Seputar Kaltim

    Wabup Mahyunadi Lepas 29 Wartawan Kutim ke Porwada 2025 di Bontang

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, secara resmi melepas 29 wartawan Kutim yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2025 di Kota Bontang. (foto: lisda/seputarfakta.com

    Sangatta - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, melepas 29 wartawan dari berbagai media di Kutim untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2025 yang akan digelar di Kota Bontang.

    Mereka akan bertanding dalam delapan cabang olahraga dalam ajang tahunan antarwartawan se-Kalimantan Timur.

    Para jurnalis yang tergabung dalam organisasi seperti PWI, AJKT, SMSI, dan JMSI ini akan bertanding di delapan cabang, yakni futsal, biliar, bulutangkis, atletik, tenis meja, e-sport, domino, serta lomba karya jurnalistik berupa tulisan, video, dan fotografi.

    Ketua PWI Kutim, H Wardi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang menjelang Porwada 2025.

    “Kami sudah latihan dan seleksi untuk Porwada di Bontang. Ini adalah Porwada ketiga setelah dua kali di Samarinda,” ujar Wardi saat saat menyampaikan laporannya, Kamis (16/10/2025).

    Ia menegaskan seluruh peserta telah memenuhi syarat utama, yaitu lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW), karena Porwada juga menjadi tahap seleksi menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

    “Peserta tidak hanya berasal dari PWI, tapi juga dari AJKT dan organisasi lainnya. Namun semuanya wajib sudah mengikuti UKW sebagai syarat utama untuk mengikuti Porwada maupun Porwanas,” jelasnya.

    Wardi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kutim dan KONI Kutim yang telah memberikan bantuan baik secara moril maupun material.

    Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada para wartawan yang akan bertanding.

    “Saya merasa bahagia dan bangga karena ternyata banyak wartawan kita yang juga atlet. Ini menunjukkan bahwa insan pers di Kutim tidak hanya aktif di dunia jurnalistik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga,” kata Mahyunadi.

    Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti Porwada tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers.

    “Melalui olahraga, komunikasi antara pemerintah dan wartawan bisa terjalin lebih erat. Kita bisa sparing partner ke depan, baik itu di tenis, bulutangkis, atau olahraga lainnya. Ini juga bagian dari membangun keseimbangan dan keharmonisan,” ucapnya.

    Ia berharap wartawan Kutim mampu membawa pulang prestasi, seperti ajang sebelumnya. Porwada 2025 juga menjadi momen silaturahmi dan bukti bahwa wartawan bisa berprestasi di bidang lain selain jurnalistik.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wabup Mahyunadi Lepas 29 Wartawan Kutim ke Porwada 2025 di Bontang

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, secara resmi melepas 29 wartawan Kutim yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2025 di Kota Bontang. (foto: lisda/seputarfakta.com

    Sangatta - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, melepas 29 wartawan dari berbagai media di Kutim untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2025 yang akan digelar di Kota Bontang.

    Mereka akan bertanding dalam delapan cabang olahraga dalam ajang tahunan antarwartawan se-Kalimantan Timur.

    Para jurnalis yang tergabung dalam organisasi seperti PWI, AJKT, SMSI, dan JMSI ini akan bertanding di delapan cabang, yakni futsal, biliar, bulutangkis, atletik, tenis meja, e-sport, domino, serta lomba karya jurnalistik berupa tulisan, video, dan fotografi.

    Ketua PWI Kutim, H Wardi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang menjelang Porwada 2025.

    “Kami sudah latihan dan seleksi untuk Porwada di Bontang. Ini adalah Porwada ketiga setelah dua kali di Samarinda,” ujar Wardi saat saat menyampaikan laporannya, Kamis (16/10/2025).

    Ia menegaskan seluruh peserta telah memenuhi syarat utama, yaitu lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW), karena Porwada juga menjadi tahap seleksi menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

    “Peserta tidak hanya berasal dari PWI, tapi juga dari AJKT dan organisasi lainnya. Namun semuanya wajib sudah mengikuti UKW sebagai syarat utama untuk mengikuti Porwada maupun Porwanas,” jelasnya.

    Wardi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kutim dan KONI Kutim yang telah memberikan bantuan baik secara moril maupun material.

    Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada para wartawan yang akan bertanding.

    “Saya merasa bahagia dan bangga karena ternyata banyak wartawan kita yang juga atlet. Ini menunjukkan bahwa insan pers di Kutim tidak hanya aktif di dunia jurnalistik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga,” kata Mahyunadi.

    Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti Porwada tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers.

    “Melalui olahraga, komunikasi antara pemerintah dan wartawan bisa terjalin lebih erat. Kita bisa sparing partner ke depan, baik itu di tenis, bulutangkis, atau olahraga lainnya. Ini juga bagian dari membangun keseimbangan dan keharmonisan,” ucapnya.

    Ia berharap wartawan Kutim mampu membawa pulang prestasi, seperti ajang sebelumnya. Porwada 2025 juga menjadi momen silaturahmi dan bukti bahwa wartawan bisa berprestasi di bidang lain selain jurnalistik.

    (Sf/Rs)