Seputar Kaltim

    Wabup Kutim Soroti Warga Masih Kesulitan Ekonomi, Dinas Sosial Diminta Lebih Aktif

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    17 Oktober 2025 pukul 09:57 WITA

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (foto: lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta, Kutai Timur – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menegaskan pentingnya peran aktif Dinas Sosial dan para ketua RT dalam mendata dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.

    Mahyunadi menyampaikan, saat ini masih ada masyarakat yang kekurangan dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

    Menurutnya, kemiskinan bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga tentang akses masyarakat terhadap layanan sosial yang belum merata.

    "Ini PR bagi kita semua, Bagi para perangkat daerah terutama Dinas Sosial." ujar Mahyunadi.

    Ia menekankan perlunya koordinasi secara rutin dengan seluruh RT yang ada di Kutim. Setiap RT wajib melaporkan warga yang tidak terlayani dengan baik, yang tidak memiliki penghasilan, maupun yang mengalami kesulitan ekonomi.

    "Laporan ini sangat penting agar pemerintah dapat memberikan penanganan yang tepat," tambahnya.

    Lebih lanjut, Mahyunadi menyampaikan bahwa Kutim memiliki sumber dana kuat dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) yang berhasil mengumpulkan zakat hingga Rp13 miliar per tahun dari seluruh penyetor, termasuk pegawai negeri dan tenaga honorer.

    Dana ini dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk modal usaha, tapi juga untuk prioritas utama yakni membantu fakir miskin.

    "Melalui dana Baznas dan bantuan sosial lainnya, kita bisa menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," jelasnya.

    Mahyunadi berharap dengan koordinasi yang baik dan pemanfaatan dana yang tepat, kepercayaan dan keakraban antara masyarakat dan pemerintah akan semakin terjalin, sehingga pembangunan di Kutim dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh lapisan masyarakat.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wabup Kutim Soroti Warga Masih Kesulitan Ekonomi, Dinas Sosial Diminta Lebih Aktif

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    17 Oktober 2025 pukul 09:57 WITA

    Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (foto: lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta, Kutai Timur – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menegaskan pentingnya peran aktif Dinas Sosial dan para ketua RT dalam mendata dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.

    Mahyunadi menyampaikan, saat ini masih ada masyarakat yang kekurangan dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

    Menurutnya, kemiskinan bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga tentang akses masyarakat terhadap layanan sosial yang belum merata.

    "Ini PR bagi kita semua, Bagi para perangkat daerah terutama Dinas Sosial." ujar Mahyunadi.

    Ia menekankan perlunya koordinasi secara rutin dengan seluruh RT yang ada di Kutim. Setiap RT wajib melaporkan warga yang tidak terlayani dengan baik, yang tidak memiliki penghasilan, maupun yang mengalami kesulitan ekonomi.

    "Laporan ini sangat penting agar pemerintah dapat memberikan penanganan yang tepat," tambahnya.

    Lebih lanjut, Mahyunadi menyampaikan bahwa Kutim memiliki sumber dana kuat dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) yang berhasil mengumpulkan zakat hingga Rp13 miliar per tahun dari seluruh penyetor, termasuk pegawai negeri dan tenaga honorer.

    Dana ini dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk modal usaha, tapi juga untuk prioritas utama yakni membantu fakir miskin.

    "Melalui dana Baznas dan bantuan sosial lainnya, kita bisa menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," jelasnya.

    Mahyunadi berharap dengan koordinasi yang baik dan pemanfaatan dana yang tepat, kepercayaan dan keakraban antara masyarakat dan pemerintah akan semakin terjalin, sehingga pembangunan di Kutim dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh lapisan masyarakat.

    (Sf/Rs)