Seputar Kaltim

    Wabup Kutim Kunjungi Kantor Baru BNK, Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba

    Penulis:*/Lisda|Redaktur:Maruly Z
    14 Maret 2025 pukul 09:50 WITA

    Wabup Kutim, Mahyunadi (kelima dari kirim) disela kunjungannya berfoto bersama pimpinan dan staf BNK. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, mengadakan kunjungan kerja ke kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutim untuk mengecek kantor baru. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kutai Timur.
    "Pagi ini saya senang sekali bisa berada di sini mengunjungi kantor BNK yang baru dan sangat modern. Mudah-mudahan dengan semangat baru, BNK juga bisa memberikan kinerja yang lebih maksimal lagi," ungkap Mahyunadi. 
    Ia menambahkan bahwa kedatangannya ini adalah kunjungan pertama ke kantor setelah dirinya dilantik sebagai Wakil Bupati Kutai Timur. Mahyunadi juga menekankan pentingnya koordinasi dalam pemberantasan narkoba, dan kedatangannya kali ini merupakan undangan dari Kepala BNK, Sarwono. "Beberapa waktu yang lalu saya berkoordinasi dengan banyak kepala dinas, tetapi untuk BNK, karena ada inisiatif Pak Sarwono untuk mengundang saya, saya rasa saya perlu hadir di BNK ini," jelasnya.
    Sebagai garda terdepan dalam pemberantasan narkoba, BNK Kutai Timur, yang kemungkinan akan berubah nama menjadi BNKK, diharapkan dapat bekerja lebih maksimal. "BNK sendiri yang mungkin nanti akan berubah nama menjadi BNKK, merupakan garda terdepan, ujung tombak dalam pemberantasan narkoba," tegas Mahyunadi.
    Mahyunadi juga menambahkan bahwa pemberantasan narkoba harus didukung oleh kebijakan stakeholder yang memiliki etos kerja maksimal serta fasilitas yang memadai. "Tentunya ini harus didukung dan ditunjang oleh kebijakan-kebijakan stakeholder yang memiliki etos kerja maksimal untuk bisa memberantas narkoba, serta ditunjang dengan fasilitas-fasilitas yang memadai agar kinerja bisa lebih dimaksimalkan lagi," tambahnya.
    Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk memberikan semangat dan dukungan kepada BNK Kabupaten Kutim agar semakin bersemangat dalam menjalankan tugasnya. "Untuk itu, saya perlu ke sini untuk memberi semangat dan memberikan dukungan kepada BNK Kabupaten Kutai Timur agar lebih semangat lagi bekerja. Kalau ada kendala, ayo kita bicarakan di mana kendalanya," ajak Mahyunadi.
    Ia juga mengimbau agar masalah penyalahgunaan narkoba di Kutai Timur bisa segera diatasi dengan mencari tahu faktor penyebab utama dan solusi yang tepat. "Kita cari variabel-variabelnya, kita cari indikator-indikatornya, dan identifikasi penyebab narkoba itu besar beredar di Kutai Timur," tandasnya.
    Dengan adanya dukungan ini, Mahyunadi berharap pemberantasan narkoba di Kutai Timur dapat lebih efektif dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

    (Sf/Mr)

    Seputar Kaltim

    Wabup Kutim Kunjungi Kantor Baru BNK, Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba

    Penulis:*/Lisda|Redaktur:Maruly Z
    14 Maret 2025 pukul 09:50 WITA

    Wabup Kutim, Mahyunadi (kelima dari kirim) disela kunjungannya berfoto bersama pimpinan dan staf BNK. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, mengadakan kunjungan kerja ke kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutim untuk mengecek kantor baru. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kutai Timur.
    "Pagi ini saya senang sekali bisa berada di sini mengunjungi kantor BNK yang baru dan sangat modern. Mudah-mudahan dengan semangat baru, BNK juga bisa memberikan kinerja yang lebih maksimal lagi," ungkap Mahyunadi. 
    Ia menambahkan bahwa kedatangannya ini adalah kunjungan pertama ke kantor setelah dirinya dilantik sebagai Wakil Bupati Kutai Timur. Mahyunadi juga menekankan pentingnya koordinasi dalam pemberantasan narkoba, dan kedatangannya kali ini merupakan undangan dari Kepala BNK, Sarwono. "Beberapa waktu yang lalu saya berkoordinasi dengan banyak kepala dinas, tetapi untuk BNK, karena ada inisiatif Pak Sarwono untuk mengundang saya, saya rasa saya perlu hadir di BNK ini," jelasnya.
    Sebagai garda terdepan dalam pemberantasan narkoba, BNK Kutai Timur, yang kemungkinan akan berubah nama menjadi BNKK, diharapkan dapat bekerja lebih maksimal. "BNK sendiri yang mungkin nanti akan berubah nama menjadi BNKK, merupakan garda terdepan, ujung tombak dalam pemberantasan narkoba," tegas Mahyunadi.
    Mahyunadi juga menambahkan bahwa pemberantasan narkoba harus didukung oleh kebijakan stakeholder yang memiliki etos kerja maksimal serta fasilitas yang memadai. "Tentunya ini harus didukung dan ditunjang oleh kebijakan-kebijakan stakeholder yang memiliki etos kerja maksimal untuk bisa memberantas narkoba, serta ditunjang dengan fasilitas-fasilitas yang memadai agar kinerja bisa lebih dimaksimalkan lagi," tambahnya.
    Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk memberikan semangat dan dukungan kepada BNK Kabupaten Kutim agar semakin bersemangat dalam menjalankan tugasnya. "Untuk itu, saya perlu ke sini untuk memberi semangat dan memberikan dukungan kepada BNK Kabupaten Kutai Timur agar lebih semangat lagi bekerja. Kalau ada kendala, ayo kita bicarakan di mana kendalanya," ajak Mahyunadi.
    Ia juga mengimbau agar masalah penyalahgunaan narkoba di Kutai Timur bisa segera diatasi dengan mencari tahu faktor penyebab utama dan solusi yang tepat. "Kita cari variabel-variabelnya, kita cari indikator-indikatornya, dan identifikasi penyebab narkoba itu besar beredar di Kutai Timur," tandasnya.
    Dengan adanya dukungan ini, Mahyunadi berharap pemberantasan narkoba di Kutai Timur dapat lebih efektif dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

    (Sf/Mr)