Seputar Kaltim

    Usai SPMB 2026 Rampung, Disdikbud Kukar Bakal Bagikan Seragam Gratis ke Murid Baru

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    02 Juli 2026 pukul 19:30 WITA

    Ilustrasi raut wajah bahagia pelajar SD saat tersenyum (Dok: Freepik)

    Tenggarong - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Heriansyah mengatakan pihaknya akan membagikan seragam sekolah gratis kepada murid baru tahun ajaran 2026/2027.

    Pembagian seragam tersebut akan dilakukan setelah seluruh rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dilaksanakan.

    “Insyaallah program seragam gratis tetap dilaksanakan setelah proses penerimaan SPMB selesai. Nanti akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati,” ujar Heriansyah, Kamis (2/7/2026).

    Kata dia, mekanisme penyaluran seragam gratis akan melibatkan koperasi sekolah di masing-masing satuan pendidikan. 

    Namun, proses tersebut baru dapat dilakukan setelah data jumlah murid baru yang diterima melalui SPMB di setiap sekolah telah final.

    Menurutnya, pendataan menjadi tahapan penting agar jumlah seragam yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran.

    “Jadi nanti itu mekanisme penyalurannya dilakukan melalui koperasi sekolah dengan terlebih dahulu melakukan pendataan jumlah siswa yang diterima di masing-masing sekolah,” papar Heriansyah.

    Ia menjelaskan besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk implementasi program seragam gratis tersebut hingga kini masih belum dapat dipastikan. 

    Sebab, Disdikbud Kukar masih menunggu hasil akhir pendataan jumlah murid baru yang diterima di seluruh sekolah.

    Mengingat, kebutuhan anggaran baru dapat dihitung setelah data penerima telah final, sehingga jumlah seragam yang disediakan tidak lebih ataupun kurang.

    “Setelah jumlah siswa baru yang menjadi penerima manfaat sudah didata, baru bisa kita ketahui berapa nilai anggarannya,” jelasnya.

    Melalui program seragam gratis tersebut, pemerintah daerah berharap dapat membantu meringankan beban pengeluaran orang tua murid, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru yang biasanya membutuhkan biaya cukup besar untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Usai SPMB 2026 Rampung, Disdikbud Kukar Bakal Bagikan Seragam Gratis ke Murid Baru

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    02 Juli 2026 pukul 19:30 WITA

    Ilustrasi raut wajah bahagia pelajar SD saat tersenyum (Dok: Freepik)

    Tenggarong - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Heriansyah mengatakan pihaknya akan membagikan seragam sekolah gratis kepada murid baru tahun ajaran 2026/2027.

    Pembagian seragam tersebut akan dilakukan setelah seluruh rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dilaksanakan.

    “Insyaallah program seragam gratis tetap dilaksanakan setelah proses penerimaan SPMB selesai. Nanti akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati,” ujar Heriansyah, Kamis (2/7/2026).

    Kata dia, mekanisme penyaluran seragam gratis akan melibatkan koperasi sekolah di masing-masing satuan pendidikan. 

    Namun, proses tersebut baru dapat dilakukan setelah data jumlah murid baru yang diterima melalui SPMB di setiap sekolah telah final.

    Menurutnya, pendataan menjadi tahapan penting agar jumlah seragam yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran.

    “Jadi nanti itu mekanisme penyalurannya dilakukan melalui koperasi sekolah dengan terlebih dahulu melakukan pendataan jumlah siswa yang diterima di masing-masing sekolah,” papar Heriansyah.

    Ia menjelaskan besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk implementasi program seragam gratis tersebut hingga kini masih belum dapat dipastikan. 

    Sebab, Disdikbud Kukar masih menunggu hasil akhir pendataan jumlah murid baru yang diterima di seluruh sekolah.

    Mengingat, kebutuhan anggaran baru dapat dihitung setelah data penerima telah final, sehingga jumlah seragam yang disediakan tidak lebih ataupun kurang.

    “Setelah jumlah siswa baru yang menjadi penerima manfaat sudah didata, baru bisa kita ketahui berapa nilai anggarannya,” jelasnya.

    Melalui program seragam gratis tersebut, pemerintah daerah berharap dapat membantu meringankan beban pengeluaran orang tua murid, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru yang biasanya membutuhkan biaya cukup besar untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

    (Sf/Lo)