Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud saat menyampaikan pentingnya sinergi dengan semua pihak. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menekankan perlunya kolaborasi antara semua elemen untuk mewujudkan pembangunan kota yang lebih maju.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Balikpapan, Rahmad mengungkapkan bahwa saat ini Balikpapan berada di titik yang sangat strategis.
"Saat ini kita memiliki posisi yang sangat menguntungkan, dengan banyak pemimpin daerah asal Balikpapan yang berperan penting di tingkat provinsi. Hal ini memberikan kita kesempatan besar untuk mempercepat pembangunan kota," ujar Rahmad kepada publik, Selasa (18/3/2025).
Dirinya mencatat bahwa dengan kepemimpinan Gubernur Kaltim, Ketua DPRD Kaltim, serta sejumlah pimpinan fraksi di DPRD Kaltim yang berasal dari Balikpapan, kota ini memasuki masa yang sangat potensial dalam hal pembangunan.
“Meski ada perbedaan dalam fraksi politik, komunikasi dan kerja sama antarpihak tetap berjalan dengan baik, termasuk antara saya dan pak wakil yang berasal dari partai yang berbeda,” jelasnya.
Pentingnya kolaborasi ini, menurutnya, sangat mendesak karena kebutuhan pembangunan yang telah teridentifikasi dalam Musrenbang mencapai Rp10 triliun, sementara anggaran daerah yang tersedia hanya sekitar Rp4 triliun.
“Maka itu sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta pihak lainnya sangat penting agar kami bisa memperoleh tambahan anggaran dari pemerintah provinsi dan pusat," harapnya.
Selain itu, Rahmad juga menyampaikan bahwa dengan posisi strategis Balikpapan, ada peluang besar untuk memperjuangkan tambahan anggaran.
“Dengan ketua DPRD dan pimpinan komisi yang berasal dari Balikpapan, kita harus memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya," tambahnya.
Wali Kota juga menyoroti peran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang sangat penting dalam pembangunan kota. Diharapkan dengan pengurus baru Forum CSR, hubungan antara sektor bisnis dan pemerintah dapat semakin erat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rahmad pun mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan momentum ini secara maksimal dalam upaya mempercepat pembangunan.
"Ini bukan hanya tantangan, tapi juga sebuah kewajiban. ASN harus berkontribusi lebih besar untuk pembangunan kota yang kita cintai ini," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud saat menyampaikan pentingnya sinergi dengan semua pihak. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menekankan perlunya kolaborasi antara semua elemen untuk mewujudkan pembangunan kota yang lebih maju.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Balikpapan, Rahmad mengungkapkan bahwa saat ini Balikpapan berada di titik yang sangat strategis.
"Saat ini kita memiliki posisi yang sangat menguntungkan, dengan banyak pemimpin daerah asal Balikpapan yang berperan penting di tingkat provinsi. Hal ini memberikan kita kesempatan besar untuk mempercepat pembangunan kota," ujar Rahmad kepada publik, Selasa (18/3/2025).
Dirinya mencatat bahwa dengan kepemimpinan Gubernur Kaltim, Ketua DPRD Kaltim, serta sejumlah pimpinan fraksi di DPRD Kaltim yang berasal dari Balikpapan, kota ini memasuki masa yang sangat potensial dalam hal pembangunan.
“Meski ada perbedaan dalam fraksi politik, komunikasi dan kerja sama antarpihak tetap berjalan dengan baik, termasuk antara saya dan pak wakil yang berasal dari partai yang berbeda,” jelasnya.
Pentingnya kolaborasi ini, menurutnya, sangat mendesak karena kebutuhan pembangunan yang telah teridentifikasi dalam Musrenbang mencapai Rp10 triliun, sementara anggaran daerah yang tersedia hanya sekitar Rp4 triliun.
“Maka itu sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta pihak lainnya sangat penting agar kami bisa memperoleh tambahan anggaran dari pemerintah provinsi dan pusat," harapnya.
Selain itu, Rahmad juga menyampaikan bahwa dengan posisi strategis Balikpapan, ada peluang besar untuk memperjuangkan tambahan anggaran.
“Dengan ketua DPRD dan pimpinan komisi yang berasal dari Balikpapan, kita harus memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya," tambahnya.
Wali Kota juga menyoroti peran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang sangat penting dalam pembangunan kota. Diharapkan dengan pengurus baru Forum CSR, hubungan antara sektor bisnis dan pemerintah dapat semakin erat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rahmad pun mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan momentum ini secara maksimal dalam upaya mempercepat pembangunan.
"Ini bukan hanya tantangan, tapi juga sebuah kewajiban. ASN harus berkontribusi lebih besar untuk pembangunan kota yang kita cintai ini," pungkasnya.
(Sf/Rs)