Seputar Kaltim

    Walaupun Harganya Naik, Andi Harun Pastikan Stok Beras di Samarinda Aman

    Penulis:Julika Hengin|Redaktur:Rusdianto
    21 September 2023 pukul 19:12 WITA

    Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Wali Kota Samarinda Andi Harun setelah usai berkunjung di Pasar Merdeka. (Foto: Julika Hengin)

    Samarinda -  Kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Pasar Merdeka, di Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, memang membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga kota berjuluk Tepian. 

    Meski hasil peninjauan menunjukkan deretan harga bahan pokok yang relatif terkendali. Tapi fakta bahwa beras sebagai salah satu komoditas paling penting harga melonjak, tak bisa dimungkiri jadi perhatian khusus pemerintah. 

    Dalam pernyataannya kepada awak media selepas peninjauan, Jokowi bilang, bahwa kenaikan harga disebabkan faktor alam. 
    "Iya memang (naik). Karena pasokan dari petani itu kurang karena ada super El-Nino di tujuh provinsi," jelas Jokowi. 

    Terpisah, Wali Kota Samarinda Andi Harun, menyebut  kenaikan harga beras sudah masuk radar pihaknya.
    "Memang harganya naik, tapi Alhamdulillah di Samarinda stoknya ada dan masih terjangkau," tutur Andi. 

    Andi meyakini bahwa di Samarinda saat ini masih tersedia stok beras yang  cukup untuk kebutuhan selama enam bulan kedepan. 

    Sebagai upaya pengendalian, Andi mengaku bakal berkirim surat kepada Kementerian Perhubungan, berkaitan dengan pengaturan tarif pesawat udara, yang dinilai memengaruhi harga beras, lantaran ongkos angkut via udara yang turut naik. 

    "Kalau berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) pesawat kelas ekonomi berjadwal, di Samarinda berkisar Rp 1,6 juta sedangkan kenyataan di lapangan rata-rata kita temukan di angka Rp2 jutaan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Walaupun Harganya Naik, Andi Harun Pastikan Stok Beras di Samarinda Aman

    Penulis:Julika Hengin|Redaktur:Rusdianto
    21 September 2023 pukul 19:12 WITA

    Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Wali Kota Samarinda Andi Harun setelah usai berkunjung di Pasar Merdeka. (Foto: Julika Hengin)

    Samarinda -  Kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Pasar Merdeka, di Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, memang membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga kota berjuluk Tepian. 

    Meski hasil peninjauan menunjukkan deretan harga bahan pokok yang relatif terkendali. Tapi fakta bahwa beras sebagai salah satu komoditas paling penting harga melonjak, tak bisa dimungkiri jadi perhatian khusus pemerintah. 

    Dalam pernyataannya kepada awak media selepas peninjauan, Jokowi bilang, bahwa kenaikan harga disebabkan faktor alam. 
    "Iya memang (naik). Karena pasokan dari petani itu kurang karena ada super El-Nino di tujuh provinsi," jelas Jokowi. 

    Terpisah, Wali Kota Samarinda Andi Harun, menyebut  kenaikan harga beras sudah masuk radar pihaknya.
    "Memang harganya naik, tapi Alhamdulillah di Samarinda stoknya ada dan masih terjangkau," tutur Andi. 

    Andi meyakini bahwa di Samarinda saat ini masih tersedia stok beras yang  cukup untuk kebutuhan selama enam bulan kedepan. 

    Sebagai upaya pengendalian, Andi mengaku bakal berkirim surat kepada Kementerian Perhubungan, berkaitan dengan pengaturan tarif pesawat udara, yang dinilai memengaruhi harga beras, lantaran ongkos angkut via udara yang turut naik. 

    "Kalau berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) pesawat kelas ekonomi berjadwal, di Samarinda berkisar Rp 1,6 juta sedangkan kenyataan di lapangan rata-rata kita temukan di angka Rp2 jutaan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)