Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)
Sangatta– Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menekankan pentingnya mengeksplorasi dan mempromosikan potensi desa-desa di Kutim yang selama ini dinilai belum tergarap secara maksimal.
Menurutnya, banyak potensi unggulan di desa, baik dari sektor pariwisata maupun ekonomi kerakyatan, yang belum mendapatkan perhatian promosi yang memadai.
"Desa kita memiliki banyak potensi. Namun, potensi tersebut belum tereksplorasi dengan baik. Di beberapa papan promosi media, kabupaten-kabupaten lain muncul, tetapi Kutai Timur justru tidak terlihat. Inilah yang perlu kita perbaiki," ujar Mahyunadi usai menghadiri kegiatan Explore Potensi Desa Kutim 2025 pada Senin, (19/5/2025).
ia menegaskan bahwa pemuda harus menjadi penggerak utama pembangunan daerah, namun tetap memerlukan dorongan dan fasilitasi dari pemerintah.
“Pemuda harus didorong untuk bergerak, dan yang memiliki peran mendorong mereka adalah pemerintah. Bahkan pemuda yang malas pun bisa ikut bergerak jika ada dorongan, apalagi yang sudah aktif sejak awal,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa jika promosi dilakukan dengan tepat, potensi desa akan mampu menarik investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Semua semua potensinya baik wisata maupun usaha,nanti akan menarik minat investor, meraka akan menanamkan modal di Kutai Timur, sehingga fiskal yang berputar di daerah ini akan semakin besar, dan usaha-usaha, baik UMKM maupun usaha lainnya, dapat berkembang di Kutai Timur,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti peluang besar yang dimiliki Kutai Timur di tengah bonus demografi dan posisi strategis yang dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN).
"Kita memiliki banyak keunggulan: pantai yang panjang, tanah subur, batubara melimpah, lokasi dekat IKN, serta akses tol. Tinggal bagaimana kita meningkatkan kualitas SDM agar pembangunan yang tangguh dan berdaya saing dapat terwujud," katanya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)
Sangatta– Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menekankan pentingnya mengeksplorasi dan mempromosikan potensi desa-desa di Kutim yang selama ini dinilai belum tergarap secara maksimal.
Menurutnya, banyak potensi unggulan di desa, baik dari sektor pariwisata maupun ekonomi kerakyatan, yang belum mendapatkan perhatian promosi yang memadai.
"Desa kita memiliki banyak potensi. Namun, potensi tersebut belum tereksplorasi dengan baik. Di beberapa papan promosi media, kabupaten-kabupaten lain muncul, tetapi Kutai Timur justru tidak terlihat. Inilah yang perlu kita perbaiki," ujar Mahyunadi usai menghadiri kegiatan Explore Potensi Desa Kutim 2025 pada Senin, (19/5/2025).
ia menegaskan bahwa pemuda harus menjadi penggerak utama pembangunan daerah, namun tetap memerlukan dorongan dan fasilitasi dari pemerintah.
“Pemuda harus didorong untuk bergerak, dan yang memiliki peran mendorong mereka adalah pemerintah. Bahkan pemuda yang malas pun bisa ikut bergerak jika ada dorongan, apalagi yang sudah aktif sejak awal,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa jika promosi dilakukan dengan tepat, potensi desa akan mampu menarik investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Semua semua potensinya baik wisata maupun usaha,nanti akan menarik minat investor, meraka akan menanamkan modal di Kutai Timur, sehingga fiskal yang berputar di daerah ini akan semakin besar, dan usaha-usaha, baik UMKM maupun usaha lainnya, dapat berkembang di Kutai Timur,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti peluang besar yang dimiliki Kutai Timur di tengah bonus demografi dan posisi strategis yang dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN).
"Kita memiliki banyak keunggulan: pantai yang panjang, tanah subur, batubara melimpah, lokasi dekat IKN, serta akses tol. Tinggal bagaimana kita meningkatkan kualitas SDM agar pembangunan yang tangguh dan berdaya saing dapat terwujud," katanya.
(Sf/Rs)