Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim
Dokter spesialis kandungan di RS Amalia Bontang, Fakhruzzabadi, saat menjelaskan kondisi pasien yang diduga mengalami kondiloma atau kutil kelamin. (Foto: Tangkap Layar)
Bontang - Sebuah video percakapan antara dokter kandungan dan seorang pasien remaja menjadi perbincangan luas di Kota Bontang.
Video yang diunggah melalui akun TikTok dr. Badi, SpOG itu telah ditonton jutaan kali dan memicu perhatian publik terhadap isu kesehatan reproduksi di kalangan pelajar.
Dalam video tersebut, Dokter Spesialis Kandungan di RS Amalia Bontang, Fakhruzzabadi menjelaskan kondisi pasien yang diduga mengalami kondiloma atau kutil kelamin yang dikenal juga dengan istilah “jengger ayam”. Penyakit ini merupakan infeksi menular seksual akibat virus Human Papillomavirus (HPV).
Ia menjelaskan kutil kelamin dapat menyebar cukup luas pada area organ intim, bahkan hingga mendekati anus. Penularannya terjadi melalui hubungan seksual, sehingga penting untuk melakukan penanganan menyeluruh, termasuk pada pasangan pasien.
“Ini bisa menyebar dari dalam sampai luar, bahkan sampai dekat anus. Penularannya memang dari hubungan seks. Kalau masih ada pacarnya, suruh pacarnya berobat juga,” ujarnya dalam video.
Dalam percakapan tersebut juga terungkap bahwa pasien diketahui masih berusia remaja dan berstatus siswa. Fakta ini memicu keprihatinan masyarakat terkait pergaulan remaja serta rendahnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi.
Dokter yang akrab disapa Badi itu menambahkan, penanganan medis dapat dilakukan melalui tindakan laser untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi. Namun karena pasien masih di bawah umur, tindakan tersebut wajib mendapat persetujuan orang tua atau keluarga inti.
“Harus ada orang tua atau minimal kakak kandung untuk tanda tangan persetujuan tindakan. Tidak bisa diwakilkan oleh teman,” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, peran orang tua, serta pengawasan terhadap pergaulan remaja di era digital.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim

Dokter spesialis kandungan di RS Amalia Bontang, Fakhruzzabadi, saat menjelaskan kondisi pasien yang diduga mengalami kondiloma atau kutil kelamin. (Foto: Tangkap Layar)
Bontang - Sebuah video percakapan antara dokter kandungan dan seorang pasien remaja menjadi perbincangan luas di Kota Bontang.
Video yang diunggah melalui akun TikTok dr. Badi, SpOG itu telah ditonton jutaan kali dan memicu perhatian publik terhadap isu kesehatan reproduksi di kalangan pelajar.
Dalam video tersebut, Dokter Spesialis Kandungan di RS Amalia Bontang, Fakhruzzabadi menjelaskan kondisi pasien yang diduga mengalami kondiloma atau kutil kelamin yang dikenal juga dengan istilah “jengger ayam”. Penyakit ini merupakan infeksi menular seksual akibat virus Human Papillomavirus (HPV).
Ia menjelaskan kutil kelamin dapat menyebar cukup luas pada area organ intim, bahkan hingga mendekati anus. Penularannya terjadi melalui hubungan seksual, sehingga penting untuk melakukan penanganan menyeluruh, termasuk pada pasangan pasien.
“Ini bisa menyebar dari dalam sampai luar, bahkan sampai dekat anus. Penularannya memang dari hubungan seks. Kalau masih ada pacarnya, suruh pacarnya berobat juga,” ujarnya dalam video.
Dalam percakapan tersebut juga terungkap bahwa pasien diketahui masih berusia remaja dan berstatus siswa. Fakta ini memicu keprihatinan masyarakat terkait pergaulan remaja serta rendahnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi.
Dokter yang akrab disapa Badi itu menambahkan, penanganan medis dapat dilakukan melalui tindakan laser untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi. Namun karena pasien masih di bawah umur, tindakan tersebut wajib mendapat persetujuan orang tua atau keluarga inti.
“Harus ada orang tua atau minimal kakak kandung untuk tanda tangan persetujuan tindakan. Tidak bisa diwakilkan oleh teman,” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, peran orang tua, serta pengawasan terhadap pergaulan remaja di era digital.
(Sf/Lo)