Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi saat menyampaikan sambutan pada Rapat Pengendalian Operasional Radalok ke-2 Tahun Anggaran 2026. (Foto:Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) disiplin menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan tepat waktu melalui aplikasi Etam Kinerja V-1.
Hal itu disampaikan Mahyunadi dalam Rapat Pengendalian Operasional Radalok ke-2 Tahun Anggaran 2026, Selasa (12/5/2026), sebagai upaya memperkuat pengawasan pelaksanaan pembangunan daerah.
“Saya menegaskan kepada seluruh kepala perangkat daerah agar wajib menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan setiap bulan secara disiplin, tepat waktu, dan sesuai kondisi riil di lapangan melalui aplikasi Etam Kinerja,” tegas Mahyunadi.
Menurutnya, data yang tepat dan akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan evaluasi pembangunan daerah.
Ia mengatakan, melalui dashboard pimpinan dalam aplikasi Etam Kinerja, perkembangan pelaksanaan kegiatan seluruh perangkat daerah dapat dipantau secara real time.
“Jadi Bupati dan Wakil Bupati nanti di ruangannya dikasih dashboard. Kita pantau kinerja seluruh perangkat daerah ini berdasarkan target yang telah disusun oleh bapak-bapak dan ibu-ibu sendiri,” katanya.
Ia juga menyoroti banyaknya pekerjaan fisik melalui skema penunjukan langsung dan pengadaan langsung (PLPL) yang menuai protes masyarakat karena dinilai tidak sesuai spesifikasi.
“Laporan saya ratusan. Laporan di Wakil Bupati ratusan pekerjaan fisik PLPL yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya,” ungkapnya.
Karena itu, Mahyunadi meminta seluruh kepala perangkat daerah lebih disiplin, responsif, transparan, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan data maupun laporan pelaksanaan kegiatan.
"Setiap pembaruan data yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi pimpinan dalam mengukur kinerja perangkat daerah, efektivitas program, serta komitmen mendukung percepatan pembangunan di Kutim," pungkasnya.
(Sf/RS)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi saat menyampaikan sambutan pada Rapat Pengendalian Operasional Radalok ke-2 Tahun Anggaran 2026. (Foto:Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) disiplin menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan tepat waktu melalui aplikasi Etam Kinerja V-1.
Hal itu disampaikan Mahyunadi dalam Rapat Pengendalian Operasional Radalok ke-2 Tahun Anggaran 2026, Selasa (12/5/2026), sebagai upaya memperkuat pengawasan pelaksanaan pembangunan daerah.
“Saya menegaskan kepada seluruh kepala perangkat daerah agar wajib menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan setiap bulan secara disiplin, tepat waktu, dan sesuai kondisi riil di lapangan melalui aplikasi Etam Kinerja,” tegas Mahyunadi.
Menurutnya, data yang tepat dan akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan evaluasi pembangunan daerah.
Ia mengatakan, melalui dashboard pimpinan dalam aplikasi Etam Kinerja, perkembangan pelaksanaan kegiatan seluruh perangkat daerah dapat dipantau secara real time.
“Jadi Bupati dan Wakil Bupati nanti di ruangannya dikasih dashboard. Kita pantau kinerja seluruh perangkat daerah ini berdasarkan target yang telah disusun oleh bapak-bapak dan ibu-ibu sendiri,” katanya.
Ia juga menyoroti banyaknya pekerjaan fisik melalui skema penunjukan langsung dan pengadaan langsung (PLPL) yang menuai protes masyarakat karena dinilai tidak sesuai spesifikasi.
“Laporan saya ratusan. Laporan di Wakil Bupati ratusan pekerjaan fisik PLPL yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya,” ungkapnya.
Karena itu, Mahyunadi meminta seluruh kepala perangkat daerah lebih disiplin, responsif, transparan, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan data maupun laporan pelaksanaan kegiatan.
"Setiap pembaruan data yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi pimpinan dalam mengukur kinerja perangkat daerah, efektivitas program, serta komitmen mendukung percepatan pembangunan di Kutim," pungkasnya.
(Sf/RS)