Seputar Kaltim

    Wali Kota Balikpapan Siapkan Rekrutmen 500 Guru dan Tenaga Pendidikan pada 2026

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud saat ditemui usai upacara peringatan hari guru. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud mengumumkan rencana rekrutmen sebanyak 500 guru dan tenaga kependidikan pada tahun 2026 melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

    Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan tenaga pendidik, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di seluruh wilayah kota.

    “Proses seleksi akan dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) agar lebih transparan, objektif, dan akuntabel,” ucap Rahmad kepada awak media, Selasa (25/11/2025).

    Lanjutnya, rekrutmen mencakup seluruh jenjang pendidikan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Sementara untuk SMA/SMK kewenangannya berada pada Pemerintah Provinsi Kaltim.

    Rahmad juga menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah provinsi yang telah menggratiskan beasiswa hingga jenjang S3 bagi warga Kalimantan Timur.

    “Tidak hanya itu, Balikpapan juga berupaya memberikan layanan terbaik dengan menggratiskan biaya pendidikan mulai dari PAUD, SD, hingga SMP,” jelasnya.

    Selain guru, Pemkot juga akan menambah tenaga pendukung di sekolah seperti petugas administrasi, kebersihan, dan keamanan. Penambahan ini bertujuan menyeimbangkan beban kerja di sekolah, sehingga guru dapat lebih fokus pada proses belajar mengajar. 

    “Dengan pembagian tugas yang lebih jelas, sistem kerja sekolah diharapkan menjadi lebih efektif,” lanjutnya.

    Pemkot Balikpapan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus memastikan pemerataan tenaga pendidik. Menurutnya, guru dan tenaga pendidik merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan, sehingga kesejahteraan dan dukungan bagi mereka harus terus ditingkatkan.

    Pemkot juga terus menggencarkan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru, termasuk metode pembelajaran berbasis digital, penguatan karakter siswa, serta manajemen kelas yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Sertifikasi, insentif, dan penghargaan bagi guru berprestasi akan terus diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi masa depan.

    “Kami akan terus membangun kualitas SDM guru melalui sertifikasi dan diklat yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. Semoga para guru selalu diberikan kekuatan dan kesehatan dalam mencerdaskan generasi emas 2045,” tuturnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wali Kota Balikpapan Siapkan Rekrutmen 500 Guru dan Tenaga Pendidikan pada 2026

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud saat ditemui usai upacara peringatan hari guru. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud mengumumkan rencana rekrutmen sebanyak 500 guru dan tenaga kependidikan pada tahun 2026 melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

    Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan tenaga pendidik, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di seluruh wilayah kota.

    “Proses seleksi akan dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) agar lebih transparan, objektif, dan akuntabel,” ucap Rahmad kepada awak media, Selasa (25/11/2025).

    Lanjutnya, rekrutmen mencakup seluruh jenjang pendidikan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Sementara untuk SMA/SMK kewenangannya berada pada Pemerintah Provinsi Kaltim.

    Rahmad juga menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah provinsi yang telah menggratiskan beasiswa hingga jenjang S3 bagi warga Kalimantan Timur.

    “Tidak hanya itu, Balikpapan juga berupaya memberikan layanan terbaik dengan menggratiskan biaya pendidikan mulai dari PAUD, SD, hingga SMP,” jelasnya.

    Selain guru, Pemkot juga akan menambah tenaga pendukung di sekolah seperti petugas administrasi, kebersihan, dan keamanan. Penambahan ini bertujuan menyeimbangkan beban kerja di sekolah, sehingga guru dapat lebih fokus pada proses belajar mengajar. 

    “Dengan pembagian tugas yang lebih jelas, sistem kerja sekolah diharapkan menjadi lebih efektif,” lanjutnya.

    Pemkot Balikpapan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus memastikan pemerataan tenaga pendidik. Menurutnya, guru dan tenaga pendidik merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan, sehingga kesejahteraan dan dukungan bagi mereka harus terus ditingkatkan.

    Pemkot juga terus menggencarkan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru, termasuk metode pembelajaran berbasis digital, penguatan karakter siswa, serta manajemen kelas yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Sertifikasi, insentif, dan penghargaan bagi guru berprestasi akan terus diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi masa depan.

    “Kami akan terus membangun kualitas SDM guru melalui sertifikasi dan diklat yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. Semoga para guru selalu diberikan kekuatan dan kesehatan dalam mencerdaskan generasi emas 2045,” tuturnya.

    (Sf/Rs)