Seputar Kaltim

    Wabup Paser Minta Lampu Asmaul Husna dan Sarana Kota Dibenahi Jelang Porprov Kaltim 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    19 Oktober 2026 pukul 21:36 WITA

    Kondisi jalan di Siring Kandilo Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menginstruksikan perbaikan dan pengaktifan kembali penerangan Asmaul Husna di sepanjang jalan Siring Kandilo guna mempercantik wajah Kota Tana Paser. 

    Langkah pembenahan itu menjadi salah satu prioritas utama daerah dalam menyambut perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan berlangsung pada 14–27 November 2026.

    Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari menyebut, keberadaan lampu hias Asmaul Husna di kawasan Siring Kandilo memiliki peran penting dalam membangun kesan pertama yang indah bagi para tamu daerah. 

    Pengoperasian kembali dekorasi keagamaan tersebut diharapkan dapat menghidupkan suasana malam kota, sekaligus memperkuat identitas religi Kabupaten Paser. 

    Pembenahan tata cahaya tidak hanya berpusat di kawasan Siring Kandilo, melainkan juga menyasar beberapa titik lain. Pemerintah daerah meminta pembenahan serta pengoperasian kembali lampu hias dan air mancur di kompleks Masjid Agung Nurul Falah Tana Paser, agar suasana pusat kota terlihat semakin menarik. 

    "Hal seperti ini harus dibenahi agar tamu daerah merasa nyaman dan memiliki kesamaan yang bagus terhadap Kabupaten Paser," kata Ikhwan Antasari, Senin (19/10/2026). 

    Selain itu, pembenahan infrastruktur penerangan umum juga menyasar fasilitas lalu lintas dan jalan raya. Sejumlah titik penerangan jalan yang padam serta lampu lalu lintas di persimpangan vital, seperti Simpang Lima dan Simpang Modang diinstruksikan untuk segera diperbaiki demi menjamin kenyamanan dan keselamatan berkendara.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser turut dikerahkan ke lapangan. Petugas diminta merapikan serta memangkas ranting-ranting pohon yang menjuntai di sepanjang ruas jalan utama agar pemandangan kota tampak bersih, rapi dan aman bagi pengguna jalan.

    "Ranting-ranting pohon yang menjuntai diberbagai jalan juga perlu dibersihkan agar terlihat rapi," tambahnya. 

    Pelaksanaan Porprov VIII Kaltim yang menyisakan wakth kurang dari satu bulan, penataan kota itu beriringan dengan upaya peningkatan promosi acara. Pemkab Paser mendorong percepatan pemasangan atribut seperti maskot, umbul-umbul, bendera, serta perbanyakan papan informasi jadwal pertandingan hingga ke pelosok desa.

    Promosi yang masif serta penataan kota dinilai sangat penting untuk menepis anggapan skeptis terkait kesiapan Paser sebagai tuan rumah. Penguatan publikasi diharapkan mampu memicu euforia masyarakat lokal, sekaligus menyambut kehadiran ribuan kontingen dari seluruh penjuru Kaltim.

    Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut diperkirakan bakal mendatangkan lebih dari 10 ribu pengunjung, mulai dari atlet, official, hingga suporter. Momen penataan kota dan kehadiran ribuan tamu dimanfaatkan Pemkab Paser untuk mengukuhkan posisi daerah sebagai destinasi sport tourism. 

    Sektor ekonomi warga turut disiapkan untuk menyambut gairah pesta olahraga ini. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Paser diminta menata zonasi pedagang dan pelaku UMKM secara tertib, termasuk menyediakan cendera mata resmi khas Paser bagi para wisatawan dan kontingen.

    "Momentum porprov harus dinikmati seluruh pelaku usaha. Merchandise resmi juga perlu disiapkan agar tamu daerah membawa kenangan yang baik," tutupnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Wabup Paser Minta Lampu Asmaul Husna dan Sarana Kota Dibenahi Jelang Porprov Kaltim 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    19 Oktober 2026 pukul 21:36 WITA

    Kondisi jalan di Siring Kandilo Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menginstruksikan perbaikan dan pengaktifan kembali penerangan Asmaul Husna di sepanjang jalan Siring Kandilo guna mempercantik wajah Kota Tana Paser. 

    Langkah pembenahan itu menjadi salah satu prioritas utama daerah dalam menyambut perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan berlangsung pada 14–27 November 2026.

    Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari menyebut, keberadaan lampu hias Asmaul Husna di kawasan Siring Kandilo memiliki peran penting dalam membangun kesan pertama yang indah bagi para tamu daerah. 

    Pengoperasian kembali dekorasi keagamaan tersebut diharapkan dapat menghidupkan suasana malam kota, sekaligus memperkuat identitas religi Kabupaten Paser. 

    Pembenahan tata cahaya tidak hanya berpusat di kawasan Siring Kandilo, melainkan juga menyasar beberapa titik lain. Pemerintah daerah meminta pembenahan serta pengoperasian kembali lampu hias dan air mancur di kompleks Masjid Agung Nurul Falah Tana Paser, agar suasana pusat kota terlihat semakin menarik. 

    "Hal seperti ini harus dibenahi agar tamu daerah merasa nyaman dan memiliki kesamaan yang bagus terhadap Kabupaten Paser," kata Ikhwan Antasari, Senin (19/10/2026). 

    Selain itu, pembenahan infrastruktur penerangan umum juga menyasar fasilitas lalu lintas dan jalan raya. Sejumlah titik penerangan jalan yang padam serta lampu lalu lintas di persimpangan vital, seperti Simpang Lima dan Simpang Modang diinstruksikan untuk segera diperbaiki demi menjamin kenyamanan dan keselamatan berkendara.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser turut dikerahkan ke lapangan. Petugas diminta merapikan serta memangkas ranting-ranting pohon yang menjuntai di sepanjang ruas jalan utama agar pemandangan kota tampak bersih, rapi dan aman bagi pengguna jalan.

    "Ranting-ranting pohon yang menjuntai diberbagai jalan juga perlu dibersihkan agar terlihat rapi," tambahnya. 

    Pelaksanaan Porprov VIII Kaltim yang menyisakan wakth kurang dari satu bulan, penataan kota itu beriringan dengan upaya peningkatan promosi acara. Pemkab Paser mendorong percepatan pemasangan atribut seperti maskot, umbul-umbul, bendera, serta perbanyakan papan informasi jadwal pertandingan hingga ke pelosok desa.

    Promosi yang masif serta penataan kota dinilai sangat penting untuk menepis anggapan skeptis terkait kesiapan Paser sebagai tuan rumah. Penguatan publikasi diharapkan mampu memicu euforia masyarakat lokal, sekaligus menyambut kehadiran ribuan kontingen dari seluruh penjuru Kaltim.

    Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut diperkirakan bakal mendatangkan lebih dari 10 ribu pengunjung, mulai dari atlet, official, hingga suporter. Momen penataan kota dan kehadiran ribuan tamu dimanfaatkan Pemkab Paser untuk mengukuhkan posisi daerah sebagai destinasi sport tourism. 

    Sektor ekonomi warga turut disiapkan untuk menyambut gairah pesta olahraga ini. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Paser diminta menata zonasi pedagang dan pelaku UMKM secara tertib, termasuk menyediakan cendera mata resmi khas Paser bagi para wisatawan dan kontingen.

    "Momentum porprov harus dinikmati seluruh pelaku usaha. Merchandise resmi juga perlu disiapkan agar tamu daerah membawa kenangan yang baik," tutupnya. 

    (Sf/Lo)