Cari disini...
Seputar Kaltim
Amfiteater Teras Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Varia Niaga Samarinda resmi mengambil alih pengelolaan penuh kawasan Teras Samarinda, termasuk fasilitas di dalamnya seperti amfiteater dan area UMKM.
Penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkto) Samarinda dan Varia Niaga dilakukan pada Kamis pekan lalu.
Direktur Utama Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pengelolaan secara profesional yang akan mulai berjalan dalam satu hingga dua minggu ke depan.
“Mulai sekarang pengelolaan sepenuhnya ada di Varia Niaga. Kami sedang mematangkan rencana operasional agar ke depan berjalan tertib dan maksimal,” ungkap Syamsuddin.
Ia menambahkan, tidak semua bagian dari Teras Samarinda akan dikomersialkan. Beberapa fasilitas, seperti ruang terbuka bagi pengunjung umum, tetap bisa dinikmati tanpa biaya.
Namun, sejumlah ruang lain dimanfaatkan untuk kepentingan komersial agar bisa mendukung keberlangsungan kawasan tersebut.
“Yang bisa dikomersialkan akan kami kelola untuk mendukung pembiayaan perawatan Teras Samarinda. Hasilnya nanti akan dibagi dengan Pemkot dalam bentuk laba bersih, setelah dikurangi pajak dan kewajiban lain seperti pajak iklan atau parkir,” jelasnya.
Salah satu fasilitas yang akan dikelola secara profesional adalah amfiteater. Syamsuddin menyebutkan, tempat ini akan mulai disewakan berdasarkan jadwal tahunan yang sedang disusun agar selaras dengan agenda pemerintah Kota.
Ia mengatakan pengajuan penyewaan dapat dilakukan langsung ke Varia Niaga. Biaya penggunaan sedang disusun bersama Pemkot dan akan dibedakan antara kegiatan murni komersial dan kegiatan berbasis donasi.
“Tarif akan kami umumkan di situs resmi. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Diskominfo untuk pemanfaatan aplikasi pendaftaran yang sudah disiapkan,” tambahnya.
Pengelolaan UMKM juga menjadi bagian dari tanggung jawab Varia Niaga. UMKM yang sebelumnya telah meneken kontrak akan tetap dilanjutkan, sementara ruang kosong akan diisi sesuai kuota dan standar yang telah ditetapkan.
“Kami tidak ingin area UMKM terlihat kumuh. Ada standar yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha yang ingin bergabung. Prinsip kami, tertib dan tetap memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan rencana pengembangan area parkir eks SPBU yang sebelumnya sempat dibuka untuk UMKM saat lebaran lalu.
“Kami tetap konsisten mendorong pemberdayaan UMKM. Termasuk rencana menghadirkan UMKM di momen-momen khusus seperti pameran kuliner atau kegiatan tematik lain, tapi dengan durasi terbatas,” jelas Syamsuddin.
Ia menegaskan bahwa informasi lebih lanjut mengenai kuota UMKM akan diumumkan kemudian setelah penyesuaian dengan kapasitas ruang yang tersedia di Teras Samarinda. Termasuk mekanismen penggunaan amfiteater.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Amfiteater Teras Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Varia Niaga Samarinda resmi mengambil alih pengelolaan penuh kawasan Teras Samarinda, termasuk fasilitas di dalamnya seperti amfiteater dan area UMKM.
Penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkto) Samarinda dan Varia Niaga dilakukan pada Kamis pekan lalu.
Direktur Utama Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pengelolaan secara profesional yang akan mulai berjalan dalam satu hingga dua minggu ke depan.
“Mulai sekarang pengelolaan sepenuhnya ada di Varia Niaga. Kami sedang mematangkan rencana operasional agar ke depan berjalan tertib dan maksimal,” ungkap Syamsuddin.
Ia menambahkan, tidak semua bagian dari Teras Samarinda akan dikomersialkan. Beberapa fasilitas, seperti ruang terbuka bagi pengunjung umum, tetap bisa dinikmati tanpa biaya.
Namun, sejumlah ruang lain dimanfaatkan untuk kepentingan komersial agar bisa mendukung keberlangsungan kawasan tersebut.
“Yang bisa dikomersialkan akan kami kelola untuk mendukung pembiayaan perawatan Teras Samarinda. Hasilnya nanti akan dibagi dengan Pemkot dalam bentuk laba bersih, setelah dikurangi pajak dan kewajiban lain seperti pajak iklan atau parkir,” jelasnya.
Salah satu fasilitas yang akan dikelola secara profesional adalah amfiteater. Syamsuddin menyebutkan, tempat ini akan mulai disewakan berdasarkan jadwal tahunan yang sedang disusun agar selaras dengan agenda pemerintah Kota.
Ia mengatakan pengajuan penyewaan dapat dilakukan langsung ke Varia Niaga. Biaya penggunaan sedang disusun bersama Pemkot dan akan dibedakan antara kegiatan murni komersial dan kegiatan berbasis donasi.
“Tarif akan kami umumkan di situs resmi. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Diskominfo untuk pemanfaatan aplikasi pendaftaran yang sudah disiapkan,” tambahnya.
Pengelolaan UMKM juga menjadi bagian dari tanggung jawab Varia Niaga. UMKM yang sebelumnya telah meneken kontrak akan tetap dilanjutkan, sementara ruang kosong akan diisi sesuai kuota dan standar yang telah ditetapkan.
“Kami tidak ingin area UMKM terlihat kumuh. Ada standar yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha yang ingin bergabung. Prinsip kami, tertib dan tetap memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan rencana pengembangan area parkir eks SPBU yang sebelumnya sempat dibuka untuk UMKM saat lebaran lalu.
“Kami tetap konsisten mendorong pemberdayaan UMKM. Termasuk rencana menghadirkan UMKM di momen-momen khusus seperti pameran kuliner atau kegiatan tematik lain, tapi dengan durasi terbatas,” jelas Syamsuddin.
Ia menegaskan bahwa informasi lebih lanjut mengenai kuota UMKM akan diumumkan kemudian setelah penyesuaian dengan kapasitas ruang yang tersedia di Teras Samarinda. Termasuk mekanismen penggunaan amfiteater.
(Sf/Rs)