Cari disini...
Seputar Kaltim
Wagub Kaltim, Seno Aji, saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk tidak mengalihfungsikan kawasan hutan maupun lahan terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi perkebunan kelapa sawit, melainkan menanam kembali pohon hutan demi pemulihan ekosistem.
Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (26/10/2026).
Pernyataan tersebut merespons dugaan adanya pemanfaatan lahan bekas terbakar yang ditanami sawit.
Wagub Seno membantah anggapan tersebut. Menurutnya, fokus utama Pemprov saat ini adalah pemulihan ekosistem.
"Saya rasa tujuannya bukan itu ya. Kalau kami berpikiran bahwa pengembalian menghutankan kembali itu yang paling penting," tegas Seno.
Ia menyebut Pemprov telah berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan untuk menyiapkan bibit pohon hutan yang akan ditanam kembali di lokasi terdampak.
"Maka itu kami diskusi dengan Dinas Kehutanan untuk bibit-bibitnya, pohon-pohon hutan yang ada, kita tanami kembali di daerah-daerah yang sudah terbakar itu," lanjutnya.
Di akhir keterangannya, Seno mengimbau masyarakat pemilik lahan terdampak agar tidak mengalihfungsikan lahan bekas terbakar menjadi tanaman komersial.
"Tapi untuk yang bekas kebakaran di lahan masyarakat, sebaiknya kita tanami kembali, dihutankan kembali lah daerah itu," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wagub Kaltim, Seno Aji, saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk tidak mengalihfungsikan kawasan hutan maupun lahan terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi perkebunan kelapa sawit, melainkan menanam kembali pohon hutan demi pemulihan ekosistem.
Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (26/10/2026).
Pernyataan tersebut merespons dugaan adanya pemanfaatan lahan bekas terbakar yang ditanami sawit.
Wagub Seno membantah anggapan tersebut. Menurutnya, fokus utama Pemprov saat ini adalah pemulihan ekosistem.
"Saya rasa tujuannya bukan itu ya. Kalau kami berpikiran bahwa pengembalian menghutankan kembali itu yang paling penting," tegas Seno.
Ia menyebut Pemprov telah berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan untuk menyiapkan bibit pohon hutan yang akan ditanam kembali di lokasi terdampak.
"Maka itu kami diskusi dengan Dinas Kehutanan untuk bibit-bibitnya, pohon-pohon hutan yang ada, kita tanami kembali di daerah-daerah yang sudah terbakar itu," lanjutnya.
Di akhir keterangannya, Seno mengimbau masyarakat pemilik lahan terdampak agar tidak mengalihfungsikan lahan bekas terbakar menjadi tanaman komersial.
"Tapi untuk yang bekas kebakaran di lahan masyarakat, sebaiknya kita tanami kembali, dihutankan kembali lah daerah itu," tutupnya.
(Sf/Rs)