Seputar Kaltim

    Waduk Benanga Samarinda Status Siaga, BPBD Imbau Masyarakat Bantaran SKM Waspada

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    25 Oktober 2025 pukul 20:28 WITA

    Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan Waduk Benanga Samarinda berstatus siaga. 

    Ketinggian permukaan air yang tercatat pada, Sabtu 25 Oktober mencapai 8,02 meter. Sehingga, BPBD mengeluarkan imbauan dini bagi masyarakat sekitar bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) agar tetap waspada.

    "Sekitar pukul 2 malam itu, sekitar 8,02 (ketinggian permukaan air Waduk Benanga) statusnya waspada. Kepada lurah-lurah sekitar DAS-nya Waduk Benanga agar tetap waspada," ucap Suwarso, Sabtu (25/10/2025).

    Ia menjelaskan, meluapnya air permukaan Waduk Benanga, berasal dari hulu menuju hilir. Limpasan air yang datang dari arah hulu seperti Desa Badak Mekar, Kabupaten Kukar dan Sungai Siring Samarinda.

    "Banjir tidak semata-mata akibat hujan di Samarinda saja, bisa jadi dari arah Badak Mekar atau dari Kukar," tegasnya.

    Langkah antisipasi, dia bilang, pihaknya sudah bersiaga dengan menurunkan pesonel BPBD dan relawan hingga peralatan jika sewaktu-waktu keadaan memburuk.

    Untuk itu, ia mengimbau seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di bantaran SKM lebih berhati-hati dalam beraktivitas. 

    "Tapi sekali lagi tidak perlu panik. Mudah-mudahan tidak ada hujan, itu hanya air limpasan ke Waduk Benanga dan segera surut," tandasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Waduk Benanga Samarinda Status Siaga, BPBD Imbau Masyarakat Bantaran SKM Waspada

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    25 Oktober 2025 pukul 20:28 WITA

    Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan Waduk Benanga Samarinda berstatus siaga. 

    Ketinggian permukaan air yang tercatat pada, Sabtu 25 Oktober mencapai 8,02 meter. Sehingga, BPBD mengeluarkan imbauan dini bagi masyarakat sekitar bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) agar tetap waspada.

    "Sekitar pukul 2 malam itu, sekitar 8,02 (ketinggian permukaan air Waduk Benanga) statusnya waspada. Kepada lurah-lurah sekitar DAS-nya Waduk Benanga agar tetap waspada," ucap Suwarso, Sabtu (25/10/2025).

    Ia menjelaskan, meluapnya air permukaan Waduk Benanga, berasal dari hulu menuju hilir. Limpasan air yang datang dari arah hulu seperti Desa Badak Mekar, Kabupaten Kukar dan Sungai Siring Samarinda.

    "Banjir tidak semata-mata akibat hujan di Samarinda saja, bisa jadi dari arah Badak Mekar atau dari Kukar," tegasnya.

    Langkah antisipasi, dia bilang, pihaknya sudah bersiaga dengan menurunkan pesonel BPBD dan relawan hingga peralatan jika sewaktu-waktu keadaan memburuk.

    Untuk itu, ia mengimbau seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di bantaran SKM lebih berhati-hati dalam beraktivitas. 

    "Tapi sekali lagi tidak perlu panik. Mudah-mudahan tidak ada hujan, itu hanya air limpasan ke Waduk Benanga dan segera surut," tandasnya. 

    (Sf/Rs)