Seputar Kaltim

    Usai Pasar Pagi, Pemkot Samarinda juga Bakal Revitalisasi Pasar Segiri

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 April 2025 pukul 16:16 WITA

    Bagian dalam Pasar Segiri Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Setelah nyaris menuntaskan renovasi Pasar Pagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah merancang revitalisasi Pasar Segiri, salah satu pusat aktivitas ekonomi besar di Kota Tepian. 

    Wacana itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Teras Anjungan Karangmumus, Balai Kota Samarinda, pada Kamis (24/4/2025) sore. Dalam pertemuan tersebut, dua rancangan awal desain Pasar Segiri diajukan untuk dikaji bersama sebelum ditetapkan sebagai acuan pembangunan.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan bahwa revitalisasi Pasar Segiri bukan hanya soal tampilan. Baginya, desain pasar harus menjawab berbagai kebutuhan riil yang dirasakan masyarakat selama ini.

    “Yang jelas Pasar Segiri ini harus jadi ruang ekonomi yang nyaman, aman, dan tertata,” ucap Andi Harun. 

    Penataan kios menjadi salah satu perhatian penting. Ia menegaskan perlunya pemisahan antara lapak basah dan kering agar aktivitas jual beli berjalan lebih efisien dan higienis. 

    Selain itu, zonasi pasar juga akan diatur ulang secara rapi mulai dari titik bongkar muat, area parkir pengunjung, hingga jalur evakuasi untuk keadaan darurat seperti kebakaran.

    Aspek keamanan turut jadi sorotan. Dalam desain yang diajukan, direncanakan pemasangan CCTV, keberadaan pos keamanan, serta tenaga pengamanan yang siaga setiap saat. Tak hanya itu, sistem sanitasi dan pengelolaan limbah akan ditata ulang agar lebih modern dan ramah lingkungan.

    Ia juga menyoroti perlunya keberadaan kantor pengelola pasar yang fungsional, dilengkapi ruang penyuluhan untuk pedagang, sistem informasi layanan, hingga papan nama kios yang tertata dan mudah dibaca.

    "Walaupun kantor pengelola tidak besar, harus punya semua fungsi dasar," ungkapnya. 

    Tak kalah penting, arus lalu lintas di sekitar pasar akan ditata kembali. Andi Harun tak ingin lagi melihat kemacetan akibat aktivitas bongkar muat dan parkir yang tidak terkendali di kawasan Pasar Segiri yang memang berada di jalur utama kota.

    Ia pun meminta kepada tim konsultan agar dapat menyempurnakan desain dan menyusun rencana anggaran secara matang untuk menjadi dasar pertemuan berikutnya. 


    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Usai Pasar Pagi, Pemkot Samarinda juga Bakal Revitalisasi Pasar Segiri

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 April 2025 pukul 16:16 WITA

    Bagian dalam Pasar Segiri Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Setelah nyaris menuntaskan renovasi Pasar Pagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah merancang revitalisasi Pasar Segiri, salah satu pusat aktivitas ekonomi besar di Kota Tepian. 

    Wacana itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Teras Anjungan Karangmumus, Balai Kota Samarinda, pada Kamis (24/4/2025) sore. Dalam pertemuan tersebut, dua rancangan awal desain Pasar Segiri diajukan untuk dikaji bersama sebelum ditetapkan sebagai acuan pembangunan.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan bahwa revitalisasi Pasar Segiri bukan hanya soal tampilan. Baginya, desain pasar harus menjawab berbagai kebutuhan riil yang dirasakan masyarakat selama ini.

    “Yang jelas Pasar Segiri ini harus jadi ruang ekonomi yang nyaman, aman, dan tertata,” ucap Andi Harun. 

    Penataan kios menjadi salah satu perhatian penting. Ia menegaskan perlunya pemisahan antara lapak basah dan kering agar aktivitas jual beli berjalan lebih efisien dan higienis. 

    Selain itu, zonasi pasar juga akan diatur ulang secara rapi mulai dari titik bongkar muat, area parkir pengunjung, hingga jalur evakuasi untuk keadaan darurat seperti kebakaran.

    Aspek keamanan turut jadi sorotan. Dalam desain yang diajukan, direncanakan pemasangan CCTV, keberadaan pos keamanan, serta tenaga pengamanan yang siaga setiap saat. Tak hanya itu, sistem sanitasi dan pengelolaan limbah akan ditata ulang agar lebih modern dan ramah lingkungan.

    Ia juga menyoroti perlunya keberadaan kantor pengelola pasar yang fungsional, dilengkapi ruang penyuluhan untuk pedagang, sistem informasi layanan, hingga papan nama kios yang tertata dan mudah dibaca.

    "Walaupun kantor pengelola tidak besar, harus punya semua fungsi dasar," ungkapnya. 

    Tak kalah penting, arus lalu lintas di sekitar pasar akan ditata kembali. Andi Harun tak ingin lagi melihat kemacetan akibat aktivitas bongkar muat dan parkir yang tidak terkendali di kawasan Pasar Segiri yang memang berada di jalur utama kota.

    Ia pun meminta kepada tim konsultan agar dapat menyempurnakan desain dan menyusun rencana anggaran secara matang untuk menjadi dasar pertemuan berikutnya. 


    (Sf/Rs)