Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) setelah beberapa hari sebelumnya terjadi kelangkaan.

    Tiga SPBU yang dikunjungi antara lain SPBU Grand City di Balikpapan Utara, SPBU MT Haryono, dan SPBU Sepinggan di Balikpapan Selatan.

    Dari pantauan di lokasi, antrean kendaraan sudah kembali normal. BBM jenis Pertamax yang sebelumnya sempat kosong, kini sudah tersedia, sehingga warga tidak perlu lagi mengantre hingga berjam-jam.

    “Saya mewakili warga Balikpapan yang beberapa hari ini merasakan dampak dari kekosongan BBM. Hari ini kami turun langsung bersama Pertamina Patra Niaga untuk memastikan stok BBM aman di seluruh SPBU,” ujar Rahmad kepada awak media.

    Ia menegaskan, bahwa SPBU yang sudah berkomitmen melayani selama 24 jam harus benar-benar menjalankan operasionalnya. Hal ini penting untuk mengatasi krisis BBM yang sempat terjadi.

    Rahmad juga menyampaikan apresiasi kepada warga Balikpapan yang tetap menjaga kondusivitas kota meski dalam situasi sulit. Ia mengakui kepanikan masyarakat sangat wajar, terutama bagi para pengguna kendaraan.

    “Ini tetap kami antisipasi. Saya minta kepada General Manager Pertamina agar penanganan ini tidak hanya berhenti sampai di sini. Kelangkaan BBM, baik itu Pertamax, Pertalite, Dexlite, bahkan gas, jangan sampai terulang kembali,” terangnya.

    Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota dan Pertamina Patra Niaga untuk menjaga kelancaran distribusi BBM. Ia menyebut masalah kemarin terjadi akibat miskomunikasi dan keterlambatan suplai, mengingat Pertamax didatangkan dari luar Balikpapan.

    “Saya sudah menyampaikan langsung kepada salah satu direksi Pertamina Pusat agar Pertamax bisa diproduksi di Kilang Balikpapan. Harapannya ini bisa segera direalisasikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” akunya.

    Di akhir kunjungan, Wali Kota menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Balikpapan atas terganggunya aktivitas akibat kelangkaan BBM.

    “Saya bersama GM Patra Niaga dan tim OPD memastikan masalah BBM ini dapat segera diatasi, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal tanpa keresahan,” tutupnya.

    (Sf/Rs)