Cari disini...
Seputar Kaltim
Foto Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari Dalam Rapat Paripurna. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari menjabarkan tiga prioritas pembangunan Paser 2026.
Penjabaran itu disampaikannya saat rapat paripurna yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Baling Seleloi DPRD Paser, Selasa (28/10/2025).
Dalam penyampaiannya, Ikhwan Antasari menyebut tema Rancangan Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Paser 2026 adalah penguatan pelayanan publik.
"Ini merupakan tindak lanjut dari tema di 2025," katanya, Selasa (28/20/2025).
Kata dia, hal tersebut dilaksanakan guna meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kualitas peningkatan pendidikan dan kesehatan untuk Paser yang sejahtera.
Ia menambahkan ada tiga prioritas pembangunan 2026, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik yang didukung infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan, peningkatan reformasi birokrasi dan kualitas SDM dan penguatan pondasi ekonomi berbasis karakteristik kewilayahan.
"Penyusunan perencanaan dan penganggaran 2026, kita harus memperhatikan evaluasi capaian kerja di 2024," tambahnya.
Ia berharap Badan Anggaran (Banggar) DPRD Paser bersama tim anggaran pemerintah daerah dapat mengagendakan rancangan APBD ini, sehingga persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Paser 2026 dapat disahkan menjadi perda sesuai waktu yang telah ditentukan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Foto Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari Dalam Rapat Paripurna. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari menjabarkan tiga prioritas pembangunan Paser 2026.
Penjabaran itu disampaikannya saat rapat paripurna yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Baling Seleloi DPRD Paser, Selasa (28/10/2025).
Dalam penyampaiannya, Ikhwan Antasari menyebut tema Rancangan Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Paser 2026 adalah penguatan pelayanan publik.
"Ini merupakan tindak lanjut dari tema di 2025," katanya, Selasa (28/20/2025).
Kata dia, hal tersebut dilaksanakan guna meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kualitas peningkatan pendidikan dan kesehatan untuk Paser yang sejahtera.
Ia menambahkan ada tiga prioritas pembangunan 2026, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik yang didukung infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan, peningkatan reformasi birokrasi dan kualitas SDM dan penguatan pondasi ekonomi berbasis karakteristik kewilayahan.
"Penyusunan perencanaan dan penganggaran 2026, kita harus memperhatikan evaluasi capaian kerja di 2024," tambahnya.
Ia berharap Badan Anggaran (Banggar) DPRD Paser bersama tim anggaran pemerintah daerah dapat mengagendakan rancangan APBD ini, sehingga persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Paser 2026 dapat disahkan menjadi perda sesuai waktu yang telah ditentukan.
(Sf/Lo)