Seputar Kaltim

    Wagub Seno Aji Pastikan Puluhan Miliar Dana Pendidikan Sudah Mendarat ke Mahasiswa

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    21 Desember 2025 pukul 19:50 WITA

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa program beasiswa "
    Gratispol bukan sekadar janji di atas kertas. 

    Memasuki akhir tahun 2025, realisasi anggaran pendidikan ini telah menembus angka fantastis, menyasar belasan ribu mahasiswa Kaltim yang tersebar hingga ke luar negeri.

    Seno Aji secara blak-blakan menyebut bahwa pemerintah ingin memastikan uang rakyat kembali ke rakyat melalui jalur pendidikan.

    "Kita tidak ingin ada lagi mahasiswa yang pusing cicilan UKT di tengah semester. Data sudah masuk, dan angka Rp46,4 miliar sudah kita kucurkan khusus untuk 10.116 mahasiswa kita di PTN dalam daerah. Ini nyata, bukan sekadar rencana," tegas Seno Aji.

    Berdasarkan rincian data yang dipegang Wagub, Samarinda menjadi wilayah dengan serapan terbesar, yakni 3.710 mahasiswa dengan nilai Rp17,99 miliar. Disusul Kutai Kartanegara (1.846 mahasiswa/Rp8,22 Miliar) dan Balikpapan (1.745 mahasiswa/Rp7,17 Miliar).

    Seno juga menyoroti pentingnya dukungan bagi perguruan tinggi swasta (PTS). Baginya, kualitas pendidikan tidak boleh dibeda-bedakan antara negeri dan swasta.

    "Di sektor swasta (PTS) dalam daerah, kita sudah umumkan 6.710 penerima dengan total dana Rp35,1 miliar. Samarinda kembali memimpin dengan 1.514 penerima, diikuti Balikpapan dan Kukar. Intinya, siapa yang berprestasi dan layak, kita sikat dengan bantuan ini," tambahnya.

    Seno Aji juga memastikan jangkauan Gratispol menembus batas wilayah. Tercatat, mahasiswa Kaltim yang menempuh studi di luar provinsi (PTN & PTS Luar Daerah) mendapat suntikan dana segar total lebih dari Rp13,9 miliar.

    "Mahasiswa kita di luar daerah itu duta Kaltim. Ada 1.317 orang di PTN luar dan 395 di PTS luar yang kita bantu. Kita ingin mereka fokus belajar, bawa pulang ilmu, bangun daerah kita sendiri," kata Wagub.

    Bahkan, program ini telah membidik 58 mahasiswa internasional (Luar Negeri) dengan alokasi Rp2,2 miliar. Wilayah seperti Paser, Berau, hingga Kutai Barat juga dipastikan mendapat jatah untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya ke kancah global.

    Menutup keterangannya, Seno Aji memberikan pesan kuat bagi para penerima beasiswa. Ia mengingatkan bahwa bantuan pendidikan ini adalah mandat dari masyarakat Kaltim.

    "Saya tidak mau dengar ada penerima Gratispol yang kuliahnya main-main. Pemerintah sudah siapkan jalannya, biayanya kita tanggung. Tugas mereka cuma satu: lulus dengan nilai terbaik, balik ke Kaltim, dan bantu kami bangun provinsi ini jadi lebih hebat," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wagub Seno Aji Pastikan Puluhan Miliar Dana Pendidikan Sudah Mendarat ke Mahasiswa

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    21 Desember 2025 pukul 19:50 WITA

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa program beasiswa "
    Gratispol bukan sekadar janji di atas kertas. 

    Memasuki akhir tahun 2025, realisasi anggaran pendidikan ini telah menembus angka fantastis, menyasar belasan ribu mahasiswa Kaltim yang tersebar hingga ke luar negeri.

    Seno Aji secara blak-blakan menyebut bahwa pemerintah ingin memastikan uang rakyat kembali ke rakyat melalui jalur pendidikan.

    "Kita tidak ingin ada lagi mahasiswa yang pusing cicilan UKT di tengah semester. Data sudah masuk, dan angka Rp46,4 miliar sudah kita kucurkan khusus untuk 10.116 mahasiswa kita di PTN dalam daerah. Ini nyata, bukan sekadar rencana," tegas Seno Aji.

    Berdasarkan rincian data yang dipegang Wagub, Samarinda menjadi wilayah dengan serapan terbesar, yakni 3.710 mahasiswa dengan nilai Rp17,99 miliar. Disusul Kutai Kartanegara (1.846 mahasiswa/Rp8,22 Miliar) dan Balikpapan (1.745 mahasiswa/Rp7,17 Miliar).

    Seno juga menyoroti pentingnya dukungan bagi perguruan tinggi swasta (PTS). Baginya, kualitas pendidikan tidak boleh dibeda-bedakan antara negeri dan swasta.

    "Di sektor swasta (PTS) dalam daerah, kita sudah umumkan 6.710 penerima dengan total dana Rp35,1 miliar. Samarinda kembali memimpin dengan 1.514 penerima, diikuti Balikpapan dan Kukar. Intinya, siapa yang berprestasi dan layak, kita sikat dengan bantuan ini," tambahnya.

    Seno Aji juga memastikan jangkauan Gratispol menembus batas wilayah. Tercatat, mahasiswa Kaltim yang menempuh studi di luar provinsi (PTN & PTS Luar Daerah) mendapat suntikan dana segar total lebih dari Rp13,9 miliar.

    "Mahasiswa kita di luar daerah itu duta Kaltim. Ada 1.317 orang di PTN luar dan 395 di PTS luar yang kita bantu. Kita ingin mereka fokus belajar, bawa pulang ilmu, bangun daerah kita sendiri," kata Wagub.

    Bahkan, program ini telah membidik 58 mahasiswa internasional (Luar Negeri) dengan alokasi Rp2,2 miliar. Wilayah seperti Paser, Berau, hingga Kutai Barat juga dipastikan mendapat jatah untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya ke kancah global.

    Menutup keterangannya, Seno Aji memberikan pesan kuat bagi para penerima beasiswa. Ia mengingatkan bahwa bantuan pendidikan ini adalah mandat dari masyarakat Kaltim.

    "Saya tidak mau dengar ada penerima Gratispol yang kuliahnya main-main. Pemerintah sudah siapkan jalannya, biayanya kita tanggung. Tugas mereka cuma satu: lulus dengan nilai terbaik, balik ke Kaltim, dan bantu kami bangun provinsi ini jadi lebih hebat," pungkasnya.

    (Sf/Rs)