Seputar Kaltim

    Wabup Berau Dorong Sinergi Program Pencegahan Narkoba di Tingkat Desa

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    17 Desember 2025 pukul 17:28 WITA

    Foto bersama saat kegiatan asistensi program Desa Bersih Narkoba dan IBM yang berlangsung di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau, Rabu (17/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BNK Berau, dan BNNP Kalimantan Timur dalam penanggulangan narkoba. Hal ini disampaikan dalam kegiatan asistensi program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang berlangsung di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau, Rabu (17/12/2025).

    "Persoalan narkoba bukanlah hal yang sepele dan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kami berupaya bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan melaksanakan program terpadu," ujar Gamalis.

    Ia pun menjelaskan bahwa program Desa Bersinar merupakan inisiatif strategis BNN untuk menjadikan desa atau kelurahan sebagai garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sebagaimana diatur dalam Peraturan BNN RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Desa Bersih Narkoba. 

    Dimana, pendekatan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) digunakan untuk menangani penyalahgunaan narkotika kategori ringan, dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

    "Peran aktif perangkat kelurahan dan kampung, serta seluruh komponen masyarakat, sangat diperlukan. Sasaran program ini meliputi penyalahgunaan narkotika, agen pemulihan keluarga, masyarakat yang peduli pada rehabilitasi, dan perangkat lokal sebagai potensi tumbuh kembang IBM," tuturnya.

    Selain itu, Wakil Bupati juga melaporkan sejumlah aktivitas P4GN di Kabupaten Berau. Pada 2022, Pemkab Berau mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb. Sepanjang tahun 2025, sosialisasi P4GN telah dilakukan di tujuh kecamatan, yaitu Biduk-Biduk, Batu Putih, Biatan, Tabalar, Pulau Derawan, Segah, dan Labanan Makmur, masing-masing dihadiri sekitar 100 peserta. 

    "Tes urin untuk karyawan perusahaan, pelajar, dan pegawai di Kantor Perwakilan Berau juga rutin dilaksanakan sebagai langkah pencegahan," tambahnya.

    Oleh karena itu, dirinya pun mendorong percepatan pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Berau menjadi prioritas, bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga memperkuat program pencegahan dan rehabilitasi.

    "Kami terus mendorong percepatan pembentukan BNNK dengan koordinasi BNNP Kaltim. Kami mohon doa dan dukungan agar pembangunan BNNK Berau terlaksana sesuai target dan dapat segera kita manfaatkan," ujarnya.

    Terakhir, Gamalis berharap dengan adanya program Desa Bersinar dan IBM masyarakat dapat lebih berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas terhadap penyalahgunaan narkotika.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Wabup Berau Dorong Sinergi Program Pencegahan Narkoba di Tingkat Desa

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    17 Desember 2025 pukul 17:28 WITA

    Foto bersama saat kegiatan asistensi program Desa Bersih Narkoba dan IBM yang berlangsung di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau, Rabu (17/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BNK Berau, dan BNNP Kalimantan Timur dalam penanggulangan narkoba. Hal ini disampaikan dalam kegiatan asistensi program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang berlangsung di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau, Rabu (17/12/2025).

    "Persoalan narkoba bukanlah hal yang sepele dan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kami berupaya bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan melaksanakan program terpadu," ujar Gamalis.

    Ia pun menjelaskan bahwa program Desa Bersinar merupakan inisiatif strategis BNN untuk menjadikan desa atau kelurahan sebagai garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sebagaimana diatur dalam Peraturan BNN RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Desa Bersih Narkoba. 

    Dimana, pendekatan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) digunakan untuk menangani penyalahgunaan narkotika kategori ringan, dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

    "Peran aktif perangkat kelurahan dan kampung, serta seluruh komponen masyarakat, sangat diperlukan. Sasaran program ini meliputi penyalahgunaan narkotika, agen pemulihan keluarga, masyarakat yang peduli pada rehabilitasi, dan perangkat lokal sebagai potensi tumbuh kembang IBM," tuturnya.

    Selain itu, Wakil Bupati juga melaporkan sejumlah aktivitas P4GN di Kabupaten Berau. Pada 2022, Pemkab Berau mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb. Sepanjang tahun 2025, sosialisasi P4GN telah dilakukan di tujuh kecamatan, yaitu Biduk-Biduk, Batu Putih, Biatan, Tabalar, Pulau Derawan, Segah, dan Labanan Makmur, masing-masing dihadiri sekitar 100 peserta. 

    "Tes urin untuk karyawan perusahaan, pelajar, dan pegawai di Kantor Perwakilan Berau juga rutin dilaksanakan sebagai langkah pencegahan," tambahnya.

    Oleh karena itu, dirinya pun mendorong percepatan pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Berau menjadi prioritas, bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga memperkuat program pencegahan dan rehabilitasi.

    "Kami terus mendorong percepatan pembentukan BNNK dengan koordinasi BNNP Kaltim. Kami mohon doa dan dukungan agar pembangunan BNNK Berau terlaksana sesuai target dan dapat segera kita manfaatkan," ujarnya.

    Terakhir, Gamalis berharap dengan adanya program Desa Bersinar dan IBM masyarakat dapat lebih berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas terhadap penyalahgunaan narkotika.

    (Sf/Rs)