Cari disini...
Seputar Kaltim
Jalan Sebemban, Kecamatan Muara Wis, Kukar. (Foto:Tangkapan Layar)
Tenggarong - Kondisi alan penghubung Dusun Kuyung, Desa Sebemban dengan dua desa, yakni Desa Labak Mantan dan Lebak Cilong, Kecamatan Muara Wis menjadi semakin rusak berat.
Kerusakan jalan ini pun ramai diperbincangkan setelah ada unggahan video tersebut viral di media sosial Facebook.
Warga, Rendi mengatakan jalan tersebut terakhir kali tersentuh proyek pada 2018 dengan perawatan perbaikan poros jalan menggunakan sistem Soil Stabilizer.
Namun seiring berjalannya waktu, jalan tersebut habis terkikis dan hingga kini dengan intensitas hujan yang tinggi, jalan tersebut menjadi berlumpur dan susah untuk dilewati masyarakat.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur mengatakan panjang jalan yang rusak itu sekitar tujuh Kilometer (Km). Jalan berlumpur tersebut kini sulit untuk dilalui oleh masyarakat.
"Kalau untuk jalur alrernatif, warga setempat hanya bisa lewat jalur air menggunakan kapal feri," kata Fadhli, Jumat (10/1/2024).
Kata dia, sejak 2018 jalan itu belum mendapat perbaikan hingga sekarang. "Memang kami sering memperbaiki jalan itu bersama pemerintah desa, tapi karena curah hujan yang tinggi, makanya kondisinya semakin becek sekali itu, seperti di Facebook itu," ujarnya.
Sebelum perbaikan jalan, ada tiga titik jembatan di wilayah Dusun Kuyung yang kini sedang dalam perbaikan. Ini dilakukan agar memudahkan mobilisasi masyarakat untuk membawa barang jualannya dan membuat perekonimian bisa meningkat.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemborong CV KHOLIFATUL ULUM JAYA untuk perbaikan jalan selanjutnya," ungkapnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar pada 2025 ini dapat melangsungkan pembangunnan jalan di wilayah hulu, khususnya di Desa Sebemban.
"Semoga di 2025 ini, masyarakat bisa menikmati jalan itu karena memang jalan itu perannya untuk masyrakat penting sekali. Jalan itu menyambungkan empat desa, yakni Desa Sembemban, Lebak Mantan, Lebak Cilong dan Muara Muntai," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jalan Sebemban, Kecamatan Muara Wis, Kukar. (Foto:Tangkapan Layar)
Tenggarong - Kondisi alan penghubung Dusun Kuyung, Desa Sebemban dengan dua desa, yakni Desa Labak Mantan dan Lebak Cilong, Kecamatan Muara Wis menjadi semakin rusak berat.
Kerusakan jalan ini pun ramai diperbincangkan setelah ada unggahan video tersebut viral di media sosial Facebook.
Warga, Rendi mengatakan jalan tersebut terakhir kali tersentuh proyek pada 2018 dengan perawatan perbaikan poros jalan menggunakan sistem Soil Stabilizer.
Namun seiring berjalannya waktu, jalan tersebut habis terkikis dan hingga kini dengan intensitas hujan yang tinggi, jalan tersebut menjadi berlumpur dan susah untuk dilewati masyarakat.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur mengatakan panjang jalan yang rusak itu sekitar tujuh Kilometer (Km). Jalan berlumpur tersebut kini sulit untuk dilalui oleh masyarakat.
"Kalau untuk jalur alrernatif, warga setempat hanya bisa lewat jalur air menggunakan kapal feri," kata Fadhli, Jumat (10/1/2024).
Kata dia, sejak 2018 jalan itu belum mendapat perbaikan hingga sekarang. "Memang kami sering memperbaiki jalan itu bersama pemerintah desa, tapi karena curah hujan yang tinggi, makanya kondisinya semakin becek sekali itu, seperti di Facebook itu," ujarnya.
Sebelum perbaikan jalan, ada tiga titik jembatan di wilayah Dusun Kuyung yang kini sedang dalam perbaikan. Ini dilakukan agar memudahkan mobilisasi masyarakat untuk membawa barang jualannya dan membuat perekonimian bisa meningkat.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemborong CV KHOLIFATUL ULUM JAYA untuk perbaikan jalan selanjutnya," ungkapnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar pada 2025 ini dapat melangsungkan pembangunnan jalan di wilayah hulu, khususnya di Desa Sebemban.
"Semoga di 2025 ini, masyarakat bisa menikmati jalan itu karena memang jalan itu perannya untuk masyrakat penting sekali. Jalan itu menyambungkan empat desa, yakni Desa Sembemban, Lebak Mantan, Lebak Cilong dan Muara Muntai," pungkasnya.
(Sf/By)